Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kanwil Kemenag Targetkan Kontingen KSM Sumsel Masuk Lima Besar VIVA SUMSEL.COM, Manado –  Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel H. Khusrin mewakili Kakanwil menghadiri Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2019 di Hotel Novotel, Manado, Sulawesi...
  • Pemprov Sumsel Peringatkan Mantan Pejabat Kembalikan Aset VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan penertiban aset aset miliknya termasuk kendaraan dinas yang sampai saat ini masih dipakai sejumlah mantan pejabat. Staf Khusus Gubernur...
  • Kakanwil Lepas Keberangkatan Kontingen KSM Sumsel VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi melepas keberangkatan kontingen Sumsel yang akan berlaga pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2019 di Manado, Sulawesi Utara....
  • Gubernur Serahkan SK Plt Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel),  H Herman Deru SH MM serahkan SK Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muara Enim Kepada H Juarsah SH yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana...
  • Kabut Asap Sumatera Ancam Formula 1 GP Singapura VIVA SUMSEL.COM,  Singapura – tahun ini termasuk yang terburuk dalam tiga tahun terakhir. Kondisi makin buruk karena Indonesia mengalami musim kemarau berkepanjangan. “Ada kemunduran dalam kondisi udara di Singapura akhir...

Catat Tanggalnya Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Palembang Pada Tanggal 1 Oktober 2019

Catat Tanggalnya Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Palembang Pada Tanggal 1 Oktober 2019
September 10
12:03 2019

VIVA SUMSEL.COM  Mulai hari Minggu (8/9/2019) sampai Oktober nanti, Indonesia akan mengalami fenomena hari tanpa bayangan

Hari tanpa bayangan atau kulminasi atau transit atau istiwa’ merupakan fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama. Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit.

Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Dilansir situs resmi BMKG, hari tanpa bayangan muncul karena bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi.

Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat berubah terus sepanjang tahun antara 23,5 LU sampai 23,5 LS, hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari.

“Di tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21Maret 2019 pukul 05.00 WIB dan 23 September 2019 pukul 14.51 WIB,” tulis BMKG.

Sementara pada 21 Juni 2019 pukul 22.55 WIB, Matahari berada di titik balik Utara (23,5 LU) dan pada 22 Desember 2018 pukul 11.21 WIB, Matahari berada di titik balik Selatan (23,5 LS).

Mengingat posisi Indonesia berada di sekitar ekuator, kulminasi utama alias hari tanpa bayangan di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

Sebagai contoh untuk kota Pontianak yang tepat terbelah oleh garis khatulistiwa, kulminasi utamanya terjadi pada 21 Maret 2019 pukul 11:50 WIB dan pada 23 September 2019 pukul 11.35 WIB.

Adapun untuk kota Jakarta, fenomena ini sudah terjadi pada 5 Maret 2019 lalu, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan akan terjadi kembali pada 9 Oktober 2019, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11.40 WIB.

Secara umum, kulminasi utama di Indonesia terjadi terjadi antara 22 Februari di Seba, Nusa Tenggara Timur hingga 5 April di Sabang, Aceh. Kemudian kulminasi utama kedua terjadi pada 8 September di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober di Seba, Nusa Tenggara Timur.

Berikut jadwal hari tanpa bayangan beserta jadwalnya yang jangan sampai terlewat:

  • Medan mengalami kulminasi utama pada 14 September 2019, pukul 12.21 WIB.
  • Padang mengalami kulminasi utama pada 25 September 2019 pukul 12.10 WIB.
  • Manokwari juga mengalami kulminasi utama pada 25 September 2019 pukul 11.55 WITA.
  • Jayapura akan mengalami kulminasi utama di tanggal 30 September 2019, pukul 11.27 WIT, di tanggal 30 September 2019.
  • Palembang akan terjadi hari tanpa bayangan pada 1 Oktober 2019, tepat pukul 11.50 WIB.
  • Banjarmasin pada tanggal berikutnya yaitu 2 Oktober 2019, kulminasi utamanya akan terjadi pada pukul 12.11 WITA.
  • Kupang akan mengalami kulminasi utamanya pada 20 Oktober 2019 pukul 11.30 WITA.
  • Di Pulau Jawa sendiri, selain Jakarta, Bandung akan mengalami hari tanpa bayangan pada tanggal 11 Oktober 2019, dengan kulminasi utamanya pada pukul 11.36 WIB.
  • Keesokan harinya Surabaya akan mengalami kulminasi utamanya pada pukul 11.15 WIB.
  • Barulah Yogyakarta terjadi pada 13 Oktober 2019 pukul 11.24 WIB.

Daftar lengkap kulminasi utama untuk bulan September-Oktober di setiap kota di Indonesia dapat dilihat dalam link BMKG berikut. (kompas)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2019
S S R K J S M
« Agu    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Karir Pad Widget

BANNER UCAPAN IDUL ADHA DAN HUT RI

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort