Viva Sumsel

 Breaking News
  • Situasi Mencekam, Massa Serang Mapolsek Pontianak Timur VIVA SUMSEL.COM, Pontinak – Pontianak mencekam. Massa  berjumlah sekitar 500 orang membakar Pos Polisi Lalu Lintas, di Simpang Tanjung Raya Satu Rabu (22/5/2019) pukul 04.00 WIB. Sampai pukul 06.00 WIB,...
  • Kemenag Sumsel Gandeng MUI Gelar Peringatan Nuzulul Quran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam di Kota Palembang menggelar peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1440 H...
  • Aksi Sosial Bikers Sholeh Honda VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dipertengahan bulan suci Ramadhan kali ini, Astra Motor Sumsel selaku Main Dealer Honda kembali mengajak komunitas motor Honda melakukan aksi sosial. Dirangkum dalam tema “NGABUBURIDE &...
  • Tolak Hitungan KPU, Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakannya atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019. Ketua umum Partai Gerindra itu menganggap rangkaian Pilpres...
  • Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tanda Tangani Kerjasama Aset Negara VIVA SUMSEL.COM, Prabumulih – Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja Asset 2 tandatangani kerjasama terkait Pengamanan Aset Negara dan Kerjasama Bidang...

BPJS Tegaskan Tetap Tanggung Biaya Persalinan, Operasi Katarak Dan Rehabilitasi Medik

BPJS Tegaskan Tetap Tanggung Biaya Persalinan, Operasi Katarak Dan Rehabilitasi Medik
Juli 30
20:57 2018

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – BPJS Kesehatan tetap memberikan penjaminan pelayanan kesehatan untuk katarak, rehabilitasi medik, dan bayi baru lahir sehat. Terbitnya 1) Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Katarak Dalam Program Jaminan Kesehatan, (2) Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Persalinan Dengan Bayi Lahir Sehat, dan (3) Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Rehabilitasi Medik, lebih tepatnya dimaksudkan untuk memperjelas tatacara agar tiga manfaat pelayanan medis di atas lebih tepat pemanfaatannya.

“Apabila ada yang menyebut BPJS Kesehatan mencabut 3 pelayanan kesehatan tersebut, berita tersebut hoax. BPJS Kesehatan tetap menjamin pelayanan katarak, rehabilitasi medik termasuk fisioterapi, dan bayi baru lahir sehat. Perdirjampelkes memperjelas tata cara penjaminan agar pemanfaatannya lebih efektif dan efisien,” ujar Deputi Direksi Bidang Jaminan Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief dalam jumpa pers di Media Center BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin (30/07).

Budi menambahkan, sesuai dengan tugas negara sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), maka BPJS Kesehatan wajib mengatur kejelasan dan ketepatan pelayanan sehingga tidak terjadi ketidakefisienan dan ketidakefektivan.

“Bila tidak melaksanakan tugasnya, berarti BPJS Kesehatan melakukan pembiaran terhadap ketidakefisienan. Selain itu, tak benar ada pembatasan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. Penjaminan pembiayaan BPJS Kesehatan juga memperhatikan kemampuan keuangan BPJS Kesehatan saat ini,” jelas Budi.

Budi menjelaskan, dalam peraturan mengenai pelayanan katarak, BPJS Kesehatan akan menjamin pelayanan operasi katarak. Peserta penderita katarak dengan visus (lapang pandang penglihatan) pada kriteria tertentu dengan indikasi medis dan perlu mendapatkan operasi katarak, akan tetap dijamin BPJS Kesehatan.  Penjaminan juga memperhatikan kapasitas fasilitas kesehatan seperti jumlah tenaga dokter mata dan kompetensi dokter mata yang memiliki sertifikasi kompetensi.

Lebih lanjut Budi menjelaskan terkait dengan peraturan mengenai bayi baru lahir sehat, disampaikan bahwa BPJS Kesehatan akan menjamin semua jenis persalinan — baik persalinan biasa/normal (baik dengan penyulit atau tanpa penyulit) maupun tindakan bedah caesar, termasuk pelayanan untuk bayi baru lahir — dapat ditagihkan oleh fasilitas kesehatan dalam satu paket persalinan dengan ibunya. Namun apabila bayi membutuhkan pelayanan atau sumber daya khusus, sesuai Perdirjampelkes Nomor 3, faskes dapat menagihkan klaim di luar paket persalinan dengan ibunya.

Terakhir, terkait dengan peraturan yang mengatur tentang rehabilitasi medik atau fisioterapi, pelayanan tersebut tetap dijamin dengan kriteria frekuensi maksimal yang ditetapkan dalam Perdirjampelkes Nomor 5.

“BPJS Kesehatan mengapresiasi dan menampung semua aspirasi, baik Kementerian Kesehatan, DJSN, asosiasi, perhimpunan profesi dan pihak terkait lainnya. Implementasi Perdirjampelkes 2, 3, dan 5 akan ditingkatkan menjadi peraturan badan, melalui mekanisme dan ketentuan yang ada,” ujar Budi. (anz)

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner PLN

Kalender

Mei 2019
S S R K J S M
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

BANNER PAKET KOMPUTER KASIR

Karir Pad Widget

BANNER MUARA ENIM

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort