Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kemenag Sumsel Serahkan Bantuan 9 Ton Beras untuk Korban Tsunami VIVA SUMSEL.COM, Kalianda – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberi bantuan beras sebanyak sembilan ton tujuh kilogram (9007 kg) untuk korban bencana tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung...
  • Rafik Embat Isi Warung Saat Mati Lampu VIVA SUMSEL.COM, Pali – Jajaran Mapolsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, sesuai dengan Pasal 363 KUHP, Rabu (16/01/2019) sekitar pukul 12.00 Wib. Adapun pelaku yakni, Rafik Putra...
  • Arrum Haji Pegadaian , Solusi Mudah Bagi Masyarakat Yang Ingin Naik Haji VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – PT Pegadaian kini memberikan solusi mudah bagi masyarakat yang ingin mendaftar haji dari Pegadaian. Melalui produk Arrum Haji, masyarakat dimudahkan untuk mendapatkan porsi haji. Pimpinan Cabang...
  • Informa PTC Mall Promo Cashback Jutaan Rupiah VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Penawaran spesial kembali ditawarkan outlet penjualan furniture dan perlengkapan rumah tangga Informa Palembang Trade Center (PTC) Mall Palembang bagi para pelanggan setianya. Supervisor Informa PTC, Erwin,...
  • PKJSC Ancam Bakar Alfamart VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang kecil dan permainan anak-anak di Jakabaring sport city (PKJSC) menggelar aksi di Halaman kantor Gubernur Sumsel, Rabu (16/1/2018)....

Teater Wong Gerot Gelar Parade Monolog

Teater Wong Gerot Gelar Parade Monolog
Maret 04
17:05 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Teater Wong Gerot menggelar Parade Monolog di ruang Multi Purpose RRI. Acara ini rangkaian merupakan rangakaian dalam menyambut hari teater sedunia pada 18 Maret mendatang.

Panitia Dolah mengatakan, kegiatan ini edisi perdana  dan akan disiapkan edisi berikutnya. Parade monolog kali ini menampilkan 6 monolog dan 3 musik. Enam molog yang ditampilkan adalah Tachmadina Permata Putri dengan judul Kenang-Kenangan Seorang Wanita Pemalu Karya WS Rendra, selanjutnya Vicky Cahya Ramadhan dengan judul monolog Sepertiga Malam Karya Salim Putra Aldiamu.

Kemudian penampilan Salwa Pratiwi (Ewa) dengan monolog berjudul Hati Yang Meracau karya Edgar Allan Poe, penampilan Gelang Teater Tenundengan monolog berjudul Jngan B.A.B  Karya Iyank Blue, penampilan pak Arfani dengan monolog berjudul Malam dan Mimpinya Karya Samuel Beckett serta terakhir penampilan Mas Inug Dongengdengan monolog berjudul Hp karya Putu Wijaya.

“Untuk 3 musik menampilkan embus musi (komunitas biola) , Ruang bebas biola, dan candei banaspati (musik etnik besemah),” ujarnya.

Dolah mengungkapkan, dipilihnya monolog karena monolog juga bagian bentuk akting yang banyak siswa dan siswi belum kenal. Padahal mereka ikut eskul teater disekolah atau kelompok teater di Kota Palembang.

“Kegiatan ini murni dari dana swadaya anggota serta dari hasil ngamen, pentas dari panggung ke panggung dikumpulkan buat acara pentas gerot anggon parade monolog edisi ke1 tahun 2018. Penonton yan datang mencapai target 100 orang,” bebernya.

Menurutnya, keunikan teater initidak ada ketua dan struktur organisasi ini. “Teater project kami singkat. Setelah produksi kami reject atau kami bubarkan dan kumpul lagi ketika ada program,” pungkasnya. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Januari 2019
S S R K J S M
« Des    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort