Viva Sumsel

 Breaking News
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam dan tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum pergantian lahan warga....
  • Terapkan Visi Pelayanan Samsat “Cepat 2018” VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan pelayanan dan penyempurnaan di tahun 2018 Sebagai percontohan layanan Samsat baik Samsat  Palembang I dan...

Sidang Pengadilan Ahok Digelar Selasa Pekan Depan

Sidang Pengadilan Ahok Digelar Selasa Pekan Depan
Desember 05
12:29 2016

VIVA SUMSEL.COM – Jakarta, Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan disidangkan pada Kamis, 8 Desember 2016. Sebanyak 13 jaksa yang terdiri atas delapan jaksa dari Kejaksaan Agung dan lima jaksa dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sudah mempersiapkan dakwaan.

“Jadwal persidangan Kamis pekan depan (8 Desember 2016), kami akan membacakan tujuh halaman dakwaan,” kata satu anggota tim 13 jaksa yang menolak dikutip namanya, seperti diberitakan Koran Tempo edisi Senin, 5 Desember 2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Waluyo kepada Tempo, Ahad, 4 Desember 2016, mengaku belum mengetahui jadwal sidang. “Tapi, jadwal sidangnya kapan, belum ada info,” katanya.

Menurut Waluyo, persiapan dakwaan dilakukan oleh Kejaksaan Agung. “Semua Kejagung, (kami) hanya diperbantukan,” ujarnya.

Kejaksaan Agung telah melimpahkan berkas dakwaan dugaan penistaan agama Ahok pada Kamis, 1 Desember 2016. Jaksa penuntut merampungkan berkas dakwaan setelah penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia menyerahkan tersangka berikut 51 barang bukti.

Meski diserahkan sebagai tersangka, kejaksaan tak menahan Ahok. Ahok dijerat Pasal 156 dan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penodaan agama. Ahok tidak dikenai Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik seperti yang dilaporkan pelapornya.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rachmad menjelaskan, fakta-fakta yang terungkap dari hasil penyidikan pada berkas yang diserahkan polisi menggambarkan perbuatan Ahok hanya dapat dijerat dengan Pasal 156 dan 156a KUHP. “Jaksa sudah meyakininya bahwa pasal itu sudah meng-cover semua yang ada dalam berita acara perkara.”

Ahok ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri pada Rabu, 16 November 2016. Dia diduga melakukan penistaan agama karena pidatonya di Kepulauan Seribu, 27 September 2016.

Sebelumnya, juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi, mengatakan pihaknya telah menerima berkas perkara kasus itu dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Menurut dia, pengadilan segera menunjuk majelis hakim. “Maksimal dua hari setelah kami menerima berkasnya,” kata Hasoloan, Jumat, 2 Desember 2016.

Basuki tak banyak berkomentar. Ia hanya berharap kasusnya segera rampung. “Supaya saya bisa kembali melayani warga Jakarta dengan lebih baik lagi,” tutur Hasoloan, Sabtu, 3 Desember 2016. (tempo.co)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment