Viva Sumsel

 Breaking News

Bak Aksi Koboy, Pamen Mabes Polri Berondong Mobil Bendahara KAI Sumsel

Bak Aksi Koboy, Pamen Mabes Polri Berondong Mobil Bendahara KAI Sumsel
Agustus 31
23:27 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Diduga adanya motif dendam lama, Bendahara kongres Advokat Indonesia (KAI) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di aniaya oleh oknum Perwira Menengah (Pamen) Mabes tadi malam sekitar pukul 23:13 wib.di Sukatani Kecamatan Sako Palembang.

Menurut Muhammad Aminuddin ketua Kongres Advokat Indonesia Wilayah Sumatera Selatan, korban tersebut merupakan Ade Okta Saputra (37) tidak lain adalah Bendahara di organisasinya.

“ada oknum Pamen dari mabes polri. dengan sengaja ke palembang untuk menjadi koboi diduga untuk mencelakai saudara Ade”ujar Aminudin saat tengah melaporkan kejadian tersebut ke Sentral Pelayanan Polda Sumsel

Menurut Aminuddin, otak pelaku tersebut Berinisial Kombespol HN,  sengaja mencari Ade karena adanya dendam lama. sedangkan tadi malam(30/08) saat Ade bersama anak dan istrinya berada di cafe nya tiba-tiba ada dua orang yang memaksa Ade untuk masuk kemobil pelaku.

Mengenai hal itu, anak dan istri pun dengan sopirnya membuntuti mobil yang digunakan pelaku menculik korban. sehingga sesampai di simpang yuka Ade pun melompat untuk melarikan diri.

“jadi korban sempat melarikan diri. setelah itu korban sempat di teriakan maling oleh kelompok HN. Namun, karena warga mengenali korban sehingga korban pun diselamatkan warga,”jelasnya.

tak hanya itu, atas kejadian tersebut Ade mengalami luka-luka ,anak dan istri yang sedang hamil pun mengalami syok.

“kita sangat menyayangkan hal ini. anggota pamen menembakkan peluru negara ke saudara kita. akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di dada, kaki. sedangkan mobil korban yang digunakan oleh anak dan istrinya tadi pun ditembak bagian ban dan bemper saat berada di dalam mobil tersebut “ungkap amin tras

Diketahui, pada malam itu ada satu mobil dan delapan motor trail mengejar korban.

“kita mendatangi Polda untuk melaporkan tuntutan tentang kasus 328kuhp, 351kuhl,170kuhp, 368kuhp,363kuhp,365kuhp dan undang undang perlindungan anak. karena sekarang mobil dilarikan oleh pamen tersebut dan anak-anak juga luka memar,”jelasnya

Sementara Berdasarkan No. LP : LPB/660/IIIV/2018/SPKT tanggal 31 Agustus 2019 Kepala SPKT Kepala SKPT membenarkan laporan diterima dan akan ditindaklanjuti penyidik satreskrim

“laporan sudah diterima dan akan kita serahkan ke pihak yang lebih berwajib,”singkatnya. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner PLN

Kalender

Juni 2019
S S R K J S M
« Mei    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

BANNER PAKET KOMPUTER KASIR

Karir Pad Widget

BANNER MUARA ENIM

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort