Viva Sumsel

 Breaking News
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....
  • Pemprov Siapkan Enam Rumah Sakit Rujukan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan sedikinya Enam Rumah Sakit (RS) rujukan sebagai sarana pendukung Asian Games 2018. Keenam rumah sakit tersebut adalah, Rumah Sakit...
  • 11 Puskesmas Masih Proses Akreditasi VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang terus berupaya menambah jumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang terakreditasi. Ada 40 Puskesmas yang tersebar di...
  • Malam Anugrah Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Palembang Raih Dua Penghargaan Sekaligus VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Komisi Informasi Publik Sumatera Selatan (Sumsel) mengelar Malam Anugrah keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2017 di Griya Agung Palembang, Jumat (8/12) malam. Beberapa instansi...

Disdik Sumsel Segera Tunjuk Piloting Sekolah Inklusif Tingkat SMA

Disdik Sumsel Segera Tunjuk Piloting Sekolah Inklusif Tingkat SMA
Oktober 04
21:16 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera menunjuk sekolah piloting inklusi tingkat SMA. Pasalnya, hingga saat ini belum ada sekolah negeri yang menampung Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tingkat SMA di Sumsel.

Pasca peralihan kepengurusan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA dan SMK) ke dinas pendidikan (Disdik) provinsi. Disdik Sumsel tengah disibukkan dengan pemetaan sekolah dan membuat program-program dalam peningkatan mutu pendidikan, baik dari segi administrasi, proses pembelajaran dan pelatihan guru.

Kepala Disdik Sumsel, Widodo mengatakan, saat ini untuk piloting sekolah inklusi untuk ABK tingkat SMA belum ada di Sumsel. Dari data tahun ajaran 2015/2016, untuk tingkat sekolah dasar (SD) negeri ada 101 SDN se-Sumsel yang menjadi piloting sekolah inklusi dengan 2039 siswa ABK. Lalu, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) negeri ada 15 sekolah se-Sumsel dengan 513 siswa ABK.

“Untuk pelatihan guru pendidikan inklusi sudah sampai tingkatan SMA. Nah, tinggal menunjuk sekolah mana yang sudah memadai untuk menjadi piloting sekolah inklusi,” jelas Widodo di ruang kerjanya di Disdik provinsi Sumsel jalan Kapten A. Rivai Palembang, Selasa (4/10).

Senada, Kepala bidang (Kabid) taman kanak-kanak dan sekolah dasar (TK/SD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) kota Palembang, Sutriana melalui Kepala seksi (kasi) kurikulum TK/SD, Haris Basid mengutarakan, setelah peralihan SMA dan SMK ke Disdik provinsi, maka pihaknya dapat lebih memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) ditingkat pendidikan dasar.

Menurutnya, pihaknya akan menunjuk sekolah rujukan tingkat kota ditiap kecamatan sesuai program dan arahan kepala Dispora (Ahmad Zulinto).

“Akan kami tunjuk sekolah rujukan sesuai bidang mereka yang unggul. Jadi tidak menutup kemungkinan ditiap kecamatan mempunyai sekolah rujukan yang berbeda bidangnya sesuai dengan 8 standar nasional pendidikan (SNP). Dan juga kami akan menunjuk sekolah rujukan pendidikan inklusi tingkat kota dari jenjang SD dan SMP,” tambahnya. (res).

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment