Viva Sumsel

 Breaking News
  • Indonesia Peringkat 4 Perolehan Sementara Medali Asian Games Lifter Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Kelima   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Hingga Selasa, (21/8),  pukul 15.50 WIB, Indonesia masih menduduki peringkat 4 perolehan medali Asian Games 2018. Peringkat pertama...
  • PLN Beri Bantuan Yohanis Beasiswa Hingga S1 VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi...
  • Timnas Rollerskate Indonesia Harapkan Dukungan Suporter VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Tim nasional rollerskate Indonesia mengharapkan dukungan para suporter saat berlaga pada Asian Games 2018. Menurut Kabid Binpres PB Porserosi Jeffry Abel, dukungan suporter Indonesia akan membuat...
  • Pasar Tanjung Enim Juarai Laga Sepak Bola Gembira, PTBA Lawang Kidul VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Setelah melalui fase grup dan semi final pada pertandingan sebelumnya pada laga sepak bola gembira, tim pasar Tanjung Enim akhirnya dipertemukan dengan tim kesebelasan kelurahan...
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...

10 Anak Tewas Akibat Serangan Arab Saudi

10 Anak Tewas Akibat Serangan Arab Saudi
Agustus 15
11:25 2016

Viva Sumsel.com – Serangan udara yang dilancarkan Arab Saudi dan koalisi di Yaman telah menewaskan 10 anak-anak dan melukai 28 anak lainnya. Serangan udara itu mengenai sebuah pesantren di sebuah provinsi yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman utara.

“Kami menerima 10 anak yang tewas dan 28 luka-luka, semuanya berumur di bawah 15 tahun, yang merupakan korban serangan-serangan udara ke sebuah pesantren di Haydan di provinsi Saada,” ujar juru bicara organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders (MSF), Malak Shaher, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (15/8/2016).

Shaher mengatakan, MSF telah menerima anak-anak tersebut di sebuah rumah sakit darurat di dekat sekolah tersebut. Mereka kemudian telah dikirimkan ke rumah sakit publik.

Kelompok pemberontak Houthi memposting ke Facebook foto-foto dan video anak-anak yang tewas dalam insiden itu. Menurut juru bicara Houthi, Mohammed Abdulsalam, pesawat-pesawat tempur Saudi “menargetkan” anak-anak di pesantren Jomaa bin Fadhel dalam peristiwa yang disebutnya sebagai “kejahatan mengerikan”.

Sementara itu, badan anak PBB, UNICEF mengkonfirmasi serangan itu. “UNICEF meminta semua pihak dalam konflik di Yaman agar menghormati dan mematuhi kewajiban mereka sesuai hukum internasional,” demikian diingatkan UNICEF.

“Ini termasuk kewajiban untuk hanya menargetkan para petempur dan membatasi bahaya ke warga sipil dan infrastruktur sipil,” imbuh UNICEF dalam statemennya.

Menurut laporan PBB, koalisi Arab Saudi bertanggung jawab atas 60 persen dari 785 kematian anak-anak dalam serangan udara di Yaman tahun lalu. Saudi dan koalisi telah mulai melancarkan serangan-serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret 2015 lalu. PBB menyatakan, lebih dari 6.400 orang, kebanyakan warga sipil, telah tewas sejak kampanye udara koalisi Saudi dimulai di Yaman. (Detik.com)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort