Viva Sumsel

 Breaking News
  • Wabub Juarsah Resmi Buka Pagelaran Hari Santri Ke 2 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Hari santri nasional di Kabupaten Muara Enim diperingati meriah dengan menggelar Istiqhosa dan Pawai Santri yang star dari Ponpes Darussa’adah dan finis dilapangan merdeka Muara...
  • Tinggal 9 Hari Lagi, Imunisasi MR Baru Capai 52 Persen VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebagai bentuk komitmen dalam pengendalian agar masyarakat terhindar dari penyakit campak dan rubella, Pemerintah Kota Palembang perpanjang pelaksanaan Imunisasi Masal Measles Rubella (MR), hingga 31 Oktober...
  • Wabub Juarsah Tutup Diklat Banser NU Angkatan Pertama VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim  – Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH, menutup secara resmi kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ke I tahun 2018, Minggu (21/10/2018) ...
  • 15000 Santri Meriahkan Pawai Ta’arruf VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 15000 santriwan dan santriwati meramaikan kegiatan pawai ta’arruf yang dikemas dalam kegiatan jalan santai kirab santri. Kegiatan yang dikoordinir oleh kementerian agama kota palembang tersebut...
  • The 1O1 Palembang Rajawali Kembali Adakan THE 1O1 Blood For You VIVA SUMSEL.COM, Palembang – THE 1O1 Palembang Rajawali yang terletak di jalan Rajawali No.18, 9 Ilir, Ilir Tim. III, Kota Palembang kembali menggelar kegiatan sosial yaitu donor darah yang bekerjasama...

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal

Akhmad Najib : Didik Anak Dengan Kebudayaan Dan Kearifan Lokal
Agustus 07
16:29 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang– Dalam peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang, Penjabat (Pj) Walikota Palembang, Akhmad Najib berpesan agar orangtua mendidik anaknya dengan kebudayaan dan kearifan lokal.

Peringatan hari anak nasional Indonesia di Kota Palembang sendiri dilaksanakan di aula RM Sri Melayu yang terletak di jalan Demang Lebar Daun pada Selasa, (7/8/2018) dengan menampilkan tari Gending Sriwijaya, permainan alat musik tradisional hingga permainan tradisional lainnya.

Pj Walikota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, pendidikan pertama anaka didapatkan dari lingkungan keluarganya kemudian lingkungan masyarakat yang diteruskan kependidikan formal.

Oleh sebab itu, Najib mengimbau agar setiap orangtua dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya agar dapat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan.

“Didiklah anak dengan kearifan lokal. Kalau bukan kita yang mencintai kebudyaan kita, maka siapa lagi,” ungkapnya dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam laporan ketua pelaksana peringatan hari anak nasional di Kota Palembang yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang,

Sadruddin Hadjar menyebutkan, tema hari anak nasional Kota Palembang adalah “Anak Indonesia Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat)”, di mana puncak peringatannya telah dilaksanakan pada 23 Juli 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Jawa Timur.

“Forum anak dibentuk sebagai pelopor dan pelapor yang merupakan salah satu upaya mencegah kekerasan pada anak,” singkatnya.

Dalam kesempatan ini pula, perwakilan forum anak membacakan 10 Aspirasi Anak Indonesia 2018 yang berbunyi, Kami anak Indonesia menyatakan:
1. Mendukung pemerintah untuk membuat regulasi terkait Musrenbang anak tingkat daerah dan merealisasikan Musrenbang anak tersebut.
2. Memohon kepada pemerintah memudahkan akses pelayanan akta kelahiran di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
3. Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan terhadap anak dan pengawasan terhadap tayangan yang tidak layak anak.
4. Memohon pemerintah menyelaraskan peraturan perundang-undangan mengenai batas usia perkawinan.
5. Forum anak bersama pemerintah berkomitmen untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai untuk mendayagunakan sampah plastik untuk didaur ulang di Indonesia.
6. Menolah segala macam bentuk perundungan di sekolah, lingkungan masyarakat dan media sosial.
7. Memohon kepada pemerintah untuk menyediakan fasilitas peningkatan kebudayaan agar anak Indonesia dapat melestarikan nilai budaya dan cinta tanah air.
8. Mendukung pemerintah menjalankan wajib belajar 12 tahun dan mengoptimalkan anggaran pendidikan serta mempermudah akses masuk sekolah.
9. Memohon kepada pemerintah untuk pemerataan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus agar dapat mengurangi diskriminasi.
10. Forum anak, masyarakat dan pemerintah bekerjasama untuk menunjang masa depan anak berhadapan dengan hukum. (martin).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Oktober 2018
S S R K J S M
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Banner PLN

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort