Viva Sumsel

 Breaking News
  • KPUD Muara Enim Adakan Diskusi Penataan Dapil Pemilu 2019 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Menjelang kompetisi pemilu 2019 mendatang KPUD  Muara Enim, terus melakukan sosialisasi, diskusi publik dan tahap-tahap persiapan demi terselenggaranya pemilu yang damai tanpa gejolak. Berdasarkan Undang-undang...
  • Venue Jakabaing Akan Diperindah Dengan Permainan Lighting Dari Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seluruh kawasan komplek olahraga berstandar Internasional Jakabaring Sport City (JSC) akan menjadi kawasan yang terang benderang pada pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Bahkan beberapa venue olahraga...
  • Peresmian Kantor Baru PT Daikin Cabang Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – PT. Daikin Airconditioning Indonesia memandang penting mengembangkan pangsa pasarnya di Kota Palembang, Disamping sebagai kota kedua terbesar di Sumatera, Geliat ekonomi kota ini terus tumbuh seiring...
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....

Tingkat Kesadaran Menurun, Rizki Dilarikan Ke ICU

Tingkat Kesadaran Menurun, Rizki Dilarikan Ke ICU
Juli 22
16:07 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Rizki Rahmat Ramadhan (11) bocah obesitas asal Palembang pada hari ini, Kamis, (22/7) mulai ditangani di ruang ICU Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang. Dikabarkan tingkat kesadaran Rizki mulai menurun akibat suplai oksigen yang turun. Rizki dievakuasi ke ICU sekitar pukul 09.10 Wib setelah sebelumnya tim dokter melakukan pengecekan.

Anggota tim medis penanganan obesitas RSMH, dr. H. Julius Anzar Sp.A kepada vivasumsel.com mengatakan, sejak Rizki dibawah penangan tim dokter, perkembangan kesehatan Rizki terus diperhatikan, dari hasil pemeriksaan tim medis Rizki mengalami (kormobid) atau penyumbatan jalan nafas akibat bobot badan yang berlebih. Penyumbatan jalan nafas inilah yang mesti diwaspadai oleh tim dokter.

“Begitu ada gangguan penyumbatan jalan nafas maka tim dokter segera mengenakan alat bantu nafas, untuk itulah Rizki dibawa ke ICU biar dimonitor,” ujar Julius.

Kata Julius menerangkan sumbatan pada pernafasan atau dalam istilah medis dinamakan OSAS kini tengah dialami Rizki. OSAS ini dapat berakibat fatal yang berujung pada kematian. OSAS dapat terjadi bila adanya oksigen yang tersumbat akibat dari lemak di sekitar leher yang membuat pendeita seperti tercekik.

Ia menambahkan, hingga kini tim medis telah mengambil langkah-langkah penanganan seperti memeriksa kadar sartulasi oksigen (mengukur kadar oksigen) Rizki dan upaya lainnya jika perlu Rizki dibawa unit perawatan intensif.

“Yang kita pantau apakah ada gangguan fungsi paru dan fungsi jantung Rizki jika tidak ada gangguan maka alat bantu nafas bisa di pasang,” imbuhnya

Masih menurut Julius, perawatan Rizki juga menekankan pada pemberian makan sesuai kebutuhan, meskipun bobot badan Rizki tak dapat diprediksi kapan akan normal namun Julius menyebut dengan pemberian pola makan dan ditambah upaya medis lainnya bobotnya dapat berangsur-angsur turun secara bertahap.

“Pada penanganan oleh tim dokter kemarin, bobot badannya 119 kg sempat turun 1 kg dikarenakan pengaruh dari penerapan pola makan tadi,” jelasnya.

Diketahui, Ada berbagai dokter yang menangani Rizki, mulai dari ahli jantung, ahli paru-paru, neurologi, nutrisi, gizi, psikiatri, psikologi, radiologi, THT dan ortopedi. Tim yang tergabung dalam lintas studi dan keahlian ini dikoordirnir oleh Dr. Aditiawati SpA. Rizki merupakan pasien pertama kasus obesitas yang ditangani RSMH. (anz).

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment