Viva Sumsel

 Breaking News

Obesesi Irene Bawa Poltekpar Palembang Lampaui STP Bandung

Obesesi Irene Bawa Poltekpar Palembang Lampaui STP Bandung
September 02
14:50 2016

Viva Sumsel.com- Palembang, Politeknik pariwisata (Poltekpar) berdiri dengan satu kaki, hal ini dikarenakan fasilitasnya masih minim. Saat ini, dari pantauan di lapangan, untuk perkuliahannya masih menggunakan wisma atlet di Jakabaring Sport City.

Direktur Poltekpar yang sekaligus kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel), Irene Camelyn mengakui, jika saat ini masih banyak kekurangan di Poltekpar.

“Kita mengadopsi kurikulum dari sekolah tinggi  pariwisata (STP) Bandung. Akan kita maksimalkan bahkan kalau bisa melebihi perguruan tinggi pariwisata lainnya,” jelas Irene seusai mengantar Gubernur meninggalkan kuliah umum Poltekpar di Dinning Hall Jakabaring Sport City, Jum’at pagi (2/9).

Untuk dosennya masih diperbantukan dari STP Bandung dan Universitas Sriwijaya (Unsri). Lanjutnya, kita harapkan nantinya mereka akan menjadi dosen tetap disini. Mengingat salah satu syarat utama perguruan tinggi adalah memiliki dosen tetap, dimana 1 program studi (prodi) minimal ada 6 dosen tetap.

“Kita setidaknya butuh 24 dosen tetap untuk 4 prodi yang kita punya. Prodi divisi kamar, seni kuliner, tata hidang dan perjalanan,” terang wanita berkacamata ini.

Selain itu, Irene menambahkan, dari pendaftar 600 lebih, hanya 199 yang diterima. Pada awalnya pihaknya targetnya 208 mahasiswa, tetapi karena Poltekpar benar-benar mengambil yang berkualitas jadi hanya 199 yang berhasil lulus seleksi yang terbagi dalam 4 prodi tersebut.

Mengenai biaya pendidikannya, Ia menjelaskan mahasiswa hanya membayar uang semester sebesar 2.050.000 rupiah saja per semesternya (6 bulan sekali), untuk semua biaya yang lain sebagainya mendapat subsidi dari pemerintah, karena ini adalah politeknik negeri.

Menurut Irene, perencanaan pendirian Poltekpar ini dimulai sejak 2013 dan hibah tanah oleh pemerintah ditahun 2014.

“Secara akademisi atau mendapat izin dari Diektorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) pada tahun 2015. Sedangkan untuk pembangunan gedung perkuliahannya akan dimulai pada tahun 2017 nanti,” tutupnya. (anz).

 

 

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juni 2018
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort