Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kemenag Sumsel Serahkan Bantuan 9 Ton Beras untuk Korban Tsunami VIVA SUMSEL.COM, Kalianda – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberi bantuan beras sebanyak sembilan ton tujuh kilogram (9007 kg) untuk korban bencana tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung...
  • Rafik Embat Isi Warung Saat Mati Lampu VIVA SUMSEL.COM, Pali – Jajaran Mapolsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, sesuai dengan Pasal 363 KUHP, Rabu (16/01/2019) sekitar pukul 12.00 Wib. Adapun pelaku yakni, Rafik Putra...
  • Arrum Haji Pegadaian , Solusi Mudah Bagi Masyarakat Yang Ingin Naik Haji VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – PT Pegadaian kini memberikan solusi mudah bagi masyarakat yang ingin mendaftar haji dari Pegadaian. Melalui produk Arrum Haji, masyarakat dimudahkan untuk mendapatkan porsi haji. Pimpinan Cabang...
  • Informa PTC Mall Promo Cashback Jutaan Rupiah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Penawaran spesial kembali ditawarkan outlet penjualan furniture dan perlengkapan rumah tangga Informa Palembang Trade Center (PTC) Mall Palembang bagi para pelanggan setianya. Supervisor Informa PTC, Erwin,...
  • PKJSC Ancam Bakar Alfamart VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang kecil dan permainan anak-anak di Jakabaring sport city (PKJSC) menggelar aksi di Halaman kantor Gubernur Sumsel, Rabu (16/1/2018)....

Dirut PT Ogan Raya Ajukan Banding Putusan 3 Tahun Bui Oknum Pegawai Bank Mandiri

Dirut PT Ogan Raya Ajukan Banding Putusan 3 Tahun Bui Oknum Pegawai Bank Mandiri
April 18
00:25 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Diakibatkan karena  kerugian yang dialami oleh Direktur Utama PT Ogan Raya terhadap salah satu oknum pegawai Bank Mandiri, atas nama Heri Purnama dengan pemindahan rekening buku tabungan sebesar Rp186 juta, membuat Dirut mengajukan banding di pengadilan.

Direktur Utama PT. Ogan Raya, H. Amin Bastari mengatakan tidak puas dengan hasil putusan perkara perdata Nomor 2018/Pdt.G/2017/PN.Plg dengan tuntutan hukuman pidana 3 tahun kurungan penjara dan denda sebesar 5 Milyar Rupiah subsider tiga bulan.

Amin menambahkan, dalam kurin waktu empat (4) tahun terakhir ini perusahaannya tidak beroperasi, serta semua pegawai di rumahkan karena masalah yang telah dilakukan oleh PT. Bank Mandiri, membuat kerugian yang signifikan apalagi sampai terkena BI Checking, urainya saat Konferensi pers di RM Sederhana Jl. Merdeka senin (16/04).

”Apakah boleh setiap orang jadi korban kebobrokan sistem perbankan, yang memperbolehkan pegawai secara individu bertindak sendiri tanpa diketahui atasan dan perusahaan, kalau boleh bisa jadi rakyat awam seperti kita semua dibodohi oleh perbankan, dan kita akan terus mengawal kasus ini sampai ke pengadilan,”tukasnya.

Amin menambahkan, apalagi dengan PT Ogan yang termasuk dalan BI Checking berarti tidak bisa mengajukan pinjaman dan otomatis perusahaan pun tidak bisa beroperasi, karena bergerak dibidang konstruksi membutuhkan material dan membutuhkan modal yang cukup lumayan, tukasnya.

Ketika dikonfirmasi di Kantor PT. Bank Mandiri Ilham Soetansah selaku Legal Manager mengungkapkan, pihak Bank Mandiri akan menjalankan keputusan yang telah diberikan oleh pengadilan sesuai dengan ketetapan.

“Untuk pengajuan banding yang dilakukan oleh pihak PT. Ogan ya itu hak mereka, dan kita siap untuk mentaati keputusan pengadilan ya kita akan hormati hukum yang ada,” tukasnya. (DNK)

 

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Januari 2019
S S R K J S M
« Des    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort