Viva Sumsel

 Breaking News
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...
  • Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Menang Mudah Atas Iran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, tim beregu putra Sepaktakraw Indonesia menang mudah atas Iran. Novrizal dan kawan-kawan menuntaskan perlawanan Iran dengan skor 3-0, di lapangan...
  • Festival Pameran Burung Berkicau Kapolres Muara Enim Cup 2018 Berlangsung Seru VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Kapolres Muara Enim selenggarakan Festival dan Pameran burung berkicau Kapolres Muara Enim Cup Tahun 2018 diikuti 800 Peserta dari  11 kabupaten/Kota Provinsi  Sumatera Selatan dengan...
  • Warga Inginkan Siti Sundari “Bertarung” VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Warga yang berada di kawasan Margoyoso, RT 10, RW 03, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, meminta agar Siti Sundari maju bertarung dalam ajang pemilihan legislatif...
  • Kado Hari Kemerdekaan RI, PLN Berikan Diskon 73 Persen Tambah Daya Listrik VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 tahun dan perhelatan Asian Games 2018, PLN Wilayah S2JB memberikan kado istimewa bagi para pelanggan dan calon pelanggan...

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal
Agustus 07
16:29 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang– Dalam peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang, Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Akhmad Najib berpesan agar orangtua mendidik anaknya dengan kebudayaan dan kearifan lokal.

Peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang sendiri dilaksanakan di aula RM Sri Melayu yang terletak di jalan Demang Lebar Daun pada Selasa, (7/8/2018) dengan menampilkan tari Gending Sriwijaya, permainan alat musik tradisional hingga permainan tradisional lainnya.

Pj Walikota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, pendidikan pertama anaka didapatkan dari lingkungan keluarganya kemudian lingkungan masyarakat yang diteruskan kependidikan formal.

Oleh sebab itu, Najib mengimbau agar setiap orangtua dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya agar dapat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan.

“Didiklah anak dengan kearifan lokal. Kalau bukan kita yang mencintai kebudyaan kita, maka siapa lagi,” ungkapnya dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam laporan ketua pelaksana peringatan hari anak nasional di Kota Palembang yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang,

Sadruddin Hadjar menyebutkan, tema hari anak nasional Kota Palembang adalah “Anak Indonesia Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat)”, di mana puncak peringatannya telah dilaksanakan pada 23 Juli 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Jawa Timur.

“Forum anak dibentuk sebagai pelopor dan pelapor yang merupakan salah satu upaya mencegah kekerasan pada anak,” singkatnya.

Dalam kesempatan ini pula, perwakilan forum anak membacakan 10 Aspirasi Anak Indonesia 2018 yang berbunyi, Kami anak Indonesia menyatakan:
1. Mendukung pemerintah untuk membuat regulasi terkait Musrenbang anak tingkat daerah dan merealisasikan Musrenbang anak tersebut.
2. Memohon kepada pemerintah memudahkan akses pelayanan akta kelahiran di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
3. Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan terhadap anak dan pengawasan terhadap tayangan yang tidak layak anak.
4. Memohon pemerintah menyelaraskan peraturan perundang-undangan mengenai batas usia perkawinan.
5. Forum anak bersama pemerintah berkomitmen untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai untuk mendayagunakan sampah plastik untuk didaur ulang di Indonesia.
6. Menolah segala macam bentuk perundungan di sekolah, lingkungan masyarakat dan media sosial.
7. Memohon kepada pemerintah untuk menyediakan fasilitas peningkatan kebudayaan agar anak Indonesia dapat melestarikan nilai budaya dan cinta tanah air.
8. Mendukung pemerintah menjalankan wajib belajar 12 tahun dan mengoptimalkan anggaran pendidikan serta mempermudah akses masuk sekolah.
9. Memohon kepada pemerintah untuk pemerataan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat mengurangi diskriminasi.
10. Forum anak, masyarakat dan pemerintah bekerjasama untuk menunjang masa depan anak berhadapan dengan hukum. (martin).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort