Viva Sumsel

 Breaking News
  • Disdik Bakal Rombak Penerimaan Siswa Baru Operator PPDB Dipecat   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal merombak sistem pengumuman dan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal ini lantaran adanya kesalahan input...
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan Musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum rampungnya proses  pergantian lahan...

Dua Bus Kota Kedapatan Razia Dishub

Dua Bus Kota Kedapatan Razia Dishub
Desember 30
09:14 2015

Viva Sumsel.com – Palembang, Jelang pergantian tahun, Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang kembali melakukan razia terhadap kendaraan umum tak layak operasi dan melanggar ketentuan. Razia dilakukan di seputaran Monumen Perjuangan Rakyat (Mompera), Rabu, (30/12).
Disampaikan Bidang Pengawasan Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dishub Kota Palembang, Isranedy, operasi rutin ini dilaksanakan sebagai upaya menekan tingkat pelanggaran kendaraan umum maupun angkutan umum yang tidak sesuai ketentuan.

“Yang kita periksa adalah surat-suratnya seperti izin operasional dan izin trayeknya, sampai sejauh ini kami mendapatkan dua bus kota yang melanggar ketentuan dengan izin operasionalnya sudah habis,” ujarnya.

Disamping angkutan umum, kata Isranedy menambahkan, Dishub juga melakukan penertiban terhadap kendaraan bak terbuka. Bagi kendaraan bak terbuka mengangkut material yang kedapatan tidak ditutup terpal atau sejenisnya maka akan ditindak.

“Tindakan yang dikenakan bagi pemilik kendaraan adalah tilang dan prosesnya ditangani di pengadilan, sementara bagi yang habis izin trayeknya ditahan di kantor Dishub” imbuhnya.

Dijelaskannya, momentum jelang pergantian tahun seperti ini perlu dilakukan penertiban mengingat seiring meningkatnya aktivita mobilisai kendaraan bermotor.

“Dengan adanya penetiban seperti ini diharapkan jumlah pelanggar semakin minim namun alangkah baiknya jika pemilik kendaraan juga memiliki kesadaraan untuk tidak melanggar ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (anz)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment