Viva Sumsel

 Breaking News
  • Dua Jamaah OKUT Ditunda Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Rabu (18/7), pukul 02.21 WIB. Dua jamaah asal OKU Timur terpaksa...
  • KPUD Terima Daftar Caleg Dari PKB VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Jelang H-1 penutupan pendaftaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, partai PKB menyerahkan berkas Bacaleg ke KPUD Muara Enim. Pada pukul 20.00 wib. Selasa (17/7/2018) Ketua DPC...
  • 2.484 Peserta Lolos USMB Unsri VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) telah selesai dilakukan, tercatat dari 6.755 peserta yang ikut serta hanya 2.484 peserta yang lolos tes seleksi USMB Unsri. Hal...
  • Rekam Biometrik Rampung, Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Lubuklinggau saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka...
  • PTUN Palembang Gelar Sidang Perdana Gugatan Pencalonan HDMY VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Sidang perdana perihal gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan Tim kuasa hukum RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah dan Partner digelar di PTUN Palembang,  Selasa (17/7). Dalam...

Pemkot Dan BPOM Awasi Makanan di Pasar Bedug

Pemkot Dan BPOM Awasi Makanan di Pasar Bedug
Mei 16
15:01 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Selama bulan ramadhan, Pemerintah Kota Palembang bersama BPOM Provinsi Sumatera Selatan akan memperketat pengawasan terhadap makanan, utamanya makanan berbuka puasa dan sahur yang dijual di pasar-pasar bedug kota Palembang.

Hal ini disampaikan oleh Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib saat menerima audiensi BPOM Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (16/5/2018), di kediaman dinas Walikota Palembang.

“pengawasan ini kita lakukan untuk memastikan makanan yang dijual di pasar-pasar bedug sudah aman dikonsumsi konsumen, tanpa formalin dan sejenisnya” Ungkap Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib.

Pelaksanaan pengawasan nantinya, lanjut Najib, akan melibatkan tim BPOM dan instansi teekait Pemerintah kota Palembang.

“Nanti tim kita bersama BPOM akan keliling ke seluruh pasar bedug di Palembang, mengecek langsung kondisi makanan disana, jika memang ada pelanggaran, akan langsung ditindak” Ujar Akhmad Najib.

Sementara itu, kepala BPOM Sumatera Selatan Dewi  Prawitasari mengatakan,  BPOM Provinsi Sumatera Selatan akan terus komitmen melakukan pengawasan terhadap pedagang – pedagang nakal yang memberikan bahan pengawet di dalam makanan yang dijualnnya.

“Bersama Pjs Walikota Palembang kita tadi sudah sepakat untuk melakukan pengawasan bersama, dimana nanti kami akan melakukan sidak selain dinas terkait, Pemkot Palembang juga akan menyertakan Sat Pol PP untuk mengawal kami, sehingga jika ditemukan pedagang nakal, akan langsung ditindak” Ujar Dewi  Prawitasari.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, dalam waktu beberapa hari ini pihaknya sudah berhasil melakukan tindakan terhadap 3 produsen tahu dan mie di Palembang  yang positif mengandung formalin.

“Sudah kami tindak, dan berkahnya sudah kami serahkan kepada kejaksaan untuk segera disidang, kami berharap ini menjadi efek jera bagi produsen-produsen makanan nakal” Ujar Dewi. (martin)

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort