Viva Sumsel

Ulah Tak Tertib Pengendara Motor

 Breaking News
  • Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Muara Enim Tahun 2018 VIVA SUMSEL.COM. Muara Enim – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muara Enim menggelar acara pawai  dalam rangka deklarasi kampanye damai pilkada serentak tahun 2018, Minggu (18/2/2018). Ribuan orang mengikuti...
  • Dedikasi KKBS 9 Bagi Siswa Tidak Mampu VIVA SUMSEL.COM,  Palembang – Alumni SMAN 9 Alumni SMAN 9 Palembang sepakat membentuk Yayasan Kerukunan Keluarga Besar SMAN 9 Palembang (KKBS 9). Tujuan didirikan Yayasan KKBS 9 ini untuk membantu...
  • Puteri Elvi Sukaesih Tersandung Kasus Narkoba VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Dhawiyah Zaida, putri dari pedangdut Elvi Sukaesih. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono...
  • Laris Manis, Makin Banyak Peminat Layanan Premium PLN VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Setelah sebelumnya, Selasa (13/2/2018) kemarin PDAM Tirta Musi Palembang resmi menjadi pelanggan Layanan Premium Silver  PT PLN (Persero) Area Palembang, hari Kamis (15/2/2018) pelanggan Premium PLN...
  • 410 Pelajar Sumsel Terima Beasiswa Conoco Philips VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebanyak 410 pelajar di Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan beasiswa dari ConocoPhilips (Gresik) Ltd (CPGL) yang bekerjasama dengan Yayasan Ancora berkolaborasi dalam program beasiswa tahunan bagi mahasiswa...
Ulah Tak Tertib Pengendara Motor
Januari 29
12:28 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Lampu merah simpang Charitas, sering di jumpai aksi tidak tertib para pengguna kendaraan khususnya roda dua. Di persimpangan yang cukup padat ini pengendara bermotor sering menempatkan kendaraannya jauh melebihi batas yang semestinya, padahal lampu belum menyala hijau ulah ini cukup membahayakan dan telah menjadi kebiasaan buruk. Entah siapa yang memulai jika ada beberapa motor yang sedikit melaju kedepan yang lainnya pasti mengikuti yang jelas enggan untuk berlama-lama hanya untuk menunggu lampu hijau menyala.

Adanya countdown timer (penghitung waktu mundur) di lampu merah justru menjadi bumerang, semula fungsinya untuk memberi peringatan agar berhati-hati malah menjadi sarana untuk tancap gas. Jika hitungan mundur mendekati hijau sejumlah motor telah merayap kedepan bahkan tak jarang durasi hitungan tersebut masih dalam puluhan detik.

Alfikri Hidayat (33) warga jalan D.I Panjaitan Lr. Samarinda Kecamatan Seberang Ulu II Palembang mengatakan, aksi ini seolah menjadi kebiasaan buruk pengendara di kota ini. Rendahnya kesadaran dinilai menjadi faktor utamanya.

“ mereka patuh jika ada petugas saja, jika tidak mereka akan melakukannya lagi,” ujar Fikri yang merupakan wirasawastawan ini, ungkapnya, Jumat, (29/1).

Jika terjadi hal buruk tak jarang sesama pengedara akan terlibat baku hamtan karena kedua tak mau disalahkan. Kondisi seperti ini tentu memprihatikan dan mengundang kecelakaan berlalu lintas. Ia berharap aparat kepolisian segera merespon kondisi ini. Tandasnya. (anz).

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment