Viva Sumsel

 Breaking News

CPNS Harga Mati Bagi Guru K2

CPNS Harga Mati Bagi Guru K2
Februari 27
14:23 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Ratusan honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori II Sumsel (FHKII), di kota Palembang dari berbagai bidang guru, staf administrasi dan penjaga sekolah satukan suara untuk harga mati tuntut pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Saat acara pertemuan bersama guru Honorer Kategori II di Sekolah Menengah III kota Palembang, Wakil Walikota (Wawako) Fitrianti Agustinda menanggapi bahwa ia bersama Walikota Palembang H. Harnojoyo akan berada digaris depan untuk memperjuangkan nasib K2 yang belum lulus ke Dewan Perwakilan Rakyat Indonesai (DPRI) dan Pemerintah Pusat guna membahan soal nasib mereka.

“Kami dari Pemkot Palembang sangat terharu dan perihatin mereka pengabdian mereka dengan dibayar per bulanya 150 ribu. Jika kita ketahui jasa mereka mengajar anak didik tidak ternilai dengan apa yang diperbuatnya untuk menciptakan generasi Indonesia yang cerdas.

Lanjutnya, seperti yang telah disampaikan perwakilan dari FHKII Sumsel perwakilan kota Palembang bahwa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ini adalah harga mati untuk sebuah cita-cita yang ingin dicapai oleh mereka yang sudah bertahun lamanya.

Tentunya dengan usia yang tidak muda lagi, mereka pasti memiliki anak yang sekolah sudah pastinya ini akan ada pengeluaran sehari-harinya. Sudah sepatutunya kondisi ini harus segerah diperjuangkan  kalau tidak pasti akan memberatkan mereka,”jelas Fitrianti Agustinda saat menitihkan air mata bersama para guru K2, senin (27/2/2017) di SMK III.

Ditempat yang sama ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI Sumsel), olah Ahmad Zulinto akan memperjuangkan guru Honorer untuk diangkat (CPNS). Menurutnya, Pemerintah sekarang lebih memperhatikan nasib guru Honorer (K2), dalam pertemuan ini kami memberikan insentif kepada mereka sebesar Rp.500 ribu perbulan.

Untuk guru SD 1.200 guru kurang sampai dengan 2020 nanti akan bertambah lagi kekurangan 2-3 ribu guru. Maka dengan adanya guru K2 ini sudah menutupi semua kekurangan. Tidak menutup kemungkinan jika memoratorium ini dihapuskan, maka sudah sepatutnya mereka diangkat diangkat tanpa melalui jalur tes, karena pengalaman dan keterampilan mereka mengajar sudah memadai

“Sekarang ini ada 350 tenaga K2 ini yang belum lulus seleksi CPNS agar diperjuangkan lagi tanpa tes lagi. Maka dari itu kita sangat mengharapkan sekali peranserta mereka untuk mencerdaskan generasi mendatandang untuk terus berkontribusi mendidik anak –anak muridnya yang ada disekolah,”jelasnya. (Ize)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

November 2018
S S R K J S M
« Okt    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort