Viva Sumsel

 Breaking News
  • XL Axiata Salurkan Bantuan dan Buka Layanan Gratis VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai menyalurkan bantuan bagi para korban gempa di Sulawesi Barat sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat di lokasi terdampak. Minggu pagi...
  • Mesut Oezil Hengkang ke Fenerbahce VIVA SUMSEL.COM – Mesut Oezil resmi meninggalkan Arsenal menuju Fenerbahce pada bursa transfer musim dingin 2021 ini. Hal itu terjadi setelah gelandang berpaspor Jerman itu memutuskan untuk memutus kontraknya di Emirates Stadium. Kabar...
  • Indosat Ooredoo Peduli Korban Gempa Mamuju VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Bencana alam gempa bumi yang melanda Mamuju-Majene, Sulawesi Barat, kemarin telah meluluhlantahkan kota dan mengakibatkan korban jiwa. Masyarakat yang tempat tinggalnya rusak karena gempa, terpaksa tinggal...
  • 34 Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulawesi Barat VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) mengerahkan tim ke Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) setelah gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah itu pada Jumat (15/1)...
  • Singapura Berikan Dukungan APD 160 Ton VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Pemerintah Singapura melalui Kedutaan Besar Singapura di Indonesia mendonasikan dukungan APD COVID-19 kepada Indonesia melalui WeCare.id. Untuk mendukung kampanye #APDUntukNegeri oleh WeCare.id, Pemerintah Singapura memberikan bantuan APD...

Rombongan Moge Keroyok 2 Anggota TNI

Rombongan Moge Keroyok 2 Anggota TNI
Oktober 31
13:45 2020

VIVA SUMSEL.COM, Bukit Tinggi – Sebuah video merekam peristiwa pengeroyokan sekelompok anggota Motor Gede alias Moge Harley Davidson terhadap dua anggota TNI di Kota Bukittinggi. Pengeroyokan diduga karena kesalahpahaman saat sama-sama berkendara di jalan raya.

“Kesalahpahaman di jalan raya, (Rombongan Moge) minta prioritas. Lalu, yang sepeda motor lainnya itu sama-sama tidak dapat mengendalikan emosi,” kata Kapolres Kota Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, kepada Merdeka.com, Sabtu (31/10).

Kedua anggota TNI yang menjadi korban pengeroyokan merupakan anggota TNI dari Kodim 0304 Agam.

“Benar, dua pengendara itu adalah anggota TNI berdinas di Kodim 0304 Agam,” katanya.

Dia menjelaskan kronologi pengeroyokan itu. Bermula saat, rombongan moge yang berasal dari Bandung, Jawa Barat melakukan konvoi pukul 16.30 WIB, Jumat (30/10) sore.

Awalnya, kedua anggota TNI yang berboncengan telah menepikan kendaraan mereka saat iring-iringan moge melintas. Kemudian, ada rombongan dari moge itu yang tertinggal, dan melewati pengendara anggota TNI tersebut, hingga membuat keduanya keluar ke bahu jalan.

“Kemudian, singkatnya terjadi perselisihan, dan rombongan itu menyetop dua pengendara yang anggota TNI itu, barulah terjadi aksi pemukulan terhadap kedua Anggota TNI tersebut,” jelas Dody.

Kasus ini, katanya, sudah ditangani pihaknya dan terhadap delapan orang yang melakukan pengeroyokan sudah dilakukan pemeriksaan.

“Kita sudah periksa delapan anggota pengendara Moge tersebut,” katanya.

Selain itu, konvoi Moge Harley Davidson itu diketahui memulai perjalanannya dari Bandung, Jawa Barat untuk menuju ke Sabang, Aceh dengan melewati salah satunya daerah di Sumatera Barat. (merdeka.com)



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

BANNER Tahun Baru 2021

Kalender

Januari 2021
S S R K J S M
« Des    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort