Viva Sumsel

Satu Bom Aktif Masih Nempel di Paha Anak – Anak

 Breaking News
  • Bonus Peraih Medali Emas Asian Games Rp 1,5 Milyar VIVA SUMSEL.COM, Jakarta  – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengatakan bakal mengguyur bonus sekitar Rp 1,5 milar bagi atlet yang mendulang medali emas di Asian Games dan Asian...
  • Warga Tumpah Ruah Sambut Buka Bersama AY-HJ VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ratusan warga melimpah ruah di acara buka puasa bersama dengan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Muara Enim priode 2018-2023, paslon no 4 Ir Ahmad...
  • Paslon Nomor 4 Gelar Buka Bersama Dengan Warga Tanjung Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim nomor urut 4 Ir H Ahmad Yani MM – H Juarsah SH gelar kampanye Dialogis dengan masyarakat...
  • Pemuda Muhammadyah Desak Kemenag Anulir Daftar 200 Penceramah VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai keputusan Kementerian Agama (Kemenag) keliru dalam menerbitkan daftar 200 penceramah yang direkomendasikan. Ia menyarankan agar Kemenag...
  • BPH Migas Launching Program Sub Penyalur Wujudkan BBM Satu Harga VIVA SUMSEL.COM, Palembang – BPH Migas membuat program sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium. Tujuannya adalah agar harga BBM bisa sama di...

Satu Bom Aktif Masih Nempel di Paha Anak – Anak

Satu Bom Aktif Masih Nempel di Paha Anak – Anak
Mei 13
18:25 2018

VIVA SUMSEL.COM, Surabaya – Entah apa yang dipikirkan pelaku peledakan bom Surabaya atau bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi.

Dia melakukan aksinya dengan sangat keji karena melibatkan dua anak. Dua anak itu ikut tewas, namun satu bom di paha masih aktif saat polisi mendatangi tempat kejadian perkara di GKI Jalan Diponegoro, salah satu lokasi sasaran bom Surabaya.

Menurut saksi mata bernama Tardianto, dia melihat seorang perempuan berjalan kaki memasuki area parkir GKI bersama anak-anak dan seorang balita. Perempuan itu mengenakan jaket warna hitam dan menggunakan pakaian berwarna gelap.

Tak lama, Tardianto mendengar ledakan keras. Perempuan dan anak-anak itu tergeletak, termasuk sekuriti gereja yang berjaga.

Namun, bom yang meledak ternyata belum semuanya. Polisi menemukan ada satu bom aktif yang masih nempel di paha anak. Belum diketahui, apakah itu anak korban atau bukan. Yang jelas, tim Jihandak (Penjinakan Bahan Peledak) langsung melepaskan bom itu dari paha anak yang tewas untuk diledakkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, dentuman ledakan bom itu terjadi tepat pukul 10.35 WIB dengan cukup keras. Peledakan dilakukan dengan menggunakan mobil kendaraan penjinak bom yang disiapkan oleh aparat kepolisian.

“Ini bom yang di anaknya. Insyaallah sudah tidak ada bom aktif lagi,” kata seorang petugas di lokasi.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, anak tersebut kemungkinan besar sudah tewas sebelum bom di pahanya diledakkan. Sebab, saat bom pertama meledak, anak itu terkena ledakan dan benturan dengan perempuan dewasa pembawa bom Surabaya tersebut. (liputan6.com)

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Mei 2018
S S R K J S M
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PLN

Banner Fantasy Island

Karir Pad Widget

Iklan Jaya Raya Solution

Iklan Jaya Raya Solution

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort