Viva Sumsel

 Breaking News
  • SKB CPNS Kemenag Sumsel Dipusatkan di MAN 3 Palembang VIVA SUMSELCOM, Palembang – Sebanyak 648 peserta akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB) pada penerimaan CPNS Kemenag Sumsel. Pelaksanaan SKB akan dipusatkan di MAN 3 Palembang Jalan Inspektur Marzuki No.1...
  • Apresiasi Mitra Driver, Gojek Gelar Undian Bertajuk Gojek Driver Hoki VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Sebagai bentuk apresiasi terhadap lebih dari satu juta mitra driver yang terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna, GOJEK menggelar program Undian GOJEK Driver Hoki. Lewat...
  • PAN Sumsel Sebut Oknum Pendukung Jokowi Bukan Kader PAN VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Terkait adanya deklarasi yang mengatas namakan dari Partai PAN mendukung pasangan calon presiden Jokowi – Maruf Amin, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel...
  • Kanwil DJBC Sumbagtim Musnahkan BMN Senilai Rp 2,58 Miliar VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan...
  • Aplikasi Motorku, Septi Dapat Logam Mulia VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sejak diluncurkan September lalu di 12 wilayah di Indonesia, Astra Motor selaku main dealer Honda akhirnya mengundi pemenang undian aplikasi Motorku periode 21 Agustus hingga 30...

Molis Blits dan Kasuari Mampu Tempuh Jarak 350 KM

Molis Blits dan Kasuari  Mampu Tempuh Jarak 350 KM
November 28
10:48 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dua mobil listrik unggulan yang dirancang khusus oleh mahasiswa Pusat Unggulan IPTEK Sistem Kontrol Otomotif (PUI-SKO) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang bekerjasama dengan PT PLN dan Universitas Budi luhur Jakarta tiba di Palembang dan disambut oleh General Manager PLN Wilayah Unit Induk S2JB, Daryono.

“Selamat datang kepada seluruh anggota tim PLN Blits Ekplore Indonesia yang telah sampai di kantor PLN UIW WS2JB, yang sebelumnya berlabuh di Bengkulu pada 19 November, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Sumsel,” ujarnya, Selasa (27/11/2018).

Dikatakan Daryono, Kunjungan tim PLN Blits Ekplore Indonesia mengelilingi Indonesia untuk menguji komponen mesin mobil dengan zero emission atau tanpa gas buang. Mobil listrik yang diharapkan menjadi pionir dalam pengembangan mobil listrik di Indonesia ini diberangkatkan dari Surabaya pada tanggal 20 Oktober 2018 lalu, melakukan perjalanan melintasi Jogjakarta, Bandung, Jakarta, Merak diteruskan menyeberang ke Lampung, Liwa, serta ke Bengkulu hingga saat ini sampai di Kota Pempek Palembang.

“Mobil listrik ini akan mengelilingi Indonesia dengan jarak tempuh 16.000 km, spesifikasinya 100 persen bertenaga listrik yang menggunakan motor kapasitas energi 50 kW, dan baterai yang digunakan 100 kWh,” ulasnya.

Sementara, Kepala dinas ESDM Sumsel, Robert Heri mengatakan, dengan adanya mobil listrik ini, kedepannya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan lebih efisien karena subsidi tertinggi disektor kendaraan adalah BBM.

“Perbandingan antara 1 km menggunakan listrik dan menggunakan BBM, tentu lebih murah listrik, dan kedepan kita akan koordinasi dengan kementrian ESDM untuk segera menyusun regulasi konversi dari BBM ke listrik, Selama ini dari BBM ke gas, sekarang sudah waktunya dari BBM ke listrik,” paparnya.

Senada, Ketua tim PLN Blits Ekplore Indonesia, Agus mengungkapkan, Dua mobil listrik dengan nama BLITS-hybrida seri Kasuari dan WVO Ford Ranger ini hasil kerjasama ITS dan Universitas Budiluhur. Sedangkan untuk pembuatannya sendiri mulai dari perakitan bodi dan sasis memakan waktu lebih kurang 7 bulan, dengan komponen dibuat sendiri.

“Kedepannya ketika industri kendaraan listrik di Indonesia mulai masuk, kita sudah mempersiapkan produk karya anak bangsa, dengan harapan kita akan mengintegrasikan industri-industri eksisting yang sudah bisa buat bodi, sasis dan sparepart,” ucapnya.

Menurut Agus, Negara Indonesia bisa membuat mobil tersebut, tapi Indonesia tidak bisa membuat shockbreaker, mesin, dan kontrol unitnya, untuk itu dirinya merasa terpanggil untuk membuat yang tidak bisa dibuat oleh kawan-kawan industri.

“Pengecasan mobil Kasuari ini bisa sampai 3-4 jam dengan jarak tempuh 150 km, dan mobil BLITS dengan waktu 7 jam dengan jarak tempuh 350 km,” katanya.

Diharapkan kedepannya perkembangan mobil listrik di Indonesia semakin berkembang, dan menjadi industri mobil nasional yang mandiri dan berdayaguna bagi masyarakat luas.(rel/anz).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Desember 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort