Viva Sumsel

 Breaking News
  • Iptek Dan Imtaq Harus Seimbang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebagai generasi penerus bangsa, khususnya kalangan siswa dan tenaga pendidik dapat menyeimbangkan antara Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta  Iman dan Taqwa (IMTAQ) yang ada. Hal...
  • Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu, Pemkab Muara Enim menggelar Apel pasukan pengamanan pemilu tahun 2019. Giat ini di hadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Muara...
  • Hotel The 1O1 Palembang Tanam Tanaman Hias Dengan Botol Plastik Bekas VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Hotel 1O1 kembali mengadakan kegiatan CSR kali ini para staff 1O1 PRW menanam tanaman hias dengan media nya botol plastik bekas. Hal ini dilakukan mengingat banyaknya...
  • Hasil Riset Soal Air Perlu Dipublikasikan VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Air merupakan salah satu kebutuhan Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari, Sebagai manusia yang konsumtif harus menggunakan air dengan bijak dan efisien,...
  • SMKN 4 Palembang Pamerkan Hasil Karya Praktek Belajar Siswa VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Untuk mengembangkan bakat dan minat Siswa, SMK Negeri 4 Palembang menggelar Promotion dan Inovation, tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan pelantikan Duta Anti Narkoba...

Capaian Standar Kualitas Nilai UN Butuh Ketersediaan Infrastruktur

Capaian Standar Kualitas Nilai UN Butuh Ketersediaan Infrastruktur
Februari 23
22:13 2019

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pelaksaan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan oleh sekolah di Indonesia belum mencapai standar kualitas nilai yang ditetapkan secara nasional (menyeluruh) di Indonesia.

Ahmad Muftizar Zawawi, S.Ip M.Ed LM selaku pengamat Pendidikan mengungkapkan, yang sangat fundamental bukanlah soal pencapaian nilai seperti yang disyaratkan secara nasional, melainkan ketersediaan infrastruktur atau fasilitas dari pemerintah sampai kepada daerah terpencil.

“Salah satu contoh tempat tinggal saya di Prabumulih, di desa Payuputat. Di sini satu SD pun mereka tidak mengenal yang namanya laptop,” ungkapnya saat diwawancara di Universitas Taman Siswa Palembang, Sabtu (23/02).

Lanjut Mufti, Ketika mereka mau UN itu bingung, akhirnya mereka dikondisikan melakukan pelatihan ke Prabumulih dengan jarak tempuh 22 KM, memakan waktu 2 jam, belum lagi memakan waktu untuk menginap.

“Seperti inilah gambaran bagaimana supaya terbiasa menggunakan komputer untuk mengerjakan soal UN di desa Payuputat,” tegasnya.

Harus disadari bahwasanya orang yang dengan puluhan tahun main komputer dengan orang yang baru seminggu memakai komputer jelas pencapaian akan berbeda.

Mufti sebagai salah satu dosen di Universitas Tamsis ini menambahkan, bahwasanya pencapaian nilai nasional tidak akan terkejar yang dari daerah atau pedesaan. Salah satu contoh, ketika penerapan UN bagus di luar negeri tapi harus juga melihat internal kita siapkah untuk UN yang sudah dipraktekkan di negara-negara lain.

Hal tersebut harus diperhatikan lagi, jangan melihat segala kurikulum yang menurut kita baik, sehingga diadopsi mentah-mentah. Harus dilihat kondisi internal dan kesiapan.

“Harapan kedepannya, pemerintah hati-hati menerapkan kebijakan yang ada, harus dianalisis dulu, kesiapan, penyediaan infrastruktur yang memadai, kesiapan mental, dan piranti hukum yang kuat, tutupnya. (DNK)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Ucapan HPN

Kalender

Maret 2019
S S R K J S M
« Feb    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

BANNER UCAPAN HARI PERS NASIONAL 2019

Karir Pad Widget

BANNER UCAPAN HARI PERS NASIONAL 2019

Banner Ucapan HPN

BANNER UCAPAN HARI PERS NASIONAL 2019

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort