Viva Sumsel

Telisik Persoalan BPNT di RPK Palembang

 Breaking News
  • Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Muara Enim Tahun 2018 VIVA SUMSEL.COM. Muara Enim – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muara Enim menggelar acara pawai  dalam rangka deklarasi kampanye damai pilkada serentak tahun 2018, Minggu (18/2/2018). Ribuan orang mengikuti...
  • Dedikasi KKBS 9 Bagi Siswa Tidak Mampu VIVA SUMSEL.COM,  Palembang – Alumni SMAN 9 Alumni SMAN 9 Palembang sepakat membentuk Yayasan Kerukunan Keluarga Besar SMAN 9 Palembang (KKBS 9). Tujuan didirikan Yayasan KKBS 9 ini untuk membantu...
  • Puteri Elvi Sukaesih Tersandung Kasus Narkoba VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Dhawiyah Zaida, putri dari pedangdut Elvi Sukaesih. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono...
  • Laris Manis, Makin Banyak Peminat Layanan Premium PLN VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Setelah sebelumnya, Selasa (13/2/2018) kemarin PDAM Tirta Musi Palembang resmi menjadi pelanggan Layanan Premium Silver  PT PLN (Persero) Area Palembang, hari Kamis (15/2/2018) pelanggan Premium PLN...
  • 410 Pelajar Sumsel Terima Beasiswa Conoco Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 410 pelajar di Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan beasiswa dari ConocoPhilips (Gresik) Ltd (CPGL) yang bekerjasama dengan Yayasan Ancora berkolaborasi dalam program beasiswa tahunan bagi mahasiswa...
Telisik Persoalan BPNT di RPK Palembang
Mei 02
13:46 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda  menyambangi Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola oleh Bulog, di jalan Sultan M Mansyur Kecamatan Ilir Barat II Palembang Selasa (2/5). Kedatangan Fitrianti Agustinda guna mengetahui permasalahan yang ada agar penyaluran program BPNT dapat berjalan dengan baik. Seperti diketahui, Peluncuran Bantuan Sosial Pangan Non Tunai (BPNT) telah dilaksanakan Kementrian Sosial (Kemensos) beberapa waktu lalu.

Dari hasil tinjauannya, Fitrianti mendapati bahwa sesungguhnya stok bulog tidak kosong jika demikian penyaluran BPNT seharusnya dapat berjalan lancar namun ditelisik lebih jauh ternyata permasalahannya ada pada ketidaksiapan BRI dalam menyediakan fasilitas penyaluran BPNT dimana penyaluran dengan mekanisme ini adalah dengan menggunakan Kartu Keluarga Sehat (KKS) yang dikeluarkan oleh Bank BRI dengan nama produknya BRILink.

Akibatnya, penerima bantuan belum bisa memanfaatkan layanan ini padahal Bank BRI telah ditunjuk dan diminta kesiapannya memfasilitasi program BPNT yang menjadi program Kemensos pengganti Raskin (Beras untuk masyarakat miskin) ini.

“BRI sudah menyediakan mesin EDC (Elektronik Data Capture) tapi EDC ini belum dapat digunakan,” ujar Fitrianti Agustinda.

Menurutnya, jika ini tidak ditanggulangi secara cepat maka stok yang ada akan menumpuk, ini saja stok sudah menumpuk sejak bulan Febuari lalu dimana pada bulan itu KKS dibagikan secara simbolis.

Dirinya tak ingin persoalan ini berlaru-larut, dan segera menginisiasi dialog secepatnya antara Kemensos, dinas sosial, Bulog dan BRI.

“Ini sama saja namanya BRI belum siap, nanti kita adakan pertemuan dengan BRI guna mencarikan tahu duduk persoalan yang sebenarnya,” tandas Fitrianti. (anz)

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment