Viva Sumsel

 Breaking News
  • Situasi Mencekam, Massa Serang Mapolsek Pontianak Timur VIVA SUMSEL.COM, Pontinak – Pontianak mencekam. Massa  berjumlah sekitar 500 orang membakar Pos Polisi Lalu Lintas, di Simpang Tanjung Raya Satu Rabu (22/5/2019) pukul 04.00 WIB. Sampai pukul 06.00 WIB,...
  • Kemenag Sumsel Gandeng MUI Gelar Peringatan Nuzulul Quran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam di Kota Palembang menggelar peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1440 H...
  • Aksi Sosial Bikers Sholeh Honda VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dipertengahan bulan suci Ramadhan kali ini, Astra Motor Sumsel selaku Main Dealer Honda kembali mengajak komunitas motor Honda melakukan aksi sosial. Dirangkum dalam tema “NGABUBURIDE &...
  • Tolak Hitungan KPU, Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakannya atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019. Ketua umum Partai Gerindra itu menganggap rangkaian Pilpres...
  • Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tanda Tangani Kerjasama Aset Negara VIVA SUMSEL.COM, Prabumulih – Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja Asset 2 tandatangani kerjasama terkait Pengamanan Aset Negara dan Kerjasama Bidang...

10 Anak Tewas Akibat Serangan Arab Saudi

10 Anak Tewas Akibat Serangan Arab Saudi
Agustus 15
11:25 2016

Viva Sumsel.com – Serangan udara yang dilancarkan Arab Saudi dan koalisi di Yaman telah menewaskan 10 anak-anak dan melukai 28 anak lainnya. Serangan udara itu mengenai sebuah pesantren di sebuah provinsi yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman utara.

“Kami menerima 10 anak yang tewas dan 28 luka-luka, semuanya berumur di bawah 15 tahun, yang merupakan korban serangan-serangan udara ke sebuah pesantren di Haydan di provinsi Saada,” ujar juru bicara organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders (MSF), Malak Shaher, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (15/8/2016).

Shaher mengatakan, MSF telah menerima anak-anak tersebut di sebuah rumah sakit darurat di dekat sekolah tersebut. Mereka kemudian telah dikirimkan ke rumah sakit publik.

Kelompok pemberontak Houthi memposting ke Facebook foto-foto dan video anak-anak yang tewas dalam insiden itu. Menurut juru bicara Houthi, Mohammed Abdulsalam, pesawat-pesawat tempur Saudi “menargetkan” anak-anak di pesantren Jomaa bin Fadhel dalam peristiwa yang disebutnya sebagai “kejahatan mengerikan”.

Sementara itu, badan anak PBB, UNICEF mengkonfirmasi serangan itu. “UNICEF meminta semua pihak dalam konflik di Yaman agar menghormati dan mematuhi kewajiban mereka sesuai hukum internasional,” demikian diingatkan UNICEF.

“Ini termasuk kewajiban untuk hanya menargetkan para petempur dan membatasi bahaya ke warga sipil dan infrastruktur sipil,” imbuh UNICEF dalam statemennya.

Menurut laporan PBB, koalisi Arab Saudi bertanggung jawab atas 60 persen dari 785 kematian anak-anak dalam serangan udara di Yaman tahun lalu. Saudi dan koalisi telah mulai melancarkan serangan-serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret 2015 lalu. PBB menyatakan, lebih dari 6.400 orang, kebanyakan warga sipil, telah tewas sejak kampanye udara koalisi Saudi dimulai di Yaman. (Detik.com)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner PLN

Kalender

Mei 2019
S S R K J S M
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

BANNER PAKET KOMPUTER KASIR

Karir Pad Widget

BANNER MUARA ENIM

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort