Viva Sumsel

 Breaking News

BPJS Kesehatan Dan BJB Jalin MoU

BPJS Kesehatan Dan BJB Jalin MoU
November 23
23:17 2017
VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Guna memperluas dan  meningkatkan kebutuhan layanan perbankan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Supply chain Financing (SCF), program JKN-KIS melakukan perjanjian penandatanganan kerjasama dengan Bank Jawa Barat (BJB) tentang fasilitas kesehatan. perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Komersial BJB, Suartini dan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso yang bertempat di JS Luwansa Hotel, Jakarta (22/11). 

Program Pembiayaan Tagihan Faskes mitra BPJS Kesehatan (Supply Chain Financing) merupakan program pembiayaan oleh Bank yang khusus diberikan kepada Faskes mitra BPJS Kesehatan untuk membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan melalui pengambil alihan invoice sebelum jatuh tempo pembayaran.

“Kondisi saat ini, sesuai dengan peraturan yang berlaku BPJS Kesehatan melakukan pembayaran tagihan pelayanan kesehatan maksimal 15 hari kerja setelah berkas lengkap” ujar Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso.

Namun Kemal Imam berkata melihat kondisi yang terus berkembang dan untuk terus menjaga cashflow dari rumah sakit, pihaknya menjalin kerjasama dengan bank bjb menawarkan program SCF ini, dengan harapan likuiditas dari faskes khususnya faskes swasta tetap terjaga serta memastikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS tetap berjalan, sambil menunggu verifikasi tagihan dari BPJS Kesehatan selesai,” ujar Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso.

Kemal berharap Supply Chain Financing yang bekerjasama dengan bank bjb ini dapat segera direalisasikan agar dapat membantu likuiditas keuangan faskes tingkat lanjutan.

“Sehingga pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN-KIS di Faskes tingkat lanjutan juga dapat ditingkatkan secara berkesinambungan,” Tuturnya.

Sementara, Direktur Komersial Bank Jawa Barat (BJB) Suartini menyampaikan bahwa Kerjasama ini merupakan bentuk sinergi bank bjb dengan BUMN yang strategis dan mencerminkan komitmen bank bjb untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat serta melalui kerjasama ini diharapkan dapat memperluas cakupan bisnis bank bjb beserta potensi bisnis lainnya.

Selain itu, Suartini menambahkan kerjasama ini merupakan salah satu upaya mewujudkan visi BJB menjadi 10 bank terbesar di Indonesia. Sebagaimana diketahui saat ini BJB sudah menasional, BJB termasuk bank kategori Bank BUKU III dan termasuk dalam 15 bank terbesar di Indonesia.

“Per-September 2017, BJB telah melengkapi dirinya dengan total jaringan kantor yang berjumlah 2.287 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, hingga Sulawesi.”pungkasnya. (Iwan)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment