Viva Sumsel

 Breaking News
  • KPUD Muara Enim Adakan Diskusi Penataan Dapil Pemilu 2019 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Menjelang kompetisi pemilu 2019 mendatang KPUD  Muara Enim, terus melakukan sosialisasi, diskusi publik dan tahap-tahap persiapan demi terselenggaranya pemilu yang damai tanpa gejolak. Berdasarkan Undang-undang...
  • Venue Jakabaing Akan Diperindah Dengan Permainan Lighting Dari Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seluruh kawasan komplek olahraga berstandar Internasional Jakabaring Sport City (JSC) akan menjadi kawasan yang terang benderang pada pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Bahkan beberapa venue olahraga...
  • Peresmian Kantor Baru PT Daikin Cabang Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – PT. Daikin Airconditioning Indonesia memandang penting mengembangkan pangsa pasarnya di Kota Palembang, Disamping sebagai kota kedua terbesar di Sumatera, Geliat ekonomi kota ini terus tumbuh seiring...
  • Sambut Tahun Baru Dengan Garage Party Bersama THE 1O1 Palembang Rajawali VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Welcome Desember! Tidak terasa sudah memasuki akhir tahun 2017. Sudah siap dengan rencana pergantian tahun? Acara pergantian tahun menjadi sesuatu yang sangat special dan sudah menjadi...
  • Kerendahan Hati AY Calon Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ditengah-tengah kesibukan dalam menyongsong pemilukada 2018 mendatang, Ahmad Yani Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Muara Enim, masih menyempatkan diri untuk datang bersilatuhrami dengan warga Marlawai....

Rekrutmen Tenaga Medis RS Pratama Muara Enim Diisukan Terjadi Praktek KKN

Rekrutmen Tenaga Medis RS Pratama Muara Enim Diisukan Terjadi Praktek KKN
Desember 06
17:09 2017

VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Penerimaan tenaga medis di tiga Rumah Sakit Pratama Tipe D Muara Enim di isukan trjadi peraktik Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN). Di antaranya adalah Rumah Sakit Pratama Lubai, Pratama Gelumbang, dan Rumah Sakit Pratama Semende. Rabu (06/12)

Isu ini awalnya dilontarkan oleh salah satu anggota DPRD Muara Enim Komisi 1 Umam Fajri, lewat via medsos akun Facebook pribadinya.

“Tiga Rumah Sakit Pratama yang sudah diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Rumah Sakit Pratama Lubai Ulu, Pratama Gelumbang, dan Pratama Semende, alhamdulillah sebentar lagi akan beroperasi dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Tapi, sayang rekrutmen tenaga medisnya diduga sarat akan KKN. Komisi I DPRD Muara Enim akan memanggil Dinas Kesehatan dan Sekda Muara Enim, dan meminta untuk membatalkan semua tenaga medis yang direkrut,” tulis Umam, seperti yang dikutip Viva Sumsel.com di halaman Facebook pribadinya, Senin (27/11).

Menanggapi hal itu, Plt. Dinkes Kabupaten Muara Enim, H. Yan Riyadi, terkesan enggan menanggapi status yang ditulis politisi PKS tersebut.

“Silakan tanya langsung dengan anggota DPRD tersebut, dimana kecurangannya. Kan beliau yang katakan itu,” ujar Yan pada Viva Sumsel.com, Selasa (05/12).

Menurut Yan, penerimaan pegawai pada ketiga rumah sakit tersebut sudah sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada.

“Siapa saja yang melamar telah kita lakukan seleksi, yang tetunya sesuai dengan porsi yang kita butuhkan. Misalnya jika ada bidan atau perawat yang melamar, tapi tidak melampirkan STR, ya kita coret,” ungkap Yan.

Menurutnya, gejolak protes yang terjadi pada penerimaan tenaga medis seperti yang terjadi pada Rumah Sakit Pratama Gelumbang itu merupakan sesuatu yang biasa. Pihaknya sudah memprioritaskan putra daerah untuk bekerja di sana.

“Akan tetapi, bagi profesi kedokteran yang belum ada di sana, ya terpaksa diambil dari daerah lain,” Ujar Yan.

Adapun jumlah pegawai atau tenaga medis yang diterima dari seleksi tersebut berkisar 57-70 orang untuk satu rumah sakit. Pria yang baru beberapa minggu menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Muara Enim tersebut juga membenarkan jika ketiga Rumah Sakit Pratama ini sudah mulai dioperasikan. Dimana menurutnya, semua fasilitas gedung termasuk standar pelayanan kesehatan dari Rumah Sakit Pratama sudah sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Kemenkes.

“Mereka sudah stand by di sana, alat-alat kesehatan sudah ada di sana, tinggal penyempurnaan sedikit saja. Yang pasti sudah sesuai dengan standar dari pelayanan Rumah Sakit Pratama,” tutup Yan.(Habibi)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment