Viva Sumsel

 Breaking News
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam dan tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum pergantian lahan warga....
  • Terapkan Visi Pelayanan Samsat “Cepat 2018” VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan pelayanan dan penyempurnaan di tahun 2018 Sebagai percontohan layanan Samsat baik Samsat  Palembang I dan...

Perampokan Sadis Pulomas, Disekap di Kamar Mandi, 6 Korban Tewas

Perampokan Sadis Pulomas, Disekap di Kamar Mandi, 6 Korban Tewas
Desember 27
14:44 2016

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Tindak kejahatan terjadi di Jalan Pulo Mas Utara nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Enam orang penghuni rumah ditemukan tewas, Selasa (27/12) sekitar pukul 09.25 WIB di kediamannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Suyono mengatakan, lima korban penghuni rumah tewas lantaran disekap perampok.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

“Kejadiannya terjadi perampokan di TKP. Semua korban dimasukkan dalam satu kamar mandi ukuran 1,5 meter x 1,5 meter. Posisinya terkunci dari luar dan para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen,” kata Argo saat dikonfirmasi.

Menurut Argo, sebanyak sebelas penghuni rumah disekap perampok di kamar mandi. Lima di antaranya berhasil diselamatkan.

“Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata enam orang sudah kondisi meninggal dan lima orang masih hidup dirawat di rumah sakit,” jelas Argo.

Mereka yang meninggal bernama Dodi Triono (59), Tasrok (40) dan Yanto. Sedangkan, tiga yang meninggal lainnya masih di bawah umur, inisial DAAP (16), DFD (9), dan A (9).

Sementara, korban yang masih hidup bernama Emi (41), Santi (22), Windi (23) dan Fitriani (23). Kemudian anak di bawah umur inisial ZKA (14). (Jpnn)

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment