Viva Sumsel

Tiga Dari Delapan Perampok Sadis ‘Dipelor’

 Breaking News
  • Bonus Peraih Medali Emas Asian Games Rp 1,5 Milyar VIVA SUMSEL.COM, Jakarta  – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengatakan bakal mengguyur bonus sekitar Rp 1,5 milar bagi atlet yang mendulang medali emas di Asian Games dan Asian...
  • Warga Tumpah Ruah Sambut Buka Bersama AY-HJ VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Ratusan warga melimpah ruah di acara buka puasa bersama dengan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Muara Enim priode 2018-2023, paslon no 4 Ir Ahmad...
  • Paslon Nomor 4 Gelar Buka Bersama Dengan Warga Tanjung Enim VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim nomor urut 4 Ir H Ahmad Yani MM – H Juarsah SH gelar kampanye Dialogis dengan masyarakat...
  • Pemuda Muhammadyah Desak Kemenag Anulir Daftar 200 Penceramah VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai keputusan Kementerian Agama (Kemenag) keliru dalam menerbitkan daftar 200 penceramah yang direkomendasikan. Ia menyarankan agar Kemenag...
  • BPH Migas Launching Program Sub Penyalur Wujudkan BBM Satu Harga VIVA SUMSEL.COM, Palembang – BPH Migas membuat program sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium. Tujuannya adalah agar harga BBM bisa sama di...

Tiga Dari Delapan Perampok Sadis ‘Dipelor’

Tiga Dari Delapan Perampok Sadis ‘Dipelor’
Maret 28
23:55 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya berhasil meringkus tiga dari delapan perampok sadis yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Ketiga kawanan perampok ini ‘dipelor’ (ditembak : red) di kedua kakinya, karena sering kali melukai, bahkan tak segan-segan menghabisi nyawa sang korban.

Romli alias Wak Li (37) warga Desa Maya Pati, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Rusdi (37) warga Desa Sungai Lebung, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dan Suwandi (36) warga Jalur 10 Telang, Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Banyuasin, dibekuk dikawasan Kabupaten Ogan Ilir.

“Dalam aksinya ditahun 2013 lalu, mereka terbilang sadis. Karena mereka menembak mati anak dari pemilik rumah,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, saat gelar perkara di Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (28/3).

Dijabarkan bapak berbintang dua ini,  terakhir komplotan ini menyatroni kediaman milik Bahrin di daerah Kampung 1, Petanggang, Kabupaten OKU Timur pada Februari 2018 lalu.

“Modusnya, mereka mendatangi kediaman korban dengan mengendarai mobil. Sesampainya, masuk dan menyandera korbannya. Dengan sepucuk senpi, mereka menodongkannya ke arah korban. Kawanan ini berhasil membawa kabur perhiasan 40 suku, uang senilai Rp138 juta dan barang lainnya,” urai mantan Kapolda Riau ini.

Selain ketiga tersangka, anggota ini juga menangkap seorang perempuan bernama Dewi Asmara (32), yang tidak lain merupakan istri dari tersangka Suwandi.

“Saat kita melakukan penangkapan, tersangka Suwandi ini tidak berada di rumah. Saat digeledah, ternyata istri tersangka ini menyimpan barang bukti ponsel hasil curian itu. Dari situlah kita mengetahui persembunyian ketiga tersangka,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih memburu lima pelaku lain yang menjadi komplotan tersangka.

“Saya sudah perintahkan agar anggota segera menangkap lima pelaku lainnya, hidup ataupun mati. Mereka akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” pungkasnya.(anz)

 

 

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Mei 2018
S S R K J S M
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PLN

Banner Fantasy Island

Karir Pad Widget

Iklan Jaya Raya Solution

Iklan Jaya Raya Solution

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort