Viva Sumsel

 Breaking News
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...
  • Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Menang Mudah Atas Iran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, tim beregu putra Sepaktakraw Indonesia menang mudah atas Iran. Novrizal dan kawan-kawan menuntaskan perlawanan Iran dengan skor 3-0, di lapangan...
  • Festival Pameran Burung Berkicau Kapolres Muara Enim Cup 2018 Berlangsung Seru VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Kapolres Muara Enim selenggarakan Festival dan Pameran burung berkicau Kapolres Muara Enim Cup Tahun 2018 diikuti 800 Peserta dari  11 kabupaten/Kota Provinsi  Sumatera Selatan dengan...
  • Warga Inginkan Siti Sundari “Bertarung” VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Warga yang berada di kawasan Margoyoso, RT 10, RW 03, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, meminta agar Siti Sundari maju bertarung dalam ajang pemilihan legislatif...
  • Kado Hari Kemerdekaan RI, PLN Berikan Diskon 73 Persen Tambah Daya Listrik VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 tahun dan perhelatan Asian Games 2018, PLN Wilayah S2JB memberikan kado istimewa bagi para pelanggan dan calon pelanggan...

Abu Tour Tolak Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Abu Tour Tolak Tanda Tangani Nota Kesepahaman
Maret 07
15:30 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali memanggil travel Amanah Bersama Umat (Abu Tour) terkait permasalahan keberangkatan jamaah umroh yang lama tertunda. Pertemuan di Ruang Rapat Kakanwil, Rabu (7/3) tersebut, juga dihadiri anggota tim Satgas Waspada Investasi dari pihak Kepolisian Daerah Sumsel, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Staf Gubernur Sumsel Bidang Transportasi.

Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi menjelaskan, pemanggilan yang kesekian kalinya kepada pihak Abu Tour ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam melindungi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah harus hadir di setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Apalagi persoalan Abu Tour ini sudah berlangsung cukup lama dan terkesan tidak ada solusi dari pihak Abu Tour. Bahkan, yang beredar adalah para jamaah diminta untuk menambah biaya agar bisa diberangkatkan,” tegas Fajri.

Menurut Fajri, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini, tim Satgas Waspada Investasi, baik dari Kemenag Sumsel, Kepolisian Daerah Sumsel, maupun Otoritas Jasa Keuangan sejatinya mengajukan beberapa poin sebagai nota kesepahaman. Sayangnya, pihak Abu Tour enggan menandatangani karena ada poin yang meminta mereka tidak menarik biaya tambahan dari jamaah.

“Ini sangat kami sesalkan dan kami sayangkan. Padahal yang kami minta adalah komitmen dari Abu Tour untuk tetap memberangkatkan jamaah tanpa ‘memaksa’ jamaah membayar biaya tambahan dari kesepakatan awal,” tutur Fajri.

Terkait dibukanya kembali Kantor Cabang Abu Tour di Palembang, Fajri mengingatkan dengan keras agar pihak Abu Tour jangan sekali-kali merekrut jamaah baru, hingga persoalan tertundanya keberangkatan jamaah ini selesai. Mereka juga diminta untuk tidak meminta biaya tambahan kepada jamaah yang sudah mendaftar, tanpa sepengetahuan pemerintah.

“Kita perlu ingatkan dan tegaskan hal itu demi melindungi kepentingan masyarakat. Apalagi sebenarnya operasional Abu Tour di Palembang ini bisa dikatakan ilegal karena belum melapor alias belum punya izin operasional dari Kanwil Kemenag Sumsel,” tegas Fajri.

Akbar Asban selaku perwakilan dari Abu Tour Pusat menuturkan, kedatangan mereka ke Palembang merupakan wujud political will atau keinginan mencari solusi untuk memberangkatkan jamaah. Namun dia mengakui, travel Abu Tour saat ini memang sedang bermasalah dengan keuangan.

“Kita sedang menjajaki kemungkinan adanya investor dari Kuwait dan Singapura untuk berinvestasi. Atau solusi lain adalah menjual aset-aset yang dimiliki Abu Tour,” tutur Akbar Asban.

Hanya saja, saat diminta menjelaskan berapa besar nilai aset yang dimiliki Abu Tour saat ini, Akbar Asban tidak bisa menjawab. Dia juga tidak bisa menjelaskan sejauh mana peluang investor menanamkan investasinya, mengingat kondisi Abu Tour yang saat ini bermasalah. (rel)

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort