Viva Sumsel

 Breaking News
  • Disdik Bakal Rombak Penerimaan Siswa Baru Operator PPDB Dipecat   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal merombak sistem pengumuman dan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal ini lantaran adanya kesalahan input...
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan Musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum rampungnya proses  pergantian lahan...

Karyawan PT. Fortuna Marina Sejahtera Minta Kejelasan Status Dan Pembayaran Gaji

Karyawan PT. Fortuna Marina Sejahtera Minta Kejelasan Status Dan Pembayaran Gaji
Maret 01
18:12 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Puluhan karyawan dari sopir dan operator alat berat dari PT. Fortuna Marina Sejahtera pertanyakan status kejelasan kerja pada pihak perusahaan.

Mereka meminta pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Palembang agar dapat menyelesaikan permasalahan yang saat ini sudah merugikan para pekerja bagian sopir dan operator alat berat yang saat ini status kerjanya telah dirumahkan oleh perusahaan Fortuna Marina Sejahtera.

Hendra salah satu pekerja yang terkena dampak dari perampingan PT. Fortuna Marina Sejahtera menginginkan dengan  diadakannya pertemuan dengan pihak perusahaan yang di fasilitasi oleh Disnaker kota Palembang untuk melakukan mediasi dapat terselesaikan

Pasalnya setelah masuk bulan ke 4 dan bulan ke-5 ia bersama rekan kerjanya yang status kerjanya dirumahkan sementara ole perusahaan  sudah tidak nenerima gaji lagi dari perusahaan tempat mereka bekerja.

“Kami memintah kepada perusahaan agar dapat membayar gaji kami yang berjalan masuk dua bulan ini, sebelumnya setelah kami dirumahkan pada bulan pertama  menerima gaji hanya 50 persen bulan ke dua 50 persen bulan ketiga 100 persen bulan ke empat dan kelima tidak menerima gaji lagi.  Padahal dalam perjanjian meski kami dirumahkan tetap menerima gaji sampai ada kejelasan status kami apakah masih berlanjut bekerja atau tidak dari perusahaan,” Ujar Hendra, Rabu, (1/3)

Ditemui diruang kerjanya Kepala Seksi (Kasi) Perselisihan Dinas Tenaga Kerja Aris Malaeisa didampingi stafnya Arif mengatakan Ini mediasi untuk yang kedua kalinya antara karyawan yang status kerja saat ini dirumahkan dengan pihak perusahaan Fortuna Marina Sejatera

yang difasiliasi oleh Disnaker Kota Palembang dan akan diadakan mediasi lagi yang ke-3 agar permasalahan ini dapat menemui penyelesaian dan titik terang hingga sama-sama menemukan solusi yang terbaik.(ali)

 

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment