Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kanwil Kemenag Targetkan Kontingen KSM Sumsel Masuk Lima Besar VIVA SUMSEL.COM, Manado –  Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel H. Khusrin mewakili Kakanwil menghadiri Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2019 di Hotel Novotel, Manado, Sulawesi...
  • Pemprov Sumsel Peringatkan Mantan Pejabat Kembalikan Aset VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pemerintah (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan penertiban aset aset miliknya termasuk kendaraan dinas yang sampai saat ini masih dipakai sejumlah mantan pejabat. Staf Khusus Gubernur...
  • Kakanwil Lepas Keberangkatan Kontingen KSM Sumsel VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi melepas keberangkatan kontingen Sumsel yang akan berlaga pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2019 di Manado, Sulawesi Utara....
  • Gubernur Serahkan SK Plt Bupati Muara Enim VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel),  H Herman Deru SH MM serahkan SK Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muara Enim Kepada H Juarsah SH yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana...
  • Kabut Asap Sumatera Ancam Formula 1 GP Singapura VIVA SUMSEL.COM,  Singapura – tahun ini termasuk yang terburuk dalam tiga tahun terakhir. Kondisi makin buruk karena Indonesia mengalami musim kemarau berkepanjangan. “Ada kemunduran dalam kondisi udara di Singapura akhir...

Ini Pernyataan EN LMND Terhadap Persoalan Papua

Ini Pernyataan EN LMND Terhadap Persoalan Papua
Agustus 20
21:10 2019

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Masalah papua adalah masalah usang yang tidak pernah terselesaikan sejak dulu oleh negara. Insiden yang terjadi di kota Surabaya, Malang dan Semarang adalah kejadian yang sudah sepersekian kali terjadi dengan motif maupun kasus yang tidak jauh berdeda.

Jikapun negara mengakui bahwa Papua adalah salah satu wilayah dalam lingkup negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), maka sudah sepatutnya memperlakukan masyarakatnya secara adil sama seperti masyarakat Indonesia pada umumnya.

Indah Indra Razak, Selaku Ketum EN Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mengungkapkan, sebagai daerah dengan kekayaan alam yang berlimpah, memang Papua akan selalu jadi bahan perbincangan yang paling sexy di negeri ini terlebih diskala multinasional khususnya bagi negara-negara imperium yang sudah sejak dulu memang menginginkan kandungan alam di bumi Papua sebagai sasaran jarahan paling menguntungkan.

“Idealnya, sumber daya yang berlimpah harusnya memberi manfaat bagi rakyat yang sedang melangsungkan hidup didalamnya agar tidak ada lagi teriakan penderitaan maupun kemiskinan. Namun pada kenyataannya harapan itu hanya pada batas ekspektasi kosong, tegasnya saat Pers Rilis, Selasa (20/08).

Lanjut Indah, Secara eksplisit sebenarnya masalah di Papua adalah soal ekonomi dan politik. Kenyataan secara ekonomi, katakanlah PT. Freeport pada tahun 2017 memiliki keuntungan Rp 44 triliun yang merupakan hasil dari menggeruk isi perut bumi Papua. Walaupun besaran keuntungan itu jauh melebihi pendapatan asli daerah papua bahkan jika digabungkan antara provinsi Papua dan Papua barat yang perolehan keuntungannya tidak lebih dari Rp 25 triliun. Besaran keuntungan itu sama sekali tidak dirasakan masyarakat papua, justru sebagian besar mengalir pada kantong-kantong segelintir orang saja.

“Dalam hal ini, sebaiknya negara perlu memastikan akses rakyat papua terhadap ekonominya. Misalnya akses pada faktor-faktor produksi terutama mengenai tanah dan modal usaha bagi rakyat papua. Tentu harus dengan cara mendorong reforma agraria yang menguntungkan rakyat, perlindungan terhadap tanah adat dan membatasi izin pemanfaatan tanah untuk perkebunan berskala luas. Dan jika pemerintahan saat ini fokus pada pemerataan dalam hal infrastruktur maka infrastruktur yang dibangun harusnya memberi manfaat pada masyarakat yang tentu saja syarat akan perbaikan ekonomi,”paparnya.

Kemudian kenyataan secara politik, infrastruktur politik di Papua tidak bekerja secara efektif dalam hal merespon setiap tuntutan berupa berbagai keresahan dan persoalan masyarakat papua. Akibatnya, banyak aspirasi masyarakat papua tidak menemukan saluran politiknya. Bahkan selama ini negara selalu mempertontonkan respon kekerasan dan militeristik terhadap setiap ekspresi politik masyarakat papua. alhasil melahirkan rentetan pelanggaran hak azasi manusia (HAM) yang justru semakin memperuncing konflik.

Dalam kasus ini, harusnya pemerintah dan masyarakat indonesia mengubah cara pandang atas persoalan papua dengan prinsip sosionasionalisme yakni mengedepankan kebangsaan dan kemanusiaan. Karena nasionalisme kita adalah soal membangun kesamaan nasib dan kehendak untuk bersatu demi cita-cita bersama untuk membangun sebuah negara yang merdeka adil dan makmur.

Indah manambahkan, Jika negara benar-benar serius ingin menangani masalah papua maka dua hal krusial diatas perlu menjadi variabel penting dalam hal penanganan masalah yang tidak pernah terselesaikan ini.

“Selain soal perbaikan ekonomi dan politik, dibutuhkan pula usaha memajukan sumberdaya manusia di Papua. Maka dalam hal ini negara harus membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya bagi seluruh rakyat papua tentu dengan melalui kebijakan pendidikan gratis. Diperlukan pula mobilitas sukarelawan tenaga pendidik ke seluruh pelosok tanah Papua,” tutupnya.

Sejalan dengan hal diatas dan sebagai respon masalah papua yang terjadi saat ini, Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN LMND) menyatakan sikap serta tuntutan :

1. Mengutuk tindakan represif ala militer dan tindakan rasis terhadap rakyat Papua
2. Berikan akses ekonomi dan politik terhadap rakyat Papua
3. Kedepankan dialog yang seluas-luasnya dan hentikan pendekatan kekerasan terhadap masyarakat Papua
4. Berikan akses pendidikan gratis untuk masyarakat Papua, dan
5. Menangkan pancasila di bumi Papua.

Bangun Persatuan Nasional
Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah dan Demokratis
Menangkan Pancasila. (Rel EN LMND/DNK)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2019
S S R K J S M
« Agu    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Karir Pad Widget

BANNER UCAPAN IDUL ADHA DAN HUT RI

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort