Viva Sumsel

 Breaking News
  • Situasi Mencekam, Massa Serang Mapolsek Pontianak Timur VIVA SUMSEL.COM, Pontinak – Pontianak mencekam. Massa  berjumlah sekitar 500 orang membakar Pos Polisi Lalu Lintas, di Simpang Tanjung Raya Satu Rabu (22/5/2019) pukul 04.00 WIB. Sampai pukul 06.00 WIB,...
  • Kemenag Sumsel Gandeng MUI Gelar Peringatan Nuzulul Quran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam di Kota Palembang menggelar peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1440 H...
  • Aksi Sosial Bikers Sholeh Honda VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dipertengahan bulan suci Ramadhan kali ini, Astra Motor Sumsel selaku Main Dealer Honda kembali mengajak komunitas motor Honda melakukan aksi sosial. Dirangkum dalam tema “NGABUBURIDE &...
  • Tolak Hitungan KPU, Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakannya atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019. Ketua umum Partai Gerindra itu menganggap rangkaian Pilpres...
  • Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tanda Tangani Kerjasama Aset Negara VIVA SUMSEL.COM, Prabumulih – Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama Kejaksaan Negeri di Wilayah Kerja Asset 2 tandatangani kerjasama terkait Pengamanan Aset Negara dan Kerjasama Bidang...

Dua Pemain Muda Berbakat Akan Ke Barcelona, Salah Satunya Dari Palembang

Dua Pemain Muda Berbakat Akan Ke Barcelona, Salah Satunya Dari Palembang
Oktober 01
19:39 2017

VIVA SUMSEL.COM, TANGERANG – Setelah melalui beberapa pekan penuh perjuangan, baik bagi peserta maupun pelatih yang menjadi juri, maka di hari ini, Minggu, 1 Oktober 2017, berlokasi di International Sports Club of Indonesia (ISCI), Tangerang Selatan, Giant melakukan kegiatan Final “Jagoan Bola Giant untuk Indonesia”, yang akan memilih 2 pemain muda berbakat Indonesia yang akan diundang RCD Espanyol mengikuti program pelatihan selama satu musim di kota Barcelona.

Sejak program ini diluncurkan pada 21 Juni 2017 lalu, lebih dari 16 ribu anak dan remaja yang telah mendaftarkan diri mengikuti ajang bergengsi ini. Dari tahap seleksi yang diselenggarakan di Palembang, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Jakarta terverifikasi sebanyak 3,247 peserta yang berhak maju ke babak selanjutnya. Dengan didukung oleh coach Yahya Yusworo sebagai kepala coach audisi di daerah, dan tentunya coach Indra Sjafri yang menjadi juri saat final di Jakarta. Dari hasil penjurian tersebut, terpilih 10 orang yang lolos dari masing-masing kota dan berhak sampai ke laga Final.

“Sepak bola merupakan olahraga yang sangat popular di Indonesia. Potensi pemuda Indonesia untuk mengharumkan nama Indonesia amat terlihat dari besarnya peminat sepak bola di Indonesia. Tujuan dari program Jagoan Bola Giant untuk Indonesia ini adalah untuk mencari bakat-bakat baru pada bidang sepakbola serta memberikan pelatihan sehingga memiliki sikap disiplin, sportif, optimis, sebagaimana yang dilakukan oleh para pesepakbola profesional dunia. Dan hari ini kami bangga karena melihat antusiasme peserta yang lebih dari ekspektasi kami.” Ungkap Stefanus Mulianto, Direktur Operasional Giant dalam keterangan pers yang diterima vivasumsel.com, Minggu, (1/10).

Ia mengungkapkan, tukyerdapat beberapa cerita menarik dari proses seleksi yang dilaksanakan di 5 Kota besar di Indonesia ini, diantaranya mulai dari perjuangan para peserta mencapai lokasi seleksi yang memerlukan waktu dan jarak tempuh yang jauh, antusias dan kegugupan para peserta bermain didepan pesepak bola legendaris idolanya, Rocky Putiray. Ternyata tidak hanya anak laki-laki yang mengikuti audisi ini, Tercatat ada 3 kota yang memiliki peserta perempuan, yakni Surabaya (3 orang), Bandung (10 orang), danJakarta (4 orang), yang akhirnya satu peserta perempuan berhasil lolos ke final bernama Shafira Ika Putri Kartini, memperlihatkan bagaimana sepak bola bukan lagi merupakan permainan yang didominasi oleh kaum laki-laki saja.

“Dalam dunia sepakbola, jago secara individu saja tidak cukup. Pemain harus punya jiwa yang tekun dan mampu bekerja sama dalam tim. Kalau skill-nya jago namun bermain individual, keahliannya akan percuma. Yang terpenting adalah tekun, mau berlatih keras, dan juga memiliki jiwa team work yang bagus” ujar Rocki Putiray, salah satu pelatih kebanggaan Indonesia, yang tergabung dalam tim juri acara Jagoan Bola Giant untuk Indonesia ini.

Dari proses seleksi Jagoan Bola untuk Indonesia, didapatlah dua pemain muda berbakat yang tampil sebagai pemenang, mereka adalah  Divie Alfiandi dari kota Seleksi Bandung dan  Ilham Suyudi dari kota Seleksi Palembang.

“Selamat kepada para pemenang, semoga kesempatan berharga ini yaitu program pelatihan selama satu musim di kota Barcelona bersama RCD Espanyol ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kemampuan sepak bola sehingga memiliki teknik bermain yang baik, sikap disiplin, sportif, optimis, sebagaimana yang dimiliki oleh para pesepakbola profesional dunia ” sambung Stefanus Mulianto.

Selain berfokus untuk mencari pemain muda berbakat kata stefanus menerangkan, rangkaian kegiatan Jagoan Bola Giant juga disertai dengan program “Satu Gol Satu Sekolah” dimana setiap satu gol yang dihasilkan dari pertandingan persahabatan antara RCD Espanyol melawan PERSIJA pada tanggal 14 Juli 2017 serta pertandingan antara Tim B RCD Espanyol dengan Timnas U-19 pada tanggal 19 Juli 2017, Giant akan memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah yang berada di area sekitar gerai Giant, berupa dana pendidikan maupun bantuan fasilitas pendidikan. Akumulasi dari jumlah gol yang tercetak dari kedua pertandingan tersebut adalah 13 gol yang artinya 13 sekolah yang menjadi penerima program tersebut.

Program Satu Gol Satu Sekolah adalah bagian dari program tanggung jawab sosial Giant di bidang pendidikan yaitu Satu Toko Satu Sekolah yang sudah berjalan sejak tahun 2012 dan saat ini telah berhasil membantu lebih dari 390 sekolah yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

“Senang sekali kegiatan ini berlangsung dengan baik dan berjalan sukses. Semoga pemenang dapat menggapai mimpinya dan punya pengalaman berharga selama disana. Untuk adik-adik yang belum berhasil, jangan patah semangat dan terus tekun berlatih agar bisa menjadi lebih baik di kemudian hari. Kami berharap setiap anak yang mengikuti seleks mendapatkan pelajaran dari pengalaman ini.” Tutup Stefanus Mulianto. (anz).

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner PLN

Kalender

Mei 2019
S S R K J S M
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

BANNER PAKET KOMPUTER KASIR

Karir Pad Widget

BANNER MUARA ENIM

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort