Viva Sumsel

 Breaking News
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam dan tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum pergantian lahan warga....
  • Terapkan Visi Pelayanan Samsat “Cepat 2018” VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan pelayanan dan penyempurnaan di tahun 2018 Sebagai percontohan layanan Samsat baik Samsat  Palembang I dan...

JPO Cinde Dan IP Mulai Dibongkar

JPO Cinde Dan IP Mulai Dibongkar
September 30
17:56 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Waskita Karya mulai melakukan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di kawasan Pasar Cinde. Dari pantauan dilapangan Jumat, (30/9) selain jembatan di kawasan cinde, JPO di kawasan Internasional Plaza (IP) juga dalam proses pembongkaran.

Pada JPO kawasan Cinde, proses pembongkaran telah dilakukan sejak senin, (26/9) lalu, memasuki empat hari proses pembongkaran sebagian bangunan fisik jembatan sudah mulai dihancurkan setelah sebelumnya atribun papan reklame diturunkan. Pun begitupula dengan JPO di kawasan IP, atribut papan reklamepun telah strerilkan.

Proses pembongkaran dilakukan secara manual dengan melibatkan sejumlah pekerja, satu- persatu anak tangga mulai dihancurkan, termasuk juga pagar jembatan sudah dilepas, namun kendatipun kondisi fisik JPO sudah dapat dikatakan tak layak digunakan lagi masih saja ada warga yang lalu lalang mengakses fasilitas ini. Perilaku warga ini sepertinya wajar mengingat mereka tentu tidak ada pilihan lain ketika ingin menyeberang jalan karena itu satu-satunya akses, selain itu jika menyeberang lewat bawah tentu membahayakan keselamatan mereka.

Salah seorang warga yang dijumpai ketika melintasi JPO cinde mengatakan dirinya terpaksa masih menggunakan JPO ini, selain tida ada alternative lain, median jalan yang cukup tinggi ditambah padatnya arus lali lintas terlalu beresiko baginya jika tetap memaksakan menyeberang lewat bawah JPO.

“Apa boleh buat, tak ada pilihan lain, terpaksa masing menggunakan JPO ini meskipun sudah dalam proses pembongkaran,” ujar Chandra yang berprofesi sebagai pedagang di pasar cinde.

Sementara salah satu pekerja Wahidi (38), mengungkapkan beberapa hari masa pembongkaran masih ada warga yang memanfaatkan fasilitas ini meskipun sebagian tangga JPO telah dihancurkan. Dirinya memang sempat mengingatkan bahwa JPO berbahaya jika dilewati namun  hanya bisa mengingatkan sebatas itu saja sebab ia juga memahami tidak ada alternative lain untuk menyeberang kecuali lewat bawah.

“Ya kami, para pekerja hanya sebatas mengingatkan saja  namun disatu sisi kami juga paham, jika tidak mengunakan fasilitas ini mau lewat mana lagi, kalau lewat bawah tentu beresiko mengingat  kepadatan arus kendaraan banyak,” tandasnya.(anz).

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment