Viva Sumsel

 Breaking News
  • SKB CPNS Kemenag Sumsel Dipusatkan di MAN 3 Palembang VIVA SUMSELCOM, Palembang – Sebanyak 648 peserta akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB) pada penerimaan CPNS Kemenag Sumsel. Pelaksanaan SKB akan dipusatkan di MAN 3 Palembang Jalan Inspektur Marzuki No.1...
  • Apresiasi Mitra Driver, Gojek Gelar Undian Bertajuk Gojek Driver Hoki VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Sebagai bentuk apresiasi terhadap lebih dari satu juta mitra driver yang terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna, GOJEK menggelar program Undian GOJEK Driver Hoki. Lewat...
  • PAN Sumsel Sebut Oknum Pendukung Jokowi Bukan Kader PAN VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Terkait adanya deklarasi yang mengatas namakan dari Partai PAN mendukung pasangan calon presiden Jokowi – Maruf Amin, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel...
  • Kanwil DJBC Sumbagtim Musnahkan BMN Senilai Rp 2,58 Miliar VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan...
  • Aplikasi Motorku, Septi Dapat Logam Mulia VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sejak diluncurkan September lalu di 12 wilayah di Indonesia, Astra Motor selaku main dealer Honda akhirnya mengundi pemenang undian aplikasi Motorku periode 21 Agustus hingga 30...

Gabungan Ormas Islam Se Sumsel Tuntut Pemakzulan Dan Pidanakan Ahok

Gabungan Ormas Islam Se Sumsel Tuntut Pemakzulan Dan Pidanakan Ahok
Oktober 10
14:03 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait surat Al Maidah ayat 51 mengundang kemarahan ormas islam se Sumatera-Selatan (Sumsel). Belasan perwakilan ormas islam se Sumsel menggelar aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumsel (DPRD) Senin (10/10). Mereka dengan tegas menuntut pemakzulan Ahok sekaligus mempidanakan Ahok.

Massa mulai bergerak dengan kendaraan bermotor membawa berbagai spanduk berisi protes kepada Ahok, sekitar pukul 10:10 Wib massa mulai memasuki halaman kantor DPRD Sumsel guna menyapamikan aspirasinya.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan aksi demonstrasi (Korlap) Donny Maizano mengatakan aksi demonstarasi ini merupakan gerakan murni dari ketersakiti hati nurani umat islam di Indonesia dari penistaaan agama yang dilakukan oleh beberapa pejabat public/tokoh agama. Dan kali ini Ahok sebagai pejabat public sangat tidak mencerminkan seorang tokoh pejabat dan bahkan sudah kesekiankalinya melecehkan agama islam. Dengan demikian Ahok telah melanggar aturan pidana didalam pasal KUHP pasal 156 point a tentang penistaan agama.

“Tuntutan kami sangat jelas, turunkan Ahok dan penjarakan dia,” ucap koordinator lapangan (Korlap) aksi demonstrasi, Donny Maizano dengan suara lantang

Ia menerangkan, gerakan ini bukanlah suatu hal yang politis dan juga bukan gerakan bentuk intervensi dalam konstalasi politik pilkada DKI Jakarta melainkan bentuk keimanan umat islam yang sudah terusik dari penyataan Ahok yang berujung pada penistaan agama.

Selain mengecam penyataan Ahok, kata Donny menambahkan, Pihaknya juga mengeluarkan petisi yang ditujukan kepada DPRD Sumsel untuk selanjutnya diteruskan kepada Mendagri agar menindaklanjuti pemakzulan Ahok. Selain itu pula perwakilan ormas islam yang pada hari ini melakukan demontrasi melaporkan Ahok ke Polda Sumsel terkait ranah pidananya.

“Setelah diterima pimpinan DPRD Sumsel, siang ini juga sehabis sholat zhuhur kami akan melaporkan Ahok di Polda Sumsel,” cetus Donny yang didampingi Ketua FUI Sumsel, Umar Said.

Bahkan kata Donny, pihaknya juga akan menggelar aksi lanjutan pada jumat mendatang jika tuntutan mereka tidak ditanggapi dan tentunya dengan massa yang lebih besar lagi.

Sementara, Wakil DPRD Sumsel Chairul S Matdiah yang menemui demonstran mengatakan, statement Ahok yang disampaikannya dalam kunjungan kerja di kepulauan seribu beberapa waktu lalu sudah salah kaprah sehingga mengakibatkan kemarahan umat islam,bukan hanya di Sumsel bahkan umat islam diberbagai daerah juga merasakan hal yang sama.

“Pernyataan Ahok sudah meresahkan jutaan umat muslim di negeri ini, jadi sangat tepat jika dibawa keranah hukum dengan dikenakan pasal tentang penistaan agama,” imbuhnya.

Terkait petisi yang diajukan perwakilan ormas islam se Sumsel kepada DPRD, pimpinan DPRD segera merespon dan menyampaikannya  kepada Mendagri.

“Segera kita tindaklanjuti, bila perlu kita sampaikan siang ini juga atau selambat-lambatnya besok,” ucap Chairul.

Usai  statmen dari Chirul S Matdian yang didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Husni Thamrin, beberapa orang perwakilan dari ormas diajak berdialog dengan pimpinan DPRD Sumsel di salah satu ruangan gedung. Dialog langsung dipimpin oleh Wakil ketua DPRD Sumsel, M. Yansuri dan Chairul S Matdiah (anz).

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Desember 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort