Viva Sumsel

 Breaking News
  • Empat Bapaslon Wako Palembang Lulus Tes Kesehatan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Empat Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk tes kesehatan, hal ini diungkapkan saat rapat Pleno di aula demokrasi Komisi Pemilihan Umum...
  • Operasional Sekolah, Tanggungjawab Pemerintah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Adanya iuran atau bayaran di sekolah pada tahun ajaran baru terus menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi Perda yang mengatur program sekolah gratis (PSG) saat ini...
  • Kantor Imigrasi Klas I A Palembang Klarifikasi Temuan Pungli Ombudsman VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Beredarnya berita dibeberapa media cetak, elektronik maupun online di Sumsel terkait temuan Ombudsman perwakilan Sumsel mengenai adanya Pungutan Liar (Pungli)  pembuatan paspor dikantor imigrasi klas 1A...
  • Penyelesaian Pembangunan Jembatan Musi IV Terancam Molor VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Pembangunan Jembatan musi IV bakal menjadi penunjang pelaksanaan Asian Games terancam dan tertunda dari jadwal penyelesaiannya, itupun ada yang belum terselesaikan akibat belum pergantian lahan warga....
  • Terapkan Visi Pelayanan Samsat “Cepat 2018” VIVA SUMSEL,COM, Palembang – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan pelayanan dan penyempurnaan di tahun 2018 Sebagai percontohan layanan Samsat baik Samsat  Palembang I dan...

Ombudsman Sumsel : Ada Pungli di Imigrasi Palembang, Buat Paspor Jadi Mahal

Ombudsman  Sumsel : Ada Pungli di Imigrasi Palembang, Buat Paspor Jadi Mahal
Januari 12
23:01 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Keberadaan Calo di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Palembang seakan tidak pernah habis dan tuntas untuk dibersihkan, setidaknya hal ini menjadi salah satu hasil Investigasi yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) dikisaran pada bulan Juni sampai dengan November 2017 bersamaan dengan tujuh kantor Imigrasi di Seluruh Indonesia yaitu Kantor Imigrasi Klas I Manado, Mataram, Pekanbaru, Khusus Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Batam.

Data Ombudsman menyebutkan bahwa sejak tahun 2014 sampai dengan Juni 2017 terdapat 105 pengaduan terkait pelayanan keimigrasian di seluruh Indonesia dengan rincian 30 pengaduan pada tahun 2014, 20 pengaduan pada tahun 2015, 35 pengaduan tahun 2016 dan sebanyak 20 pengaduan pada tahun 2017.

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Selatan, Astra Gunawan mengatakan bahwa selain keberadaan calo, pihaknya menemukan beberapa oknum Pegawai di lingkungan Kantor Imigrasi Klas I Palembang yang dapat mempercepat pembuatan paspor disertai permintaan uang dengan nilai yang variatif antara Rp. 700.000 s/d Rp. 1.300.000,- juta rupiah untuk 1 hari pengurusan sebagai imbalan atas jasa yang telah diberikan tersebut itupun dapat lebih murah harganya jika membuatnya secara kolektif atau bersamaan.

Kemudian pada proses antrian untuk proses pengambilan foto terlihat sangatlah tidak tertib, banyak terjadi nomor antrian yang diserobot dan didiamkan saja oleh petugas penjaga, Oknum calo memperoleh prioritas dalam proses antrian, jika melalui proses calo pengguna layanan tidak perlu menunggu lama, akibatnya, proses antrian foto yang harusnya dapat dilakukan secara cepat terlihat memakan waktu yang sangat lama sebut Astra.

Data diatas diperoleh Ombudsman dengan metode Mystery Shopping yaitu metode yang dilakukan dengan mengamati dan mengevaluasi kualitas pelayanan dengan cara berperan sebagai pemohon atau pengguna layanan.

Permohonan dilakukan dengan cara mendatangi langsung unit layanan dan berinteraksi dengan pegawai layanan untuk menanyakan tentang informasi layanan dan mengajukan layanan penerbitan Paspor Biasa sekaligus memberikan penilaian pada pemenuhan standar pelayanan publik dan kondisi pegawai yang melayani dengan indikator-indikator tertentu kemudian mendatangi langsung unit layanan dan berinteraksi dengan calo untuk meminta bantuan pengurusan Paspor Biasa sekaligus memberikan penilaian pada kondisi pegawai yang melayani dengan indikator-indikator tertentu. (rel/DNK/Iwan).

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment