Viva Sumsel

 Breaking News

Rebuilding SDN 10 Palembang Telan Dana 2 Milyar

Rebuilding SDN 10 Palembang Telan Dana 2 Milyar
Oktober 18
15:30 2016

VIVA SUMSEL.COM – Palembang, Palembang – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), kucurkan dana sebesar 2 milyar untuk membangun ulang SDN 10 Palembang.

Setelah penantian panjangnya dan beberapa kali mengajukan proposal permohonan bantuan, akhirnya sekolah dasar (SD) yang telah berdiri sejak tahun 1982 silam mendapat bantuan dari pemerintah untuk dibangun ulang.

SDN 10 ini dibangun di atas rawa-rawa di jalan Sulthan Muhammad Mansyur lorong Sungai Hitam kecamatan Ilir Barat (IB) 1. Sekolah yang berjarak kurang lebih 150 meter (m) dari jalan raya, berada di ujung lorong Sungai Hitam dan jalannya hanya bisa dilalui oleh kendaraan sepeda motor dengan lebar jalan tidak lebih dari 1 meter saja. Jarak tempuh dari pusat kota, hanya memakan waktu tidak lebih dari 30 menit.

Dengan luas lahan mencapai 3000 m persegi, tidak sampai separuhnya yang digunakan untuk bangunan sekolah. Selebihnya digunakan untuk jalan setapak akses memasuki sekolah dan sisanya adalah rawa-rawa. Seluruh lantai koridornya adalah papan kayu yang usianya hampir sama dengan usia sekolah tersebut. Setiap melangkahkan kaki, terdengar suara kemericit kayu yang bergesekan dengan papan kayu lainnya.

Hari ini (Selasa, 18/10), wakil walikota (wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda didampingi kepala Disdikpora dan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga untuk langsung meninjau keadaan SDN 10, guna memastikan apa saja yang hendak dibangun dengan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Palembang yang mencapai angka 2 milyar tersebut.

Fitri, begitu sapaan wawako sehari-hari, mulai berkeliling SDN 10 untuk melihat kondisi sekolah yang cukup memprihatinkan tersebut. Sembari berkeliling ia meminta agar warga tidak membuang sampah disekitar lingkungan sekolah lagi. Ia pun sempat sedikit memarahi petugas kebersihan yang tidak sigap dalam menjaga kebersihan di sekolah di atas rawa.

“Akan kami bangun lapangan upacara, gedung sekolahnya juga akan dinaikkan lagi mencapai 1 meter agar tidak terkena banjir jika air rawa meluap. Dan kami juga upayakan memenuhi kebutuhan sekolah lainnya,” jelas Fitri seusai berkeliling SDN 10 Palembang, Selasa (18/10).

Sementara itu, Kepala Disdikpora Palembang, Ahmad Zulinto menambahkan, dari total 268 SD negeri yang ada di Kota Palembang, 40 persen diantaranya rusak sedang dan parah serta di atas rawa. Di setiap kecamatan di Kota Palembang, Disdikpora hanya memilih maksimal 3 sekolah yang akan di bangun ulang mengingat anggaran APBD untuk pendidikan tidak begitu besar.

“Untuk dana APBD pendidikan di tahun 2017, saya belum tau pasti berapa anggarannya. Namun, totalnya 10 persen APBD untuk pembangunan sekolah di pendidikan dasar,” jelas Zulinto ditempat dan waktu yang sama.

Untuk SDN 10, lanjutnya, akan mulai dibangun pada awal 2017 mendatang dengan dana sebesar 2 milyar dari dana APBD Kota Palembang. “Pihak sekolah itu terima bersih saja atau langsung terima kunci. Semua pembangunannya sudah dalam proses lelang. Jadi pengerjaannya diserahkan kepada pihak ketiga,” tegasnya.

Proses lelangnya terbuka, jadi sekolah tidak perlu ambil pusing. “Kami akan pastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari proses pembangunan ini, karena pembangunan ini akan menjadi fokus sorotab kami,” pungkasnya. (res)



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget