Viva Sumsel

 Breaking News
  • Erick Thohir Setuju Beli 60 Persen Saham Sriwijaya FC VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pengusaha sekaligus pemilik Mahaka Grup Erick Thohir tertarik menanamkan modalnya di Sriwijaya FC. Bahkan  Erick Thohir disebut telah setuju untuk membeli 60 persen saham tim berjuluk Laskar...
  • Panitia Reuni Akbar SMANLI Gelar Khitanan Massal VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gerakan Wanita Muslimah Indonesia Cabang Palembang bekerjasama dengan panitia reuni akbar SMAN 5 (SMANLI) menggelar kegiatan sosial khitanan massal di aula SMANLI Palembang jalan R.E Martadinata...
  • Oppo Perkenalkan Perangkat F9 di Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – telah mengadakan sesi penjualan perdana secara serentak diseluruh Indonesia pada 31 Agustus yang lalu, kini OPPO memperkenalkan perangkat F9 di kota Palembang. Selain memperkenalkan perangkat F9,...
  • Desa Karang Raja Gelar Lemang Bersama VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim- Warga desa Karang Raja kecamatan Muara Enim adakan pembuatan lemang bersama dalam satu kampung, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Rabu (19/9/2018) Pembuatan lemang...
  • Kerusakan Gigi Penduduk Palembang Mencapai 530 Gigi Per 100 Orang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pepsodent, brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi PT Unilever Indonesia Tbk. bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI)...

Di Sumatera, UKB Yang Pertama Buka Prodi Magister Kebidanan

Di Sumatera, UKB Yang Pertama Buka Prodi Magister Kebidanan
Desember 18
21:30 2016

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang resmikan gedung paska sarjana dan membuka program studi (prodi) Magister Kebidanan (S2).

Bersamaan dengan diresmikannya kampus B (paska sarjana) UKB yang baru saja selesai dibangun, UKB juga meresmikan pembukaan prodi Master Kebidanan di gedung paska sarjana UKB Plaju Palembang, Sabtu (17/12). Gedung ini sendiri mempunyai 16 ruang belajar, dimana 12 ruang besar dengan daya tampung 40 orang dan empat ruang kecil dengan kapasitas tampungan 20 orang. Ada juga ruang diskusi, perpustakaan dan fasilitas standar lainnya.

Rektor UKB melalui Wakil Rektor 1 UKB Palembang Ferroka Wathan mengungkapkan, prodi Magister (S2) Kebidanan masih sangat langka di Indonesia, dan hal inilah yang mempelopori UKB untuk mendirikan prodi tersebut selain memang mendapat mandat dari pihak Himpunan Perguruan Tinggi Swasta Kesehatan (HPTS Kes).

“Saya kira prodi ini termasuk yang pertama di Sumatera, silahkan di cek bahkan di Indonesia saja yang resmi dibuka baru ada tiga termasuk disini (UKB),” ungkap Ferroka wartawanseusai peresmian gedung paska sarjana UKB, Sabtu (17/12).

Dikatakannya, selain prodi Magister Kebidanan pihaknya juga membuka prodi Farmasi, Hukum dan Manajemen dengan jenjang yang sama. Saat ini, lanjutnya, sudah ada 20 dosen pengajar S2 tetap dimana 13 dosen pengajar jurusan kesahatan dan tujuh dosen lainnya mengajar hukum.

“Kami juga menjalin kerjasama dengan pihak universitas dari dalam dan luar negeri sebagai dosen tambahan yang diperbantukan. Seperti baru-baru ini kami menjalin kerjasama dengan pihak Jepang dan sebelumnya menjalin kerjasama dengan pihak Amerika, Eropa, Australia dan Filiphina,” ujarnya.

Dengan rasio 1:30, maka pada penerimaan awal pihaknya siap menampung 240 calon mahasiswa Magister Kebidanan di tahun ajaran baru.

“Pendaftarannya sendiri insyallah akan kami buka tahun depan dari bulan April hingga pertengahan Oktober. Dengan delapan dosen tetap maka kami siap menampung 240 calon mahasiswa baru,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristek Dikti Riduan Anzib menambahkan, sebenarnya ada 20 unversitas yang mengusulkan untuk membuka prodi Magister Kesehatan, namun hanya 12 prodi saja yang dinilai sudah layak dan siap untuk dibuka.

“Ada enam atau tujuh prodi Magister yang disetujui Kemenristek Dikti untuk dibuka dan selebihnya Magister Keperawatan. Namun UKB termasuk yang sudah siap karena sudah memenuhi persyaratannya,” akunya.

Menurut Riduan, ada lima syarat utama dalam mendirikan sebuah institusi maupun prodi baru yaitu harus memiliki lahan, gedung infrastruktur, dosen, finansial, dan program yang disusun harus memenuhi standar minimal perguruan tinggi. Diakuinya, hampir setiap perguruan tinggi yang mengusulkan pengembangan programnya maupun membuka prodi Magister ataupun doctor terkendala di dosen.

“Untuk menyiapkan dosen bertitle Doktor saja butuh waktu lima tahun, inilah yang menjadi kendala utamanya. Tiap prodi Magister yang dibuka memiliki syarat tersendiri yaitu minimal punya enam orang dosen S3 yang linear. Dan kami lihat di UKB ini sudah memiliki delapan dosen tetap untuk mengajar di prodi Magister Kebidanan, maka dari itu langsung kami resmikan,” pungkas Riduan. (tej)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

September 2018
S S R K J S M
« Agu    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort