Viva Sumsel

 Breaking News
  • Dua Jamaah OKUT Ditunda Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Rabu (18/7), pukul 02.21 WIB. Dua jamaah asal OKU Timur terpaksa...
  • KPUD Terima Daftar Caleg Dari PKB VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Jelang H-1 penutupan pendaftaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, partai PKB menyerahkan berkas Bacaleg ke KPUD Muara Enim. Pada pukul 20.00 wib. Selasa (17/7/2018) Ketua DPC...
  • 2.484 Peserta Lolos USMB Unsri VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) telah selesai dilakukan, tercatat dari 6.755 peserta yang ikut serta hanya 2.484 peserta yang lolos tes seleksi USMB Unsri. Hal...
  • Rekam Biometrik Rampung, Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Lubuklinggau saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka...
  • PTUN Palembang Gelar Sidang Perdana Gugatan Pencalonan HDMY VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Sidang perdana perihal gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan Tim kuasa hukum RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah dan Partner digelar di PTUN Palembang,  Selasa (17/7). Dalam...

Disdik Terus Evaluasi Pelaksanaan UNBK

Disdik Terus Evaluasi Pelaksanaan UNBK
April 16
14:12 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumatera Selatan (Sumsel) terus dikaji  oleh Dinas Pendidikan Sumsel. Hal ini mereka lakukan agar tidak ada pelajar yang dirugikan karena adanya force majeure.

Terang saja, ujian yang mengandalkan energi listrik, komputer dan jaringan internet ini sangat rentan terkena gangguan meski telah dilakukan simulasi penanggulangan force majeure tersebut. Contohnya saja yang terjadi pada saat pelaksanaan  UNBK Sekolah Menengah Atas (SMA) pekan kedua bulan April lalu.

Pada pelaksanaan UNBK SMA di Sumsel, masih saja ada kendala seperti listrik padam dan mesin genset macet, gangguan jaringan hingga server terkena virus yang menyebabkan 467 pelajar SMA terpaksa mengikuti ujian susulan yang bersamaan dengan ujian susulan SMK pada 17 April 2018.

Adapun rekap peserta susulan yakni Palembang 47 siswa, Lubuk linggau 16 siswa, Pagaralam satu siswa, Prabumulih satu siswa, OKU 37 siswa, OKI 42 siswa. Kemudian Muara enim 46 siswa, Lahat 100 siswa, Musi banyuasin 21 siswa, Banyuasin satu siswa, Ogan ilir 76 siswa, Okut 11 siswa, Empat lawang 25 siswa, Pali 40 siswa, Musi ratas utara 4 siswa.

“Umumnya karena listrik mati, server virus dan kendala lain. Jumlah siswa dan SMA dua kali lipat dari SMK, dan sebagian besar sekolah-sekolah itu merupakan pengalaman pertama mengikuti UNBK,” terang Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo melalui pesan singkatnya, Senin (16/4).

Beranjak dari permasalahan tersebut, lanjutnya, evaluasi tentu akan dilakukan pihaknya guna memastikan perangkat teknis bekerja dan akan memaksimalkan peran operator sekolah serta petugas helpdesk provinsi dan kabupaten/kota.

“Termasuk kategori ini ada anak yang sakit, dan tidak bisa upload ke server pusat pasca pelaksanaan UN,” sambungnya.

Sementara data terakhir untuk pelajar SMA yang mengikuti UNBK yakni 52.253 orang atau 86,04 persen dari total 65.098 pelajar SMA di Sumsel. Sedangkan untuk pelajar Madrasah Aliyah ada 6.240 pelajar yang mengikuti UNBK atau senilai engan 51,12 persen dari total 12.199 pelajar MA yang ada di Sumsel. (martin)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort