Viva Sumsel

 Breaking News

Ekspedisi Musi River FP UMP Kibarkan Bendera Asian Games

Ekspedisi Musi River FP UMP Kibarkan Bendera Asian Games
Juli 14
11:28 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gema Persada Fakultas Pertanian (FP) Universitas Muhammadyah Palembang (UMP) telah 4 kali berhasil mengarungi sungai musi dalam kegiatan Ekspedisi Musi River. Pertama, di tahun 1988 dengan start di Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan finish di Palembang. Kemudian ekspedisi ke dua tahun 1992 dengan start di Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawa (Mura) finish di Palembang kemudian ketiga start tahun 1996, start di Tebing Tinggi, Kabupaten Lahat, finish di Palembang dan ke empat kembali di Sekayu, Kabupaten Muba, tahun 1999 dan finish di Palembang.

Sukses dengan serangkaian ekspedisi ini, Gema Persada tahun ini kembali akan menggagendakan Ekspedisi Musi River 2017. Bertajuk “Ekspedisi Musi River Kibar Bendera Asian Games” start akan dimulai dari jembatan kuning kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang dan berakhir di Batalyon Perbekalan Angkutan Kodam II/Sriwijaya di kota Palembang.

Ketua Pelaksana Ekspedisi Gema Persada, Sugih Abdurahman mengatakan, dalam ekspedisi kali ini jarak yang ditempuh sekitar 550 kilometer, dengan melewati sejumlah kabupaten seperti kabupaten Empat Lawang dan Musi Rawas.

“Jarak ditempuh dengan menggunakan rakit tradisional berukuran 4×8 meter yang dilakukan oleh tim beranggotakan 10 orang dari anggota Gema Persada UMP yang telah terpilih melalui tahapan seleksi,” ujar Sugih.

Ia melanjutkan, pembukaan dan pelepasan keberangkatan tim akan dihadiri langsung oleh Kapolda Sumsel dan Gubernur Sumsel pada 15 Juli 2017 mendatang, Sementara Bupati Empat Lawang dijadwalkan akan melepas keberangkatan tim pada tanggal 17 Juli 2017 di jembatan kuning Kabupaten Empat Lawang.

“Finishnya bertempat di Batalyon Angkutan Kodam II/Sriwijaya tepat di hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 2017,” terangnya.

Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan pengarungan sungai musi, pengambilan data aliran sungai musi yang berupa keraifan lokal masyarakat daerah aliran sungai musi, kondisi bentang alam dan ekosistem aktifitas-aktiftas yang menyebabkan dampak dan pengambilan sampel air sepanjang pengarungan pada titik koordinat tertentu.

“Data ini akan mempebaharui data data dari ekspedidi sebelumnya karena kondisi air sungai mengalami perubahan dari tahun ke tahun pada setiap aspeknya,” paparnya.

Lebih jauh Sugih menjelaskan, Agenda ini juga dirangkai dengan kegiatan lainnya seperti penanaman bibit pohon dan penebaran bibit ikan di Kabupatan/Kota yang dilalui serta dirangkai pula dengan sosislisasi bagi masyarakat sepanjang sungai musi terkait pemanfaatan sungai tanpa mencemari lingkungan,” urainya.

“Kita juga sekaligus mengkampanyekan larangan-larangan pembakaran hutan di sepanjang sungai musi kepada masyarakat serta sosialisasi Asian Games kepada mereka,” tambahnya.

Sebagai agenda penutup, Sugih menuturkan akan diadakan seminar sungai musi dengan mengundang seluruh instansi terkait dan organisasi pecinta alam Se- Sumatera Selatan dilanjutkan diskusi umum hasil kegiatan ekspedisi serta olahraga air dan pariwisata sungai musi.

“Kegiatan penutup ini akan dilakukan tanggal 9-10 September 2017 bertempat di wisma atlit Jakabaring Palembang,” tutupnya. (anz).

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment