Viva Sumsel

 Breaking News
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....
  • Pemprov Siapkan Enam Rumah Sakit Rujukan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan sedikinya Enam Rumah Sakit (RS) rujukan sebagai sarana pendukung Asian Games 2018. Keenam rumah sakit tersebut adalah, Rumah Sakit...
  • 11 Puskesmas Masih Proses Akreditasi VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang terus berupaya menambah jumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang terakreditasi. Ada 40 Puskesmas yang tersebar di...
  • Malam Anugrah Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Palembang Raih Dua Penghargaan Sekaligus VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Komisi Informasi Publik Sumatera Selatan (Sumsel) mengelar Malam Anugrah keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2017 di Griya Agung Palembang, Jumat (8/12) malam. Beberapa instansi...

Pasar Sentosa Seolah Tak Tersentuh Penertiban

Pasar Sentosa Seolah Tak Tersentuh Penertiban
Maret 13
17:02 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pasar Sentosa yang berlokasi di Jalan Ki Anwar Mangku, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II seolah tak tersentuh penertiban. Banyak pedagang di pasar tradisional ini menggelar barang dagangan hingga ke bahu jalan, Akibatnya, badan jalan menyempit sehingga menimbulkan kemacetan disana-sani. Lapak-lapak pedagang tak sungkan-sungkan”mengambil” bahu jalan, kondisi pasar kian terasa semrawut ketika pagi menjelang siang antara pukul 07. 00 Wib hingga pukul 10.00 Wib.

Karena banyaknya PKL yang menggelar dagangan memakai bahu jalan maka otomatis para pembeli pun memakirkan kendaraannya di depan lapak PKL itu, terutama kendaraan roda dua bisa ditebak jalan menjadi bertambah sempit dan macet tak terhindarkan. Sementara, kondisi bangunan pasarnya sendiri dapat dikatakan tidak layak lagi dimana kontruksinya banyak yang keropos dimakan usia. Belum lagi banyaknya pedagang yang lebih senang berdagang di luar area bangunan pasar.

Kondisi seperti ini sudah lama berlangsung, setidaknya dalam dua tahun terakhir, tidak ada penertiban yang dilakukan oleh Pemkot melalui Pol PP, sehingga wajar pedagang merasa “nyaman-nyaman saja” menggelar lapak ditempat bukan semestinya. Setidaknya hal ini diungkapkan oleh Amirudin (53) salah seorang warga yang berdomisli tak jauh dari pasar itu atau tepatnya di jalan Ki. Anwar Mangku Lr. Sri Raya 6.

Pensiunan perusahaan swasta ini meminta agar ini menjadi perhatian pemerintah setempat, keadaan tertib menjadi dambaan semua pihak. Aktivitas berdagang sah-sah saja namun haruslah memperhatikan hak-hak orang lain juga seperti akses jalan umum agar tak  seenaknya ditempati PKL.

“Semestinya memang harus ditertibkan, sepengamatan saya, pasar ini tak pernah ditertibkan setidaknya dalam dua tahun terakhir,” ujarnya, Senin, (13/3).

Berbeda dengan pasar 26 ilir, masih sepengamatannya, pasar disitu sudah beberapa kali ditertibkan oleh Pol PP dan sedikit banykanya arus lalu lintas disitu menjadi lancar karena tidak terjadi penyempitan jalan.

Dirinya berharap, penertiban dapat juga dilakukan di pasar sentosa, sebab banyak juga masyarakat lain mengeluhkan akibat dampak tidak tersentuhnya penertiban di pasar ini. (anz)

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment