Viva Sumsel

 Breaking News
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam dan tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum pergantian lahan warga....
  • Terapkan Visi Pelayanan Samsat “Cepat 2018” VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan pelayanan dan penyempurnaan di tahun 2018 Sebagai percontohan layanan Samsat baik Samsat  Palembang I dan...

Sriwijaya FC Tahan Imbang Bali United

Sriwijaya FC Tahan Imbang Bali United
Februari 07
22:50 2017

VIVASUMSEL.COM, Bali – Bali United harus puas bermain imbang 2-2 melawan Sriwijaya FC dalam laga Grup D Piala Presiden 2017, Selasa (7/2/2017) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Gol telat Alberto Goncalves menyelamatkan Sriwijaya FC dari kekalahan.

Di babak pertama, Sriwijaya FC unggul lebih dulu lewat Hilton Moreira, sebelum dibalas dua gol Bali United melalui penalti Marcos Flores dan Abdulrahman. Namun, di babak kedua, Beto menyamakan skor menjadi 2-2 melalui gol pada menit ke-87.

Mengawali babak pertama, Bali United mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun, serangan tersebut bisa dimentahkan barisan pertahanan Sriwijaya FC.Kans dimiliki tuan rumah pada menit keempat, berawal dari dilanggarnya Yandi Sofyan di luar kotak penalti Sriwijaya FC. Tendangan bebas masih mampu ditepis Teja Paku Alam.

Peluang didapat lagi dua menit kemudian, terjadi kemelut di depan gawang Sriwijaya FC, sepakan Samsul Pelu masih terlalu pelan. Semenit kemudian malah Sriwijaya FC yang unggul lebih dulu melalui Hilton Moreira.

Tendangan bebas Hilton meluncur deras ke gawang Bali United yang dikawal I Made Wardhana. Bali United tertinggal 0-1 dari tim berjulukan Laskar Wong Kito tersebut.

Kebobolan, tim asuhan Hans-Peter Schaller mencoba menyamakan kedudukan. Sundulan Yandi pada menit ke-12 masih dapat dibendung oleh Teja, yang tampil gemilang sejauh ini.

Bali United mendapat hadiah penalti setelah Ricky Fajrin dijegal di kotak terlarang Sriwijaya FC pada menit ke-26. Marcos Flores yang menjadi algojo penalti mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Skor 1-1.

Gol itu menambah kepercayaan diri tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut untuk berbalik memimpin. Benar saja, Bali United membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah sundulan Abdulrahman menyambut umpan dari tendangan bebas Fadhil Sausu pada menit ke-36.

Permainan terbuka diperagakan kedua tim di sisa waktu babak pertama. Pada masa injury time babak pertama, gawang Bali United bergetar, tapi Hilton lebih dulu berdiri dalam posisi offside. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu untuk mengejar ketinggalan dari Bali United. Pada menit ke-54, Laskar Wong Kito punya pelaung, tendangan Zalnando dari luar kotak penalti tepat mengarah ke dekapan Kadek Wardana.

Hujan deras yang mengguyur lapangan tidak memengaruhi ketatnya pertandingan malam ini. Kedua tim menunjukkan permainan saling menekan satu sama lain, bahkan cenderung keras.

Karena lapangan yang mulai tergenang air, tempo permainan menjadi sedikit melambat. Pada menit ke-74, tendangan bebas Fadhil Sausu melenceng tipis dari gawang Sriwijaya FC.

Bali United terlihat mengendurkan serangan mereka di 10 menit laga berakhir. Dampaknya, tim asuhan Widodo C. Putro berusaha terus merangsek ke pertahanan Bali United.

Gawang Bali United akhirnya jebol juga pada menit ke-87 melalui Alberto Beto Goncalves. Beto menyambar umpan silang Hilton untuk membawa Sriwijaya menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai. (liputan6)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment