Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pasar Tanjung Enim Juarai Laga Sepak Bola Gembira, PTBA Lawang Kidul VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Setelah melalui fase grup dan semi final pada pertandingan sebelumnya pada laga sepak bola gembira, tim pasar Tanjung Enim akhirnya dipertemukan dengan tim kesebelasan kelurahan...
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...
  • Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Menang Mudah Atas Iran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, tim beregu putra Sepaktakraw Indonesia menang mudah atas Iran. Novrizal dan kawan-kawan menuntaskan perlawanan Iran dengan skor 3-0, di lapangan...
  • Festival Pameran Burung Berkicau Kapolres Muara Enim Cup 2018 Berlangsung Seru VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Kapolres Muara Enim selenggarakan Festival dan Pameran burung berkicau Kapolres Muara Enim Cup Tahun 2018 diikuti 800 Peserta dari  11 kabupaten/Kota Provinsi  Sumatera Selatan dengan...
  • Warga Inginkan Siti Sundari “Bertarung” VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Warga yang berada di kawasan Margoyoso, RT 10, RW 03, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, meminta agar Siti Sundari maju bertarung dalam ajang pemilihan legislatif...

Teater Wong Gerot Gelar Parade Monolog

Teater Wong Gerot Gelar Parade Monolog
Maret 04
17:05 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Teater Wong Gerot menggelar Parade Monolog di ruang Multi Purpose RRI. Acara ini rangkaian merupakan rangakaian dalam menyambut hari teater sedunia pada 18 Maret mendatang.

Panitia Dolah mengatakan, kegiatan ini edisi perdana  dan akan disiapkan edisi berikutnya. Parade monolog kali ini menampilkan 6 monolog dan 3 musik. Enam molog yang ditampilkan adalah Tachmadina Permata Putri dengan judul Kenang-Kenangan Seorang Wanita Pemalu Karya WS Rendra, selanjutnya Vicky Cahya Ramadhan dengan judul monolog Sepertiga Malam Karya Salim Putra Aldiamu.

Kemudian penampilan Salwa Pratiwi (Ewa) dengan monolog berjudul Hati Yang Meracau karya Edgar Allan Poe, penampilan Gelang Teater Tenundengan monolog berjudul Jngan B.A.B  Karya Iyank Blue, penampilan pak Arfani dengan monolog berjudul Malam dan Mimpinya Karya Samuel Beckett serta terakhir penampilan Mas Inug Dongengdengan monolog berjudul Hp karya Putu Wijaya.

“Untuk 3 musik menampilkan embus musi (komunitas biola) , Ruang bebas biola, dan candei banaspati (musik etnik besemah),” ujarnya.

Dolah mengungkapkan, dipilihnya monolog karena monolog juga bagian bentuk akting yang banyak siswa dan siswi belum kenal. Padahal mereka ikut eskul teater disekolah atau kelompok teater di Kota Palembang.

“Kegiatan ini murni dari dana swadaya anggota serta dari hasil ngamen, pentas dari panggung ke panggung dikumpulkan buat acara pentas gerot anggon parade monolog edisi ke1 tahun 2018. Penonton yan datang mencapai target 100 orang,” bebernya.

Menurutnya, keunikan teater initidak ada ketua dan struktur organisasi ini. “Teater project kami singkat. Setelah produksi kami reject atau kami bubarkan dan kumpul lagi ketika ada program,” pungkasnya. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort