Viva Sumsel

 Breaking News

Kondisi Lebih Buruk, Pedagang Minta Pengelolaan Pasar Kuto Ditinjau Ulang

Kondisi Lebih Buruk, Pedagang Minta Pengelolaan Pasar Kuto Ditinjau Ulang
Februari 03
13:45 2016

Viva Sumsel.com- Palembang, Kondisi yang kotor dan menimbulkan bau yang tak sedap membuat puluhan pedagang yang tergabung dalam paguyuban pegadagang pasar kuto mendatangi kantor Walikota Palembang. Kedatangan mereka untuk mencari jalan keluar permasalahan ini dengan berudiensi bersama Pemkot Palembang dan PD Pasar Palembang Jaya.

Dalam pertemuan tersebut salah satu perwakilan pedagang, Alex mengatakan, jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya kondisi pasar kuto jauh lebih buruk. Buruknya kondisi ini dapat dilihat dari saluran air yang mampet, kumuh dan banyak atap yang bocor.

Padahal kata dia, pasar ini dulu pernah meraih piala Adipura sebagai lambang pasar terbersih. Hal ini tentu membuat kekecewaan para pedangang dan imbas dari kondisi yang tak terawat ini barang daganganpun sepi pembeli.

“Kami kan setiap harinya dikenakan retribusi sebesar Rp 11 ribu mestinya ada imbal balik dari retribusi tersebut minimal dari segi kebersihan pasar,” terang Alex usai berudiensi dengan Assiten II Pemkot Palembang Hardayani dan Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Apriadi Busri di Balai kota Palembang, Rabu, (3/2).

Ia menengarai kondisi ini terjadi sejak pengelolaan pasar berada ditangan PT Gandha Tahta Prima (GTP) maka dari itu ia bersama rekan-rekanya yang tergabung dalam paguyuban pedagang pasar kuto meminta agar pengelolaan pasar tersebut diambil alih oleh PD Pasar Palembang Jaya.

Sementara, Advokasi Paguyuban pedagang pasar kuto, Sapriadi mengatakan pedagang mengharapkan segera adanya pembenahan pegelolaan pasar kuto dan menolak pengelolaan pasar ini dilimpahkan kepada pihak ketiga

“Pedagang inginnya pasar ini langsung saja dikelolal oleh Pemkot dalam hal ini PD Pasar Palembang Jaya,” ungkapnya

Sebagai langkah selanjutnya kami akan tunggu rekomendasi dari berbagai pihak yang telah masuk kepada Pemkot agar segera mengambil alih pengelolaan pasar kuto.

Dirut PD Pasar Palembang Jaya Apriadi S Busri meminta agar pedagang bersabar hingga dikeluarkannya hasil kaji ulang terkait pengelolaan. Nantinya pengelolaan ini direkomendasikan kembali ke PD Pasar Palembang Jaya dan saat ini akan dikaji oleh pakar hukum dari Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Kita sudah meminta pihak Unsri untuk membantu mengkaji suart pengelolaan ini darai sisi hukum. Surat tersebut kini sudah berada di tangan Dekan FH Unsri untuk selanjutnya ditelaah dan diambil kesimpulan,’ tandasnya. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Oktober 2018
S S R K J S M
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Banner PLN

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort