Viva Sumsel

 Breaking News
  • KPUD Muara Enim Adakan Diskusi Penataan Dapil Pemilu 2019 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Menjelang kompetisi pemilu 2019 mendatang KPUD  Muara Enim, terus melakukan sosialisasi, diskusi publik dan tahap-tahap persiapan demi terselenggaranya pemilu yang damai tanpa gejolak. Berdasarkan Undang-undang...
  • Venue Jakabaing Akan Diperindah Dengan Permainan Lighting Dari Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seluruh kawasan komplek olahraga berstandar Internasional Jakabaring Sport City (JSC) akan menjadi kawasan yang terang benderang pada pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Bahkan beberapa venue olahraga...
  • Peresmian Kantor Baru PT Daikin Cabang Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – PT. Daikin Airconditioning Indonesia memandang penting mengembangkan pangsa pasarnya di Kota Palembang, Disamping sebagai kota kedua terbesar di Sumatera, Geliat ekonomi kota ini terus tumbuh seiring...
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....

2018, Kemenkes Targetkan 10 Juta Orang Tes HIV/Aids

2018, Kemenkes Targetkan 10 Juta Orang Tes HIV/Aids
Desember 06
11:42 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia merayakan puncak  peringatan Hari Aids Sedunia ( HAS) di Sumatera Selatan (Sumsel) dan dilaksanakan di halaman Griya Agung, Palembang, Selasa (5/12)

Dalam kesematan itu, Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit kementerian kesehatan RI, M Subuh mengatakan bahwa Aids merupakan penyakit menular akan tetapi mudah diantisipasi namun apabila sudah terkena maka dapat berpengaruh pada produktivitas si penderita

“Oleh sebab itulan itulah program Dinkes mengarah kearah sana supaya masyarakat mengerti betul tentang penyakit HIV AIDS ini,”ujarnya

Sementara itu, Kepala dinas kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty menambahkan  pada prinsipnya, penyakit HIV, AIDS  itu, harus diketahui masyarakat bisa tahu supaya masyarakat bisa memahami cara mengatasi, pencegahan serta penularannya.

“Apabila ada masyarakat yang terjangkit HIV AIDS, kita mesti paham cara menyikapinya termasuk mengetahui cara penularannya dan pencegahan  penyakit ini,”ujarnya

Untuk Sumsel ia menambahkan, Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan estimasi Orang Dengan HIV Aids (ODHA) ini sebanyak 220 orang. Dimana hubungan badan paling mendominasi dengan angka 78 persen.

Sampai dengan akhir 2017, Kemenkes menargetkan sebanyak 7,5 juta orang diperiksa. Sedangkan pada 2018, Kemenkes berencana memeriksa sebanyak 10 juta orang, dan sampai dengan 2020 jumlah yang diperiksa sebanyak 20 juta orang.

“Pemeriksaan ini merupakan upaya percepatan untuk pencegahan penyakit HIV Aids sehingga dapat dengan cepat dilakukan pengobatan,” terangnya

Lesti berkata Ini merupakan program Dinkes sebelumnya, yakni “three zero “‘maksudnya jangan ada infeksi baru HIV,tidak ada kematian serta diskriminasi bagi pengguna HIV tersebut.

“Targetnya menuju ke populasi kunci, artinya keorang orang yang sering berhubungan heteroseksual, pecandu narkoba, pengguna penasun,”jelasnya

Harapan kedepannya kata Lesty, untuk menanggulangi HIV bagi yang terkena,harus sadar dan minum obat,kemana dia harus mencarinya baik rumah sakit maupun Puskesmas,

“Inikan gratis salah satu program pemerintah melalui fasilitas pelayanan kesehatan,”tukasnya. (Iwan)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment