Viva Sumsel

 Breaking News
  • Dua Jamaah OKUT Ditunda Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Rabu (18/7), pukul 02.21 WIB. Dua jamaah asal OKU Timur terpaksa...
  • KPUD Terima Daftar Caleg Dari PKB VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Jelang H-1 penutupan pendaftaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, partai PKB menyerahkan berkas Bacaleg ke KPUD Muara Enim. Pada pukul 20.00 wib. Selasa (17/7/2018) Ketua DPC...
  • 2.484 Peserta Lolos USMB Unsri VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) telah selesai dilakukan, tercatat dari 6.755 peserta yang ikut serta hanya 2.484 peserta yang lolos tes seleksi USMB Unsri. Hal...
  • Rekam Biometrik Rampung, Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Lubuklinggau saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka...
  • PTUN Palembang Gelar Sidang Perdana Gugatan Pencalonan HDMY VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Sidang perdana perihal gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan Tim kuasa hukum RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah dan Partner digelar di PTUN Palembang,  Selasa (17/7). Dalam...

Dirut PT Ogan Raya Ajukan Banding Putusan 3 Tahun Bui Oknum Pegawai Bank Mandiri

Dirut PT Ogan Raya Ajukan Banding Putusan 3 Tahun Bui Oknum Pegawai Bank Mandiri
April 18
00:25 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Diakibatkan karena  kerugian yang dialami oleh Direktur Utama PT Ogan Raya terhadap salah satu oknum pegawai Bank Mandiri, atas nama Heri Purnama dengan pemindahan rekening buku tabungan sebesar Rp186 juta, membuat Dirut mengajukan banding di pengadilan.

Direktur Utama PT. Ogan Raya, H. Amin Bastari mengatakan tidak puas dengan hasil putusan perkara perdata Nomor 2018/Pdt.G/2017/PN.Plg dengan tuntutan hukuman pidana 3 tahun kurungan penjara dan denda sebesar 5 Milyar Rupiah subsider tiga bulan.

Amin menambahkan, dalam kurin waktu empat (4) tahun terakhir ini perusahaannya tidak beroperasi, serta semua pegawai di rumahkan karena masalah yang telah dilakukan oleh PT. Bank Mandiri, membuat kerugian yang signifikan apalagi sampai terkena BI Checking, urainya saat Konferensi pers di RM Sederhana Jl. Merdeka senin (16/04).

”Apakah boleh setiap orang jadi korban kebobrokan sistem perbankan, yang memperbolehkan pegawai secara individu bertindak sendiri tanpa diketahui atasan dan perusahaan, kalau boleh bisa jadi rakyat awam seperti kita semua dibodohi oleh perbankan, dan kita akan terus mengawal kasus ini sampai ke pengadilan,”tukasnya.

Amin menambahkan, apalagi dengan PT Ogan yang termasuk dalan BI Checking berarti tidak bisa mengajukan pinjaman dan otomatis perusahaan pun tidak bisa beroperasi, karena bergerak dibidang konstruksi membutuhkan material dan membutuhkan modal yang cukup lumayan, tukasnya.

Ketika dikonfirmasi di Kantor PT. Bank Mandiri Ilham Soetansah selaku Legal Manager mengungkapkan, pihak Bank Mandiri akan menjalankan keputusan yang telah diberikan oleh pengadilan sesuai dengan ketetapan.

“Untuk pengajuan banding yang dilakukan oleh pihak PT. Ogan ya itu hak mereka, dan kita siap untuk mentaati keputusan pengadilan ya kita akan hormati hukum yang ada,” tukasnya. (DNK)

 

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort