Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kanwil DJBC Sumbagtim Musnahkan BMN Senilai Rp 2,58 Miliar VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan...
  • Aplikasi Motorku, Septi Dapat Logam Mulia VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sejak diluncurkan September lalu di 12 wilayah di Indonesia, Astra Motor selaku main dealer Honda akhirnya mengundi pemenang undian aplikasi Motorku periode 21 Agustus hingga 30...
  • Penerapan BBM Satu Harga, Sub Penyalur Sasar Daerah 3T VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sub penyalur menjadi ujung tombak dari penerapan BBM 1 harga untuk wilayah yang tidak tercover SPBU. Dengan adanya sub penyalur yang legal distribusi BBM akan merata...
  • Mainkan Ponsel Saat Hujan, Bocah Perempuan Ini Tewas Tersambar Petir VIVA SUMSEL.COM, Bogor – Salsabila Ayu Putri, seorang gadis berusia 6 tahun tewas tersambar petir saat asyik memainkan ponsel yang sedang diisi daya. Bocah perempuan malang ini tewas mengenaskan di...
  • Sumsel Masih Minim Sub Penyalur BBM VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Anggota Komisi VII DPR RI, Nazaruddin Kiemas mengatakan, Sesuai dengan Undang-undang 22 tahun 2001, bahwa percepatan penerapan implementasi harga BBM di wilayah NKRI harus satu harga,...

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal
Agustus 07
16:29 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang– Dalam peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang, Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Akhmad Najib berpesan agar orangtua mendidik anaknya dengan kebudayaan dan kearifan lokal.

Peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang sendiri dilaksanakan di aula RM Sri Melayu yang terletak di jalan Demang Lebar Daun pada Selasa, (7/8/2018) dengan menampilkan tari Gending Sriwijaya, permainan alat musik tradisional hingga permainan tradisional lainnya.

Pj Walikota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, pendidikan pertama anaka didapatkan dari lingkungan keluarganya kemudian lingkungan masyarakat yang diteruskan kependidikan formal.

Oleh sebab itu, Najib mengimbau agar setiap orangtua dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya agar dapat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan.

“Didiklah anak dengan kearifan lokal. Kalau bukan kita yang mencintai kebudyaan kita, maka siapa lagi,” ungkapnya dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam laporan ketua pelaksana peringatan hari anak nasional di Kota Palembang yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang,

Sadruddin Hadjar menyebutkan, tema hari anak nasional Kota Palembang adalah “Anak Indonesia Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat)”, di mana puncak peringatannya telah dilaksanakan pada 23 Juli 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Jawa Timur.

“Forum anak dibentuk sebagai pelopor dan pelapor yang merupakan salah satu upaya mencegah kekerasan pada anak,” singkatnya.

Dalam kesempatan ini pula, perwakilan forum anak membacakan 10 Aspirasi Anak Indonesia 2018 yang berbunyi, Kami anak Indonesia menyatakan:
1. Mendukung pemerintah untuk membuat regulasi terkait Musrenbang anak tingkat daerah dan merealisasikan Musrenbang anak tersebut.
2. Memohon kepada pemerintah memudahkan akses pelayanan akta kelahiran di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
3. Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan terhadap anak dan pengawasan terhadap tayangan yang tidak layak anak.
4. Memohon pemerintah menyelaraskan peraturan perundang-undangan mengenai batas usia perkawinan.
5. Forum anak bersama pemerintah berkomitmen untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai untuk mendayagunakan sampah plastik untuk didaur ulang di Indonesia.
6. Menolah segala macam bentuk perundungan di sekolah, lingkungan masyarakat dan media sosial.
7. Memohon kepada pemerintah untuk menyediakan fasilitas peningkatan kebudayaan agar anak Indonesia dapat melestarikan nilai budaya dan cinta tanah air.
8. Mendukung pemerintah menjalankan wajib belajar 12 tahun dan mengoptimalkan anggaran pendidikan serta mempermudah akses masuk sekolah.
9. Memohon kepada pemerintah untuk pemerataan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat mengurangi diskriminasi.
10. Forum anak, masyarakat dan pemerintah bekerjasama untuk menunjang masa depan anak berhadapan dengan hukum. (martin).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Desember 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort