Viva Sumsel

 Breaking News
  • Erick Thohir Setuju Beli 60 Persen Saham Sriwijaya FC VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pengusaha sekaligus pemilik Mahaka Grup Erick Thohir tertarik menanamkan modalnya di Sriwijaya FC. Bahkan  Erick Thohir disebut telah setuju untuk membeli 60 persen saham tim berjuluk Laskar...
  • Panitia Reuni Akbar SMANLI Gelar Khitanan Massal VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gerakan Wanita Muslimah Indonesia Cabang Palembang bekerjasama dengan panitia reuni akbar SMAN 5 (SMANLI) menggelar kegiatan sosial khitanan massal di aula SMANLI Palembang jalan R.E Martadinata...
  • Oppo Perkenalkan Perangkat F9 di Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – telah mengadakan sesi penjualan perdana secara serentak diseluruh Indonesia pada 31 Agustus yang lalu, kini OPPO memperkenalkan perangkat F9 di kota Palembang. Selain memperkenalkan perangkat F9,...
  • Desa Karang Raja Gelar Lemang Bersama VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim- Warga desa Karang Raja kecamatan Muara Enim adakan pembuatan lemang bersama dalam satu kampung, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Rabu (19/9/2018) Pembuatan lemang...
  • Kerusakan Gigi Penduduk Palembang Mencapai 530 Gigi Per 100 Orang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pepsodent, brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi PT Unilever Indonesia Tbk. bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI)...

Wow ! Beraninya, Pelapor Kaesang Akan Laporkan Wakapolri

Wow ! Beraninya, Pelapor Kaesang Akan Laporkan Wakapolri
Juli 07
17:19 2017

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Pelapor Kaesang Pangarep, Muhamad Hidayat S., berencana mengadukan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin ke Dewan Kehormatan Perwira.o

“Patut diduga melakukan tindakan tercela,” kata Hidayat di Bekasi, Jumat, 7 Juli 2017. Indikator perbuatan tercela, kata Hidayat, adalah pernyataan Syafruddin yang menyebut kasus anak Presiden Joko Widodo itu telah ditutup. “Kata mengada-ada itu (perbuatan tercela),” ujarnya.

Menurut Hidayat, kasus yang ia laporkan belum diproses, bahkan dirinya selaku pelapor belum diminta keterangan oleh penyidik. Namun kepolisian sudah menyatakan kasusnya ditutup. “Maksudnya apa?” ujar Hidayat.

Karena pelaporan kasus Kaesang Pangarep ditutup, Hidayat menilai Wakil Kepala Polri Syafruddin tersebut bodoh. “Dari jenderalnya sampai bawahnya, enggak becus semua. Tulis yang gede: Wakapolri bodoh,” kata Hidayat.

Melalui video blog-nya yang berjudul #BapakMintaProyek, Kaesang Pangarep mengungkapkan beberapa kali kata “dasar ndeso”. Istilah ndeso ini ramai dibicarakan di berbagai media sosial. Kata ndeso bahkan sempat menjadi trending topic Twitter.

Hidayat, yang menilai kata ndeso itu mengandung makna tuduhan penodaan agama dan ujaran kebencian (hate speech), melaporkan Kaesang ke Polres Bekasi. (tempo.co).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

September 2018
S S R K J S M
« Agu    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort