Viva Sumsel

 Breaking News
  • Indonesia Peringkat 4 Perolehan Sementara Medali Asian Games Lifter Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Kelima   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Hingga Selasa, (21/8),  pukul 15.50 WIB, Indonesia masih menduduki peringkat 4 perolehan medali Asian Games 2018. Peringkat pertama...
  • PLN Beri Bantuan Yohanis Beasiswa Hingga S1 VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi...
  • Timnas Rollerskate Indonesia Harapkan Dukungan Suporter VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Tim nasional rollerskate Indonesia mengharapkan dukungan para suporter saat berlaga pada Asian Games 2018. Menurut Kabid Binpres PB Porserosi Jeffry Abel, dukungan suporter Indonesia akan membuat...
  • Pasar Tanjung Enim Juarai Laga Sepak Bola Gembira, PTBA Lawang Kidul VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Setelah melalui fase grup dan semi final pada pertandingan sebelumnya pada laga sepak bola gembira, tim pasar Tanjung Enim akhirnya dipertemukan dengan tim kesebelasan kelurahan...
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...

Ulah Tak Tertib Pengendara Motor

Ulah Tak Tertib Pengendara Motor
Januari 29
12:28 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Lampu merah simpang Charitas, sering di jumpai aksi tidak tertib para pengguna kendaraan khususnya roda dua. Di persimpangan yang cukup padat ini pengendara bermotor sering menempatkan kendaraannya jauh melebihi batas yang semestinya, padahal lampu belum menyala hijau ulah ini cukup membahayakan dan telah menjadi kebiasaan buruk. Entah siapa yang memulai jika ada beberapa motor yang sedikit melaju kedepan yang lainnya pasti mengikuti yang jelas enggan untuk berlama-lama hanya untuk menunggu lampu hijau menyala.

Adanya countdown timer (penghitung waktu mundur) di lampu merah justru menjadi bumerang, semula fungsinya untuk memberi peringatan agar berhati-hati malah menjadi sarana untuk tancap gas. Jika hitungan mundur mendekati hijau sejumlah motor telah merayap kedepan bahkan tak jarang durasi hitungan tersebut masih dalam puluhan detik.

Alfikri Hidayat (33) warga jalan D.I Panjaitan Lr. Samarinda Kecamatan Seberang Ulu II Palembang mengatakan, aksi ini seolah menjadi kebiasaan buruk pengendara di kota ini. Rendahnya kesadaran dinilai menjadi faktor utamanya.

“ mereka patuh jika ada petugas saja, jika tidak mereka akan melakukannya lagi,” ujar Fikri yang merupakan wirasawastawan ini, ungkapnya, Jumat, (29/1).

Jika terjadi hal buruk tak jarang sesama pengedara akan terlibat baku hamtan karena kedua tak mau disalahkan. Kondisi seperti ini tentu memprihatikan dan mengundang kecelakaan berlalu lintas. Ia berharap aparat kepolisian segera merespon kondisi ini. Tandasnya. (anz).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort