Viva Sumsel

 Breaking News

Fashion Show Pakaian Berbahan Daur Ulang Sampah

Fashion Show Pakaian Berbahan Daur Ulang Sampah
Oktober 16
19:45 2016

Viva Sumsel.com – Palembang,  Bak model catwalk, 117 pramuka tingkat penegak se-Sumsel ikuti lomba fashion show dengan desain pakaian berbahan daur ulang sampah rumah tangga.

Dalam rangkaian acara Gelanggang pramuka dan pemuda Sumatera Selatan (Sumsel) 2016 yang diselenggarakan tepat pada hari Minggu (16/10) pagi. Sebanyak 3096 dari regu praja muda karana (Pramuka) Siaga, Penggalang dan Penegak se-Sumsel membanjiri lapangan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, untuk ikut mengadu kemampuan mereka.

Dari pantauan, para peserta tidak patah semangat walau keadaan lapangan yang becek akibat hujan deras yang mengguyur Palembang tadi malam. Ada beberapa lomba yang disiapkan pihak penyelenggara, diantaranya membaca puisi, hafalan surah pendek dan sari tilawah serta loma pemecah sandi untuk Pramuka Siaga sekolah dasar (SD) atau Madrasah Ibdita’iyah (MI). ada juga lomba senam pramuka, pioneering tiang bendera 3-2-1 dan menghias ember untuk penggalang SD/MI, sedangkan untuk penggalang sekolah menengah pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) ada lomba latihan tekhnik keterampilan baris-berbaris (LTBB) dan pioneering meja kursi. Lalu untuk lomba tingkat penegak ada LTBB, asah otak dan fashion show.

Namun dari banyaknya lomba, ada lomba yang begitu menarik perhatian masyarakat yang hadir bahkan peserta lomba lain pun menyempat diri untuk melihat lomba fashion show yang berbahan dasar sampah. Dalam ajang ini, selain wajah yang rupawan para peserta, kreatifitas penggunaan dan desain pakaian menggunakan bahan daur ulang menjadi factor utama penentu kemenangan mereka.

Menurut ketua pelaksana kegiatan Agus Sali, setiap sekolah tidak dibatasi untuk mengirimkan regunya, namum biaya pendaftaran tetap ditanggung peserta, yaitu 100 ribu rupiah per regu. Dan yang tercatat dalam daftar hadir ada 3096 regu dari Pramuka Siaga hingga Penegak.

“Acara ini gigelar hanya selama satu hari saja, jadi tiap tangkai lomba digelar hampir diwaktu yang bersamaan. Juri-jurinya pun adalah kakak Pembina Pramuka Kwartir Cabang Sumsel,” kata Agus disela kegiatan lomba, Minggu (16/10).

Selain itu, salah satu juri fashion show, Arno mengatakan, untuk penilian ada tiga kategori, yaitu kretifitas dalam memanfaatkan bahan bekas jadi busana, cara berjalan dan penampilan mereka ketika di panggung, dan presentasi makna dari baju tersebut.

“Maksud dan tujuannya agar melatih peserta menjadi kreatifitas dalam menggunakan bahan bekas. Jadi, bahan bekas tidak hanya dianggap sebagai sampah saja, kami ingin menguji kemampuan mereka dalam menggali ide dan kekompakan melalui lomba fashion show,” pungkasnya.(res)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juni 2018
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort