Viva Sumsel

 Breaking News
  • Mesut Oezil Hengkang ke Fenerbahce VIVA SUMSEL.COM – Mesut Oezil resmi meninggalkan Arsenal menuju Fenerbahce pada bursa transfer musim dingin 2021 ini. Hal itu terjadi setelah gelandang berpaspor Jerman itu memutuskan untuk memutus kontraknya di Emirates Stadium. Kabar...
  • Indosat Ooredoo Peduli Korban Gempa Mamuju VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Bencana alam gempa bumi yang melanda Mamuju-Majene, Sulawesi Barat, kemarin telah meluluhlantahkan kota dan mengakibatkan korban jiwa. Masyarakat yang tempat tinggalnya rusak karena gempa, terpaksa tinggal...
  • 34 Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulawesi Barat VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) mengerahkan tim ke Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) setelah gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah itu pada Jumat (15/1)...
  • Singapura Berikan Dukungan APD 160 Ton VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Pemerintah Singapura melalui Kedutaan Besar Singapura di Indonesia mendonasikan dukungan APD COVID-19 kepada Indonesia melalui WeCare.id. Untuk mendukung kampanye #APDUntukNegeri oleh WeCare.id, Pemerintah Singapura memberikan bantuan APD...
  • Tumor di Lehernya Terus Membesar, Kini Amelia Hanya Dapat Terbaring Lemas VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Amelia, gadis kecil berusia Sepuluh tahun ini tak pernah membayangkan bahwa benjolan kecil yang berada di lehernya kini berubah menjadi momok yang menakutkan. Bermula sejak bulan...

Langsung Tayang, Rentak Ulu Melayu Syuting di SMAN 6 Palembang

Langsung Tayang, Rentak Ulu Melayu Syuting di SMAN 6 Palembang
November 06
20:41 2020

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Televisi Republik Indonesia (TVRI) Sumsel melakukan syuting acara “Rentak Ulu Melayu” di SMA Negeri 6 Palembang yang diikuti siswa-siswi serta para guru, Kamis (5/11/2020).

Gelaran syuting tersebut digawangi oleh seniman dan siswa serta di pandu oleh komedian kocak Palembang Tiara, Randi dan Abi yang membuat suasana semakin semarak.

Kepala Stasiun TVRI Sumsel, Sukirman mengatakan penamaan program acara Rentak Ulu Melayu sebelumnya sudah melalui diskusi dengan seniman Palembang dan berdasarkan saran dari para seniman agar penanamaan ditambah dengan kata ulu.

“Sebab kalau menyertakan kata ulu maka akan lebih identik dengan melayu Palembang,”ujarnya.

Dalam prosesnya produksinya sendiri TVRI Sumsel melibatkan para seniman lokal, selain bertujuan untuk melestarikan juga untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya asli Palembang.

“Seperti dalam pertunjukan Rentak Ulu Melayu di SMAN 6 Palembang kemarin, disitu tampil seniman Palembang dibarengi penampilan Rohis dan tarian yang dibawakan oleh siswa-siswi SMAN 6 Palembang,”imbuhnya.

Sukirman yang pernah menimba ilmu jurnalistik Tv selama 3 bulan di Berlin Jerman tahun 2001 ini mengatakan TVRI Sumsel terus berinovasi terutama program yang berkenaan dengan seni dan budaya, proses pembuatannya pun dikemas sedemikan rupa dengan melibatkan sejumlah personil dan peralatan yang lengkap.

“Dengan didukung peralatan yang lengkap seperti menggunakan multi kamera maka proses produksi berlangsung cepat sehingga langsung bisa ditayangkan kepada pemirsa,”ucapnya.

Dikatakannya, Persaingan bisnis televisi masih terbilang sengit. Sebab, para pemainnya terus mengembangkan inovasi, baik dari sisi program, konten hingga infrastruktur bisnis.

TVRI mau tidak mau dituntut menyesuaikan dengan kondisi tersebut oleh sebab itu sebagai lembaga penyiaran publik milik pemerintah, TVRI mempunyai strategi sendiri salah satunya memperkuat konten hiburan menarik disamping konten edukasi.

“Inovasi pengembang program acara bernuansa budaya lokal sudah kami lakukan dalam waktu satu tahun terakhir ini, ada tujuh sampai delapan program acara berkonsep demikian dan berdasarkan reiset Nielsen hasilya cukup bagus dimana ada sekitar 6 sampai 12 ribu pemirsa TVRI Sumsel menonton program acara Rentak Ulu Melayu,”pungkasnya.

Sementara itu, Heru Nasri, produser Rentak Ulu Melayu mengatakan, bahwa acara ini bertujuan mengangkat budaya Sumatera Selatan yang dikemas secara apik, sehingga mudah diserap penonton. Acara ini tayang di TVRI Sumsel setiap Jumat sore pukul 14.00 berdurasi satu jam.

“Kita sengaja melibatkan siswa SMA. agar mereka mengerti bahwa budaya kita itu ada. Jangan hanya sibuk dengan medsos, belajar daring, dan segala macam,” ujar Heru saat ditemui awak media usai syuting.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Palembang Fir Azwar,S.Pd.MM mengucapkan terima kasih kepada TVRI Sumsel yang sudah memberikan kesempatan kepada SMA Negeri 6 Palembang untuk mengisi acara Rentak Ulu Melayu.

Ia mengatakan Rentak Ulu Melayu ini sangat selaras sekali dengan visi dan misi SMA Negeri 6 yang berbasis Iman dan Taqwa ( imtaq).

Fir menjelaskan hingga kini, Islam melekat pada semua budaya orang Melayu.

“Karena masyarakatnya homogen, jadi Islam mudah diterima, mudah disebarkan, dan menjadi kuat. Bahkan, Islam menjadi menjadi salah satu ‘ciri khas’ orang Melayu,” jelasnya.

Lebih lanjut Fir membeberkan SMAN 6 membekali para siswanya dengan keterampilan hidup melalui pendekatan yang Islami, yakni pendidikan Al-Quran, pendidikan bahasa Arab & Inggris, Tahfidz Quran, pembinaan keislaman, seni budaya dan keterampilan serta ilmu komputer. (anz)



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

BANNER Tahun Baru 2021

Kalender

Januari 2021
S S R K J S M
« Des    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort