Viva Sumsel

 Breaking News
  • Dua Jamaah OKUT Ditunda Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Rabu (18/7), pukul 02.21 WIB. Dua jamaah asal OKU Timur terpaksa...
  • KPUD Terima Daftar Caleg Dari PKB VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Jelang H-1 penutupan pendaftaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, partai PKB menyerahkan berkas Bacaleg ke KPUD Muara Enim. Pada pukul 20.00 wib. Selasa (17/7/2018) Ketua DPC...
  • 2.484 Peserta Lolos USMB Unsri VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) telah selesai dilakukan, tercatat dari 6.755 peserta yang ikut serta hanya 2.484 peserta yang lolos tes seleksi USMB Unsri. Hal...
  • Rekam Biometrik Rampung, Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Lubuklinggau saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka...
  • PTUN Palembang Gelar Sidang Perdana Gugatan Pencalonan HDMY VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Sidang perdana perihal gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan Tim kuasa hukum RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah dan Partner digelar di PTUN Palembang,  Selasa (17/7). Dalam...

Disdik Segera Terapkan Sistem Belajar Offline

Disdik Segera Terapkan Sistem Belajar Offline
Maret 18
19:36 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang bakal menerapkan sistem belajar secara ofline. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing belajar melalui kemajuan teknologi.

Kabid SMP Disdik kota Palembang Herman Wijaya mengatakan, pada 14 Maret lalu, pihaknya mendapatkan undangan dari Lemabaga Ruang Guru. Dimana dalam pertemuan itu, turut dihadiri dari perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

 “Saat acara itu kami ditawarkan oleh sebuah Lembaga Ruang Guru untuk menerapkan pendidikannya melalui sistem pembelajaran secara Offline. Bentuknya ini seperti sebuah aplikasi data yang diajarkan baik itu dengan laptop dan gadet (hp andoid),” ujarnya ketika diwawancarai melalui telpon, Minggu (17/3).

Lebih lanjut Herman menjelaskan, Lembaga Ruang Guru menawarkan beberapa metode pembelajaran, jadi semua mata pelajaran bisa diakses melalui media laptop dan gadget.

“Cara menggunannya ini sekolah tinggal memasukan flashdisdik kedalam media, dan siswa bisa mengakses belajar secara offline. Mereka juga bisa belajar dirumah karena sifatnya ini offline, jadi meski mereka tidak ada kuota mereka pun bisa belajar dimana pun dan kapan pun,” bebernya.

Mengenai harga, Herman mengungkapkan, memang sedikit mahal. Namun jika ini demi pendidikan tentu Disdik akan mendukung.

“Satu aplikasi dijual  Rp 600.000. Namun untuk mekanismenya, pada Senin atau Selasa ini, pihak Lembaga Ruang Guru akan melakukan pelatihan dan sosialiasi. Apabila aplikasi pembelajaran ini cocok dengan guru, tentu sekolah diperbolehkan untuk menerapkan pembelajaran ini,” paparnya.

Herman menambahkan, Disdik kota Palembang juga mendukung metode ini.

“Rata-rata siswa SD dari kelas 1 sudah bisa memakai gadget, kita berharap dengan diisi dengan materi pembelajaran secara offline sendiri, siswa bisa terhindar dari pengaruh negatif baik itu game ataupun konten video porno. Guru juga bisa terbantu dengan materi di aplikasi, soalnya mereka tidak perlu repot untuk menuliskan pelajaran, karena mereka cukup melihat kedalam aplikasi Ruang Guru,” pungkasnya. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort