Viva Sumsel

 Breaking News
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...
  • Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Menang Mudah Atas Iran VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, tim beregu putra Sepaktakraw Indonesia menang mudah atas Iran. Novrizal dan kawan-kawan menuntaskan perlawanan Iran dengan skor 3-0, di lapangan...
  • Festival Pameran Burung Berkicau Kapolres Muara Enim Cup 2018 Berlangsung Seru VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Kapolres Muara Enim selenggarakan Festival dan Pameran burung berkicau Kapolres Muara Enim Cup Tahun 2018 diikuti 800 Peserta dari  11 kabupaten/Kota Provinsi  Sumatera Selatan dengan...
  • Warga Inginkan Siti Sundari “Bertarung” VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Warga yang berada di kawasan Margoyoso, RT 10, RW 03, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, meminta agar Siti Sundari maju bertarung dalam ajang pemilihan legislatif...
  • Kado Hari Kemerdekaan RI, PLN Berikan Diskon 73 Persen Tambah Daya Listrik VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 tahun dan perhelatan Asian Games 2018, PLN Wilayah S2JB memberikan kado istimewa bagi para pelanggan dan calon pelanggan...

Tiga Terduga Teroris Kelompok Solihin Dibawa Ke Jakarta

Tiga Terduga Teroris Kelompok Solihin Dibawa Ke Jakarta
Desember 13
22:38 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Delapan dari 12 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penangkapan terduga teroris pimpinan Solihin yang berhasil diamankan oleh Densus 88 anti teror, pada Minggu (10/12) lalu. Tiga diantaranya, besok akan dikirim ke Mabes Polri untuk pemeriksaan intensif. Sementara empat orang lainnya masih diperiksa di Mako Brimob Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pada penggerebekan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di kediaman Solihin, aparat tidak menemukan senjata api namun hanya ditemukan busur, panah tradisional, serta bahan peledak yang hendak digunakan untuk menyerang Mapolres OKU.

Dari keterangan yang diperoleh, komplotan ini hendak melakukan aksi terror dengan Kepolisian Resor (Mapolres) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebagai sasaran mereka.

Dalam melancarkan aksinya kata Zulkarnain, Solihin telah mempersiapkan Jafar Saputra alias Fajar (15), warga Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim beserta empat orang lainnya sebagai eksekutor. Namun belum sempat mereka bertindak lebih jauh komplotan ini berhasil ditangkap Densus 88.

“Mereka bermarkas di jalan SP 1, Trans Barito, Desa Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim. Fajar yang merpuakan pengantin Amaliyah diketahui hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 3 sekolah dasar (SD). Jadi, wajar jika doktrin itu sangat melekat di otaknya,” imbuh Zulkarnain, Rabu, (13/12)

Aksi kelompok pimpinan Solihin ini kata Zulkarnain menambahkan, ternyata tidak hanya menargetkan Mapolres OKU saja namum juga menjadikan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, yang berada di Kota Depok, Jawa Barat sebagai target berikutnya.

“Kelompok pimpinan Solihin ini berafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulay (JAD) dan diketahui telah berbaiat kepada kelompok teroris internasional ISIS,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain melanjutkan, Solihin memang sudah menjadi buronan Densus 88 sejak beberapa tahun lalu, ia pun telah menyiapkan sarana latihan fisik dan latihan memanah bagi para jamaahnya untuk persiapan amaliyah.

“Solihin ini juga yang menggerakkan dan mempublikasikan kepada para pendukung Daullah di Indonesia untuk bergabung membuat komplek pemukiman atau camp khusus seperti yang dilakukannya di Muara Enim,” jelasnya

Selain Fajar, diketahui empat orang calon pengantin lainnya yang hendak melakukan amaliyah sebagai martir ke Mapolres OKU yakni Irfa`i, warga Desa Sakenang, Tanjung Jaya Kecamatan Buai Pemaca, Kabupaten OKI. Lalu Zakri alias Mang Zakri, warga Dusun Talang Suka Maju, Desa Tanjung Durian, Kabupaten OKU Selatan.

Kemudian Abdul Majid alias Majid, warga Desa Suban Geriji, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim serta Slamet Widodo alias Slamet, warga SP 1 Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort