Viva Sumsel

 Breaking News
  • Situasi Mencekam, Massa Serang Mapolsek Pontianak Timur VIVA SUMSEL.COM, Pontinak – Pontianak mencekam. Massa  berjumlah sekitar 500 orang membakar Pos Polisi Lalu Lintas, di Simpang Tanjung Raya Satu Rabu (22/5/2019) pukul 04.00 WIB. Sampai pukul 06.00 WIB,...
  • Kemenag Sumsel Gandeng MUI Gelar Peringatan Nuzulul Quran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam di Kota Palembang menggelar peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1440 H...
  • Aksi Sosial Bikers Sholeh Honda VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dipertengahan bulan suci Ramadhan kali ini, Astra Motor Sumsel selaku Main Dealer Honda kembali mengajak komunitas motor Honda melakukan aksi sosial. Dirangkum dalam tema “NGABUBURIDE &...
  • Tolak Hitungan KPU, Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakannya atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019. Ketua umum Partai Gerindra itu menganggap rangkaian Pilpres...
  • Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tanda Tangani Kerjasama Aset Negara VIVA SUMSEL.COM, Prabumulih – Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja Asset 2 tandatangani kerjasama terkait Pengamanan Aset Negara dan Kerjasama Bidang...

Evakuasi Buaya Pemangsa Manusia Menegangkan

Evakuasi Buaya Pemangsa Manusia Menegangkan
Januari 14
15:08 2019

VIVA SUMSEL.COM, Minahasa – Buaya seberat 600 kg di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) bernama Mery, memakan seorang perempuan, Deasy Tuwo (44). Evakuasi berjalan menegangkan.

Mery dipelihara di sebuah kolam di kawasan perusahaan mutiara di Minahasa. Ia memakan Deasy pada Kamis (10/1) lalu. Saat dikeluarkan, tubuh Deasy sudah sengat mengenaskan. Aparat gabungan yang mendengar hal itu langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi Mery agar kejadian tak terulang.

“Saya baru tahu kalau di lokasi ini ada buaya,” kata lurah setempat, Deytje M Kusoy di lokasi, kepada detikcom, Senin (14/1/2019).

Evakuasi berjalan menegangkan sejak pukul 09.00 WITa. Tim evakuasi terdiri dari BKSDA, TNI, Polri dan warga. Mereka awalnya menyemport bius ke kepala Mery.

Mery tidak mempan dan meronta. Berkali-kali ia membenturkan badannya ke tembok dan melakukan perlawanan.

Tim harus bersabar berjam-jam agar kondisi Mery melemah. Setelah kekuatannya berkurang, tim evakuasi mengikat mulut Mery dengan lakban.

Sejurus kemudian, 25 orang bahu membahu membopong buaya sebesar 600 kg itu. Usai bisa dijinakan, buaya yang memasuki usia 25 tahun itu langsung dibawa ke penangkaran di Bitung di bawah pengawasan Pusat Penyelamatan Satwa, Tasikoki. (Detik.com)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner PLN

Kalender

Mei 2019
S S R K J S M
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

BANNER PAKET KOMPUTER KASIR

Karir Pad Widget

BANNER MUARA ENIM

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort