Viva Sumsel

 Breaking News
  • Jam Analog Giant Size Telah Terpasang di Tower Ampera VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Landmark kota Palembang, jembatan Ampera terus dipercantik, pengecatan ulang di kedua towernya telah selelsai dilakukan, perbaikan kedua sisi trotoar yang dibarengi pengecatan ulang pagar jembatan pun...
  • TNI AD Mulai Rehab Rumah Zohri VIVA SUMSEL.COM, NTB – Sejak pagi tadi, rumah peraih piala emas lomba lari 100 meter Finlandia Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai...
  • Indonesia Pasang Target Masuk 10 Besar Asian Games VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Tiga puluh lima hari menuju perhelatan akbar multicabang olahraga Asian Games 2018, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia sudah siap. Hal tersebut dikemukakan Presiden usai meninjau...
  • Servis di Suzuki Sekarang Buka Lebih Lama VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Banyak cara dilakukan oleh penyedia perusahan jasa dan otomotfif untuk memanjakan para customernya, salah satunya dari perusahaan otomotif roda empat, Suzuki NSCB unit bisnis Thamrin Group....
  • Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Untuk Rakyat Dan Tanah Wakaf di Sumsel VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Sumatra Selatan hari ini, sebanyak 37.848 sertifikat hak atas tanah dibagikan kepada warga dari belasan kota dan...

Wow ! Beraninya, Pelapor Kaesang Akan Laporkan Wakapolri

Wow ! Beraninya, Pelapor Kaesang Akan Laporkan Wakapolri
Juli 07
17:19 2017

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Pelapor Kaesang Pangarep, Muhamad Hidayat S., berencana mengadukan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin ke Dewan Kehormatan Perwira.o

“Patut diduga melakukan tindakan tercela,” kata Hidayat di Bekasi, Jumat, 7 Juli 2017. Indikator perbuatan tercela, kata Hidayat, adalah pernyataan Syafruddin yang menyebut kasus anak Presiden Joko Widodo itu telah ditutup. “Kata mengada-ada itu (perbuatan tercela),” ujarnya.

Menurut Hidayat, kasus yang ia laporkan belum diproses, bahkan dirinya selaku pelapor belum diminta keterangan oleh penyidik. Namun kepolisian sudah menyatakan kasusnya ditutup. “Maksudnya apa?” ujar Hidayat.

Karena pelaporan kasus Kaesang Pangarep ditutup, Hidayat menilai Wakil Kepala Polri Syafruddin tersebut bodoh. “Dari jenderalnya sampai bawahnya, enggak becus semua. Tulis yang gede: Wakapolri bodoh,” kata Hidayat.

Melalui video blog-nya yang berjudul #BapakMintaProyek, Kaesang Pangarep mengungkapkan beberapa kali kata “dasar ndeso”. Istilah ndeso ini ramai dibicarakan di berbagai media sosial. Kata ndeso bahkan sempat menjadi trending topic Twitter.

Hidayat, yang menilai kata ndeso itu mengandung makna tuduhan penodaan agama dan ujaran kebencian (hate speech), melaporkan Kaesang ke Polres Bekasi. (tempo.co).

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PLN

Marhaban Yaa Ramadhan

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort