Viva Sumsel

 Breaking News
  • Disdik Bakal Rombak Penerimaan Siswa Baru Operator PPDB Dipecat   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal merombak sistem pengumuman dan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal ini lantaran adanya kesalahan input...
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan Musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum rampungnya proses  pergantian lahan...

Nah Lho… Rupanya Seluruh Puskesmas di Palembang Belum Terakreditasi

Nah Lho… Rupanya Seluruh Puskesmas di Palembang Belum Terakreditasi
Mei 17
12:52 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Dari keterangan yang dikemukakan oleh Kepala Dinas Kesehatan kota Palembang, Anton Suwindro ternyata dari 39 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kota ini satupun belum ada yang terakreditasi.

Anton menuturkan suatu akreditasi sangat penting bagi suatu Puskesmas demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Namun sayangnya hingga tahun ini belum ada Puskemas yang dibawah naungan Dinkes yang telah terakreditasi maka dari itu rencananya Dinkes akan memberikan pendampingan kepada 11 Puskesmas yang ada di kota palembang,” ucapnya, Selasa,(17/5).

Dengan adanya akreditasi, diharapkan seluruh Puskesmas dapat menjalankan tugasnya sesuai SOP yang disepakti sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 tahun 2014.

“Jadi tidak hanya rumah sakit saja yang perlu diakreditasi melainkan Puskesmas juga demikian,” tegasnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri tadi maka kata Anton menambahkan setidaknya pada tahun 2019 mendatang seluruh Puskesmas di kota ini telah terakreditasi

“Saat ini proses pendampingan untuk akreditasi tengah berjalan dan penilaiannya pun objektif sebab surveyornya bukan berasal dari Dinkes artinya objektifitas penilaian memang betul-betul dijalankan,” paparnya.

Sementara, Dinkes telah memprioritaskan enam Puskemas ditahun ini mendaptakan akreditasi, keenam Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Merdeka, Puskesmas Sekip, Puskesmas Dempo, Puskesmas Pembina, Puskesmas Sukarame dan Puskesmas Kampus.

‘Enam Puskesmas ini dulu, untuk Puskesmas lainnya segera menyusul jika semua telah terakreditasi pelayanan lebih profesional lagi sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (anz)

 

 

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment