Viva Sumsel

 Breaking News
  • Dua Jamaah OKUT Ditunda Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 447 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Rabu (18/7), pukul 02.21 WIB. Dua jamaah asal OKU Timur terpaksa...
  • KPUD Terima Daftar Caleg Dari PKB VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Jelang H-1 penutupan pendaftaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, partai PKB menyerahkan berkas Bacaleg ke KPUD Muara Enim. Pada pukul 20.00 wib. Selasa (17/7/2018) Ketua DPC...
  • 2.484 Peserta Lolos USMB Unsri VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Seleksi Ujian Saringan Masuk Bersama (USMB) telah selesai dilakukan, tercatat dari 6.755 peserta yang ikut serta hanya 2.484 peserta yang lolos tes seleksi USMB Unsri. Hal...
  • Rekam Biometrik Rampung, Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Lubuklinggau saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka...
  • PTUN Palembang Gelar Sidang Perdana Gugatan Pencalonan HDMY VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Sidang perdana perihal gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan Tim kuasa hukum RM Ishak yakni Alamsyah Hanafiah dan Partner digelar di PTUN Palembang,  Selasa (17/7). Dalam...

PePATRI Sahkan Kode Etik Untuk Pengobat Alternatif

PePATRI Sahkan Kode Etik Untuk Pengobat Alternatif
Oktober 20
13:14 2017

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Sebagai organiasi yang dilahirkan khusus untuk mewadahi pengobat alternatif di seluruh Indonesia, Perkumpulan Pengobat Alternatif Tradisional & Ramuan Indonesia (PePATRI)  berhasil menyusun kode etik bagi pengobat alternatif Indonesia. Kode etik ini dirumuskan dalam rapat kerja naional (RAKERNAS) PePATRI yang diselenggarakan 18-19 Oktober 2017 di Hotel Narita Tangerang. Rapat yang dihadari Korwil PePatri dari 30 Provinsi ini menetapkan Kode Etik yang terdiri dari 18 Pasal. Dengan Kode Etik ini PePatri berharap dapat menghadirkan para pengobat alternatif yang profesional dan terseleksi.

“Kami (PePATRI) sebagai wadah organisasi profesional ingin mensetarakan diri dengan organisasi prosional lainnya seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Karena itu kami benar benar akan menerapkan standardisasi yang ketat untuk penerimaan anggota, salah satunya adalah dengan melakukan uji kompetensi yang ditangani langsung oleh para pakar atau praktisi yang sudah teruji dan berpengalaman. Karena alasan ini maka dalam waktu dekat kami terus berkonsentrasi dengan anggota anggota yang sudah ada untuk terus meningkatkan keahlian dan profesionalitasnya,” jelas Ketua Umum PePATRI Drs. H. Raden Wijaya, Mc. M.Si, Ph.D.

PePATRI sendiri sudah mengantongi keabsahan hukum sesuai keputusan Kemenkum HAM No. AHU-0014968.AH.01.07.TAHUN 2017. Menurut Wijaya, dalam waktu dekat PePATRI akan menyiapkan seluruh prasarana untuk terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSF) yang akan menjadi penjamin mutu seluruh pengobat alternatif tradisional Indonesia.

“Kami tengah melakukan persiapan administrasi guna realisasi MoU dengan beberapa universitas di Indonesia dengan pihak ketiga. Ini kami lakukan dalam upaya peningkatan mutu kualitas para pengobat alternatif tradisional di Indonesia,” tegasnya.(anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort