Viva Sumsel

 Breaking News
  • KPUD Muara Enim Adakan Diskusi Penataan Dapil Pemilu 2019 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Menjelang kompetisi pemilu 2019 mendatang KPUD  Muara Enim, terus melakukan sosialisasi, diskusi publik dan tahap-tahap persiapan demi terselenggaranya pemilu yang damai tanpa gejolak. Berdasarkan Undang-undang...
  • Venue Jakabaing Akan Diperindah Dengan Permainan Lighting Dari Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seluruh kawasan komplek olahraga berstandar Internasional Jakabaring Sport City (JSC) akan menjadi kawasan yang terang benderang pada pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Bahkan beberapa venue olahraga...
  • Peresmian Kantor Baru PT Daikin Cabang Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – PT. Daikin Airconditioning Indonesia memandang penting mengembangkan pangsa pasarnya di Kota Palembang, Disamping sebagai kota kedua terbesar di Sumatera, Geliat ekonomi kota ini terus tumbuh seiring...
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....

Pemerintah Diminta Tegas Menindak Angkutan Batubara Yang bermuatan Diluar Kapasitas

Pemerintah Diminta Tegas Menindak Angkutan Batubara Yang bermuatan Diluar Kapasitas
November 30
23:34 2017

VIVA SUMSEL.COM – Muara Enim – Kantor Bupati Muara Enim didatangi Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Persatuan Masyarakat Marga Belimbing, Mereka datang untuk memprotes pemerintah yang membiarkan angkutan batubara melintasi jalan umum dalam wilayah Muara Enim.Kamis (30/11)

Pantuan Viva Sumsel.com dilapangan, massa tiba dikantor Bupati Muara Enim dengan barangkat menggunakan bus. Kedatangan massa sudah disambut penjagaan ketat oleh puluhan personil kepolisian Polres Muara Enim serta anggota SatPol PP yang sudah berjaga lokasi.

Kusnadi selaku koordinator lapangan mengatakan kedatangan mereka untuk menagih janji dan solusi pemerintah terkait keluhan mereka karena beroperasinya anggkutan batubara dijalan umum. Menurutnya keberadaan angkutan batubara sudah sangat meresahkan, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak pemegang kepentingan.

“Kami sudah jenuh dengan janji pemerintah yang kini belum juga menindak tegas angkutan batubara, kami harapkan supaya sesegera mungkin di stop angkutan batubara memakai jalan negara karena berdampak buruk bagi masyarakat,”ungkap Kusnadi.

Massa juga menyuarakan agar armada yang melebihi muatan juga ditindak. Hal ini juga diatur sesuai surat perintah Bupati Muara Enim No” 555.11/1179/Perhub/2014.

Sudah banyak angkutan bermuatan diluar kapasitas dibiarkan saja melintas, akibatnya banyak jalan yang rusak dan hancur,”ujarnya

Kusnadi juga menyebut, selain melintasi jalan negara, saat ini angkutan batubara juga melintas di jalan desa-desa. Padahal hal tersebut tidak ada dampak baiknya bagi masyarakat desa.

“Kita ingin pemerintah kembali Jalankan UU 33 Ayat 3, stop perusahaan yang menguras sumber daya alam,”ucapnya.

Sementara, Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Zulkarnain SH SIK mengatakan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pihak nya telah melakukan pengamanan dan menerima aspirasi para pendemo yang ada.

“Kita sudah melakukan kordinasi dengan pihak pemerintah daerah, agar dapat menerima dan melayani mereka (pendemo, red), daripada nanti mereka datang dengan masa yang lebih besar, lebih baik kita ambil tindakan agar masalah nya tidak membesar,” ujar Zulkarnain

Sesaat menyampaikan orasinya, puluhan massa kemudian diajak menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan dari Pemkab Muara Enim. (Habibi)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment