Viva Sumsel

 Breaking News
  • Indonesia Peringkat 4 Perolehan Sementara Medali Asian Games Lifter Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Kelima   VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Hingga Selasa, (21/8),  pukul 15.50 WIB, Indonesia masih menduduki peringkat 4 perolehan medali Asian Games 2018. Peringkat pertama...
  • PLN Beri Bantuan Yohanis Beasiswa Hingga S1 VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi...
  • Timnas Rollerskate Indonesia Harapkan Dukungan Suporter VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Tim nasional rollerskate Indonesia mengharapkan dukungan para suporter saat berlaga pada Asian Games 2018. Menurut Kabid Binpres PB Porserosi Jeffry Abel, dukungan suporter Indonesia akan membuat...
  • Pasar Tanjung Enim Juarai Laga Sepak Bola Gembira, PTBA Lawang Kidul VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Setelah melalui fase grup dan semi final pada pertandingan sebelumnya pada laga sepak bola gembira, tim pasar Tanjung Enim akhirnya dipertemukan dengan tim kesebelasan kelurahan...
  • Bea Tantang Raina VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Bea Tantang Raina Andalan Indonesia, Beatrice Gumulya (27 tahun). Bea sukses melewati hadangan pertama tunggal putri Asian Games 2018, Minggu (19/8). Bertanding  di lapangan utama Jakabaring Tennis...

Yan Anton Divonis 6 Tahun Penjara

Yan Anton Divonis 6 Tahun Penjara
Maret 23
13:35 2017
  • Hak Politik Dicabut 3 Tahun

 

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Kamis (23/3) memvonis 6 tahun penjara kepada Bupati Banyuasin non aktif, Yan Anton Ferdian. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK yang menuntut terdakwa 8 tahun penjara. Hakim memutuskan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Selain hukuman penjara, majelis hakim juga mencabut hak politik untuk dipilih selama 3 tahun usai menjalani pidana pokok.

Putusan yang juga dibacakan oleh hakim anggota Paluko dan Hariadi itu menyatakan Yan Anton Ferdian terbukti menerimah hadiah Rp 1 miliar dari Direktur CV Putra Pratama Zulfikar Muharrami. Menurut Hakim, terdakwa telah menyalahgunakan jabatan yang dipercayakan kepadanya sebagai kepala daerah demi memperkaya dan untuk kepentingan sendiri.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan putusan 6 tahun penjara,” ujar Ketua Majelis Arifin.

Selain pidana kurungan, majelis hakim juga menjatuhkan denda kepada Yan Anton Ferdian 300 juta subsider kurungan 1 bulan.

Menanggapi putusan itu, Yan Anton Ferdian menyatakan menerima, ia juga mengatakan apa yang terjadi merupakan pelajaran bagi dirinya.

“Saya menerima putusan hakim, termasuk juga menjalankan proses berikutnya,” ucap Yan

Sementara, putusan majelis hakim yang lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK ditanggapi oleh jaksa KPK, Roy Riadi. Menurut Roy, ia akan mempelajari putusan majelis hakim ini. Ia bersama tim belum dapat memutuskan karena putusan harus dilaporkan kepada pimpinan KPK.

“Kami mempunyai waktu 7 hari untuk mempelajari putusan hakim ini, tuntutan kami lebih ringan 2 tahun dari putusan hakim, sementara hak politiknya juga dicabut 3 tahun, lebih ringan 2 tahun dari tuntutan 5 tahun,” tandasnya (anz).

 

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

Agustus 2018
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort