Viva Sumsel

Polisi Persiapkan Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok

 Breaking News
  • Bonus Peraih Medali Emas Asian Games Rp 1,5 Milyar VIVA SUMSEL.COM, Jakarta  – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengatakan bakal mengguyur bonus sekitar Rp 1,5 milar bagi atlet yang mendulang medali emas di Asian Games dan Asian...
  • Warga Tumpah Ruah Sambut Buka Bersama AY-HJ VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ratusan warga melimpah ruah di acara buka puasa bersama dengan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Muara Enim priode 2018-2023, paslon no 4 Ir Ahmad...
  • Paslon Nomor 4 Gelar Buka Bersama Dengan Warga Tanjung Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim nomor urut 4 Ir H Ahmad Yani MM – H Juarsah SH gelar kampanye Dialogis dengan masyarakat...
  • Pemuda Muhammadyah Desak Kemenag Anulir Daftar 200 Penceramah VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai keputusan Kementerian Agama (Kemenag) keliru dalam menerbitkan daftar 200 penceramah yang direkomendasikan. Ia menyarankan agar Kemenag...
  • BPH Migas Launching Program Sub Penyalur Wujudkan BBM Satu Harga VIVA SUMSEL.COM, Palembang – BPH Migas membuat program sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium. Tujuannya adalah agar harga BBM bisa sama di...

Polisi Persiapkan Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok

Polisi Persiapkan Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok
November 10
12:09 2016

VIVA SUMSEL.COM – Jakarta, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan, pihaknya masih mempersiapkan pelaksanaan gelar perkara terbuka kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

“Sedang dipersiapkan oleh teman-teman Bareskrim. Tentunya dikoordinasikan dengan berbagai fungsi yang ada di lingkungan Polri, nanti pada saatnya akan kami sampaikan kepada teman-teman semua,” katanya kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (10/11).

Terkait siapa saja yang akan hadir dalam gelar perkara terbuka tersebut, ia mengatakan pihaknya akan melihat dari kepentingan gelar perkara itu sendiri. “Tentunya internal dari Propam, Inspektorat, kemudian juga dari Divisi Hukum, kalau nanti melibatkan eksternal tentunya nanti kemungkinan ada Kompolnas, dan ada beberapa pihak yang nanti kami akan undang,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga belum memastikan apakah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diperlukan atau tidak untuk dihadirkan dalam gelar perkara tersebut.

“Nanti kami akan lihat kalau misalnya dari parlemen diperlukan atau pun beliau-beliau menghendaki untuk hadir tentunya kami akan undang,” ucap Agus.

Sementara, Buni Yani, penggugah pertama rekaman video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu mendatangi Bareskrim Polri pada Kamis (10/11) untuk diperiksa sebagai saksi atas dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“Kedatangan kami diundang oleh Bareskrim Polri bukan Pak Buni sebagai terlapor, bukan Pak Buni sebagai pelapor karena perkara itu ada di Polda Metro Jaya tetapi kedatangan ke sini memenuhi undangan atas kasus penistaan agama, kasusnya Pak Ahok. Pak Buni diminta sebagai saksi,” kata Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian.

Menurutnya, kedatangan kliennya untuk dimintai informasi karena nama klien disebut-sebut dalam pemeriksaan sebelumnya oleh beberapa saksi. (antara)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Mei 2018
S S R K J S M
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PLN

Banner Fantasy Island

Karir Pad Widget

Iklan Jaya Raya Solution

Iklan Jaya Raya Solution

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort